Mengenal 'Mumi' dari Papua Nugini

Esti Utami, Dinda Rachmawati

Sabtu, 19 Desember 2015 | 13:49 WIB
Mengenal 'Mumi' dari Papua Nugini
Ilustrasi mumi. (shutterstock)

Suara.com - Proses pengawetan jenazah, ternyata bukan hanya dikenal masyarakat Mesir Kuno. Karena, salah satu suku di wilayah Aseki Papua Nugini juga memiliki Mumi!

Namum, wujud mumi di negara yang berbatasan dengan Indonesia ini berbeda dengan yang ada di Mesir. Mumi Angga, tidak dibungkus perban dan ditempatkan di makam. Mereka dibiarkan di tempat terbuka, tinggi di atas tebing, menghadap desa di mana mereka pernah tinggal.

Salah satu proses yang paling penting dari mumifikasi adalah penghapusan kelembaban dari mayat, karena air mempromosikan dekomposisi, dan tubuh membusuk tidak dapat dipertahankan oleh mumifikasi.

Mesir kuno biasanya menutup mayat dengan garam dan campuran rempah-rempah yang memiliki sifat mengeringkan. Sementara suku Angga menggunakan pendekatan yang lebih langsung, mereka memanaskan mayat di atas api.

Prosesnya cukup rumit mulai dari mengiris lutut, siku, