Empat Mahasiswi Ini Bikin Krim Pemutih dari Edamame

Ririn Indriani

Kamis, 08 Oktober 2015 | 17:32 WIB
Empat Mahasiswi Ini Bikin Krim Pemutih dari Edamame
Ilustrasi. (Shutterstock)

Suara.com - Mahasiswa Fakultas Farmasi Universitas Jember, Jawa Timur, mencoba membuat krim pemutih kulit dari ekstrak edamame atau kedelai Jepang.

"Empat mahasiswa pembuat krim pemutih itu mempresentasikan penemuannya dalam Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (Pimnas) di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, Rabu (7/10)," kata Kepala Humas dan Protokol Unej, Agung Purwanto, di Jember, Kamis (8/10/2015).

Ia menyebutkan empat mahasiswa tersebut adalah Liliana Anggraini, Elisa Nur Afrida Dewi, Oktavia Catur Xenograf, dan Kirana Rifrianasari. Mereka merupakan satu tim sebagai delegasi Unej dalam Pimnas di Kendari.

"Mereka memaparkan bahwa kedelai edamame memiliki kandungan yang mampu memutihkan kulit," kata Agung yang juga Dosen FISIP Unej itu.

Sementara salah seorang mahasiswa pembuat krim pemutih dari edamame, Liliana Anggaraini menjelaskan latar belakang untuk membuat krim pemutih dari edamame karena keprihatinannya terhadap berbagai pemalsuan kosmetik merek terkenal dan penjualan kosmetik ilegal yang sering terjadi.

"Saat ini toko kosmetik dalam jaringan (online) semakin menjamur dan seiring dengan meningkatnya peminat bisnis itu, masyarakat harus lebih berhati-hati dalam melakukan pembelian kosmetik," tuturnya.

Menurut Liliana, ekstrak kedelai edamame bisa digunakan untuk memutihkan kulit tanpa menimbulkan efek samping yang negatif sehingga sangat baik digunakan secara rutin.

"Edamame termasuk dalam spesies Glycine max dan kandungan utama yang terdapat dalam biji edamame adalah isoflavon. Isoflavon merupakan bahan dasar yang digunakan untuk pembuatan kosmetik pemutih kulit, edamame kami ambil ekstrakya kemudian dijadikan krim," paparnya.

Liliana mengklaim krim pemutih dari edamame mampu mencerahkan kulit dengan pemakaian rutin dan prosesnya memang tidak secepat kosmetik merek terkenal yang memutihkan kulit dalam beberapa hari saja, tetapi efek sampingnya juga perlu diwaspadai.

"Produk krim pemutih yang menggunakan zat kimia seperti hidrokuinon, asam retinoat, dan merkuri dapat menyebabkan kerusakan kulit. Dalam pemakaian jangka panjang, mampu memberikan efek samping yang berbahaya seperti kanker kulit dan kemerahan pada kulit," katanya.

Sedangkan krim pemutih dari edamame, lanjut Liliana, akan membuat kulit putih cerah merona dan tidak akan berdampak buruk. Ini dikarenakan ekstrak edamame aman bagi kulit dan tidak menyebabkan efek samping. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ini Kiat Mengatasi Strech Mark

Ini Kiat Mengatasi Strech Mark

Lifestyle | Rabu, 07 Oktober 2015 | 20:32 WIB

Jangan Abaikan Perawatan Siku

Jangan Abaikan Perawatan Siku

Lifestyle | Kamis, 24 September 2015 | 17:04 WIB

Tabir Surya Jenis Ini Tak Cocok untuk Kulit Sensitif

Tabir Surya Jenis Ini Tak Cocok untuk Kulit Sensitif

Lifestyle | Jum'at, 21 Agustus 2015 | 17:04 WIB

8 dari 9 Perempuan Indonesia Malas Pakai Tabir Surya

8 dari 9 Perempuan Indonesia Malas Pakai Tabir Surya

Lifestyle | Kamis, 20 Agustus 2015 | 21:31 WIB

Terkini

Kenapa Pindah ke Transportasi Umum Itu Investasi Buat Bumi?

Kenapa Pindah ke Transportasi Umum Itu Investasi Buat Bumi?

Your Say | Selasa, 21 Juli 2026 | 18:06 WIB

Cara JHL Auto Jaga Loyalitas Konsumen BAIC Melalui Wadah Komunitas Eksklusif

Cara JHL Auto Jaga Loyalitas Konsumen BAIC Melalui Wadah Komunitas Eksklusif

Otomotif | Selasa, 21 Juli 2026 | 18:05 WIB

Golkar Pertanyakan Efektivitas Kabinet Bayangan, Sarmuji: Siapa yang Menindaklanjuti?

Golkar Pertanyakan Efektivitas Kabinet Bayangan, Sarmuji: Siapa yang Menindaklanjuti?

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 18:01 WIB

Langka di Dunia, Ibu Ini Lahirkan Bayi Kembar Empat Identik Berjenis Kelamin Perempuan

Langka di Dunia, Ibu Ini Lahirkan Bayi Kembar Empat Identik Berjenis Kelamin Perempuan

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 18:01 WIB

Membaca Ways to Live Forever: Bagaimana Anak Kecil Melihat Sebuah Kematian?

Membaca Ways to Live Forever: Bagaimana Anak Kecil Melihat Sebuah Kematian?

Your Say | Selasa, 21 Juli 2026 | 18:00 WIB

KPK Bongkar Dugaan Suap Bupati Lombok Barat, Ada Alphard Rp 1,2 Miliar dan Sepatu Hermes

KPK Bongkar Dugaan Suap Bupati Lombok Barat, Ada Alphard Rp 1,2 Miliar dan Sepatu Hermes

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 18:00 WIB

Pantesan Nelayan RI Nggak Makmur, Ikannya Banyak Dicuri

Pantesan Nelayan RI Nggak Makmur, Ikannya Banyak Dicuri

Bisnis | Selasa, 21 Juli 2026 | 17:58 WIB

Bolehkah Facial saat Ada Jerawat? Ketahui Kondisi yang Perlu Dihindari

Bolehkah Facial saat Ada Jerawat? Ketahui Kondisi yang Perlu Dihindari

Lifestyle | Selasa, 21 Juli 2026 | 17:58 WIB

Pemerintah Akan Rampungkan 1.369 Kampung Nelayan Merah Putih Tahun Ini, Yang Jadi Baru 65

Pemerintah Akan Rampungkan 1.369 Kampung Nelayan Merah Putih Tahun Ini, Yang Jadi Baru 65

Bisnis | Selasa, 21 Juli 2026 | 17:54 WIB

Harga Sawit Riau Menguat Kembali, Mitra Swadaya Tembus Rp3.846 per Kg

Harga Sawit Riau Menguat Kembali, Mitra Swadaya Tembus Rp3.846 per Kg

Riau | Selasa, 21 Juli 2026 | 17:54 WIB

×