Servis Khusus untuk Turis Malaysia di Indonesia

Pebriansyah Ariefana

Minggu, 08 November 2015 | 23:06 WIB
Servis Khusus untuk Turis Malaysia di Indonesia
Menpar Arief Yahya (tengah) saat acara Jumpa Pers di Gedung Sapta Pesona, Selasa (1/9/2015). (Foto: suara.com)

Suara.com - Pemerintah Indonesia memberikan insentif dan kemudahan bagi wisatawan mancanegara asal Malaysia yang ingin melancong ke Indonesia. Kemudahan ini untuk menambah jumlah turis negeri Jiran itu ke Indonesia.

Menteri Pariwisata Arief Yahya menyatakan Malaysia merupakan pasar strategis bagi Indonesia dan pelancong asal negara itu ke Indonesia jumlahnya terus meningkat seiring waktu.

"Kami ingin menyebarluaskan kebijakan baru di bidang pariwisata yang memudahkan pelancong asal Malaysia ke Indonesia," ujar Menteri Pariwisata Arief Yahya, Minggu (8/11/2015).

Tahun ini diperkirakan lebih dari 1,5 juta warga Malaysia berdatangan ke berbagai destinasi wisata di Tanah Air dengan estimasi pertumbuhan sebesar 9,26 persen pada 2016.

Kebijakan baru di bidang pariwisata itu antara lain bertambahnya jumlah Tempat Pemeriksaan Imigrasi bagi wisawatan asal Malaysia. Selain itu menghapuskan peraturan mengenai Clearance Approval for Indonesia Territory (CAIT). Sehingga memudahkan perahu layar pesiar (yacht) masuk ke wilayah Indonesia melalui 18 pelabuhan di Indonesia.

Lainnya menghapuskan Asas Cabotage kemudahan singgah kapal pesiar (cruise) untuk menaikkan dan menurunkan penumpang di lima pelabuhan di Indonesia.

"Kami berharap kebijakan baru itu akan meningkatkan 'competitiveness' Indonesia di peta pariwisata dunia," katanya.

Bersamaan dengan itu, Pemerintah Indonesia juga sudah mengeluarkan kebijakan bebas visa kunjungan singkat kepada 90 negara. Dalam beberapa bulan dampak dari kebijakan itu sudah menunjukkan tren positif meningkatnya kunjungan wisatawan hingga 15 persen dibandingkan dengan tahun lalu.

Melalui Peraturan Presiden, menurut dia, kini kapal layar yacht asing bisa memasuki wilayah perairan Indonesia dan mengurus dokumen Custom, Immigration, Quarantine, dan Port (CIQP) di 18 pelabuhan. Kebijakan ini diproyeksikan meningkatkan jumlah kunjungan yacht ke Indonesia hingga 6.000 yacht pada 2019.

Pelabuhan yang memberikan kemudahan pengurusan dokumen CIQP adalah Pelabuhan Sabang (Aceh), Pelabuhan Belawan (Medan), Pelabuhan Teluk Bayur (Padang), Pelabuhan Nongsa Point Marina (Batam), Pelabuhan Bandar Telani Bintan (Tanjung Pandan), dan Pelabuhan Sunda Kelapa dan Marina Ancol (Jakarta).

Begitu pula Pelabuhan Benoa (Bali), Pelabuhan Tenau (Kupang), Pelabuhan Kumai (Kota Waringin Barat), Pelabuhan Tarakan (Tarakan), Pelabuhan Nunukan (Bulungan), Pelabuhan Bitung (Bitung), Pelabuhan Ambon (Ambon), Pelabuhan Saumlaki (Saumlaki), Pelabuhan Tual (Tual), Pelabuhan Sorong (Sorong), dan Pelabuhan Biak (Biak).

Pemerintah Indonesia juga telah menghapuskan aturan Asas Cabotage yang memberikan hak beroperasi secara komersial di Indonesia hanya kepada perusahaan angkutan berbendera Indonesia secara eksklusif. Dengan begitu, kini kapal cruise berbendera asing bisa menurunkan dan menaikkan penumpang di lima pelabuhan di Indonesia.

Lima pelabuhan tersebut adalah Pelabuhan Tanjung Priok (Jakarta), Pelabuhan Tanjung Perak (Surabaya), Pelabuhan Belawan (Medan), Pelabuhan Soekarno-Hatta (Makassar), dan Pelabuhan Benoa di Bali.

Pemerintah Indonesia juga memudahkan pelancong asal Malaysia yang ingin ke luar masuk Indonesia dengan memperbanyak jumlah Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI) masuk di 5 bandara dan 9 pelabuhan dan TPI ke luar di 19 bandara dan 29 pelabuhan laut serta 2 TPI darat.

Kementerian Pariwisata mencatat, jumlah kunjungan wisatawan asing ke Indonesia pada Januari - Agustus 2015 tumbuh hampir 3 persen dibandingkan kurun waktu yang sama Januari - Agustus 2014. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ini Kebijakan Baru bagi Wisatawan Malaysia

Ini Kebijakan Baru bagi Wisatawan Malaysia

Lifestyle | Kamis, 05 November 2015 | 00:10 WIB

Pemerintah Genjot Bangun Infrastruktur Jalan di Perbatasan

Pemerintah Genjot Bangun Infrastruktur Jalan di Perbatasan

Bisnis | Rabu, 04 November 2015 | 15:08 WIB

Malaysia Minta Laga Lawan Palestina di Tempat Netral

Malaysia Minta Laga Lawan Palestina di Tempat Netral

Bola | Selasa, 03 November 2015 | 14:37 WIB

Insiden Rossi VS Marquez, Siapa Bela The Doctor?

Insiden Rossi VS Marquez, Siapa Bela The Doctor?

News | Rabu, 28 Oktober 2015 | 10:08 WIB

Jelang Balapan Pamungkas di Valencia, Seluruh Italia Bela Rossi

Jelang Balapan Pamungkas di Valencia, Seluruh Italia Bela Rossi

News | Rabu, 28 Oktober 2015 | 07:55 WIB

Juarai Piala Presiden, Persib Tantang Malaysia All Stars

Juarai Piala Presiden, Persib Tantang Malaysia All Stars

Bola | Selasa, 20 Oktober 2015 | 21:00 WIB

Tim Pencari MH370 Dituding Lewatkan Bangkai Pesawat di Dasar Laut

Tim Pencari MH370 Dituding Lewatkan Bangkai Pesawat di Dasar Laut

News | Selasa, 20 Oktober 2015 | 18:12 WIB

Bagian Paling Mengerikan dari Laporan Akhir Penyelidikan MH17

Bagian Paling Mengerikan dari Laporan Akhir Penyelidikan MH17

News | Kamis, 15 Oktober 2015 | 17:48 WIB

Ini Hasil Penyeldikan Akhir Tragedi Jatuhnya Pesawat MAS MH17

Ini Hasil Penyeldikan Akhir Tragedi Jatuhnya Pesawat MAS MH17

News | Selasa, 13 Oktober 2015 | 19:28 WIB

Puing Diduga MH370 Ditemukan dalam Hutan, Ini Jawaban Malaysia

Puing Diduga MH370 Ditemukan dalam Hutan, Ini Jawaban Malaysia

News | Selasa, 13 Oktober 2015 | 17:26 WIB

Terkini

Imparsial soal Kasus Andrie Yunus: Ini Bukti Nyata Cacatnya Sistem Peradilan Militer di Indonesia

Imparsial soal Kasus Andrie Yunus: Ini Bukti Nyata Cacatnya Sistem Peradilan Militer di Indonesia

News | Rabu, 09 September 2026 | 14:42 WIB

5 Rekomendasi HP RAM 8 GB Rp1 Jutaan, Cek Spesifikasi dan Harganya

5 Rekomendasi HP RAM 8 GB Rp1 Jutaan, Cek Spesifikasi dan Harganya

Tekno | Rabu, 09 September 2026 | 14:41 WIB

Apa Perbedaan Fitur Stylus Pen Aktif dan Pasif pada Tablet Android? Ini Penjelasannya

Apa Perbedaan Fitur Stylus Pen Aktif dan Pasif pada Tablet Android? Ini Penjelasannya

Tekno | Rabu, 09 September 2026 | 14:41 WIB

Fenomena Gen Z Jompo: Ketika Hidup Terlalu Padat untuk Istirahat

Fenomena Gen Z Jompo: Ketika Hidup Terlalu Padat untuk Istirahat

Your Say | Rabu, 09 September 2026 | 14:40 WIB

Ada Apa di BPN Kabupaten Bogor? Tim Ditreskrimum dan Brimob Bersenjata Tampak Siaga di Lokasi

Ada Apa di BPN Kabupaten Bogor? Tim Ditreskrimum dan Brimob Bersenjata Tampak Siaga di Lokasi

Bogor | Rabu, 09 September 2026 | 14:38 WIB

Beban Keuangan Jadi Alasan, Kades Usul Pilkades Ditunda ke DPR

Beban Keuangan Jadi Alasan, Kades Usul Pilkades Ditunda ke DPR

News | Rabu, 09 September 2026 | 14:37 WIB

Erupsi Anak Krakatau Belum Ganggu Harga Pangan, Tapi Risiko Pasokan Mengintai

Erupsi Anak Krakatau Belum Ganggu Harga Pangan, Tapi Risiko Pasokan Mengintai

Bisnis | Rabu, 09 September 2026 | 14:36 WIB

Sinergi Komunitas dan Perusahaan Pembiayaan Perkuat Ekosistem Kendaraan Listrik Nasional

Sinergi Komunitas dan Perusahaan Pembiayaan Perkuat Ekosistem Kendaraan Listrik Nasional

Otomotif | Rabu, 09 September 2026 | 14:36 WIB

Sempat Dicoret, Kajian Ikan Sapu-Sapu Kembali Dianggarkan Rp250 Juta

Sempat Dicoret, Kajian Ikan Sapu-Sapu Kembali Dianggarkan Rp250 Juta

News | Rabu, 09 September 2026 | 14:35 WIB

Ratusan Calon Jemaah Haji Asal Medan Tak Diketahui Keberadaannya Sejak 2010

Ratusan Calon Jemaah Haji Asal Medan Tak Diketahui Keberadaannya Sejak 2010

Sumut | Rabu, 09 September 2026 | 14:31 WIB

×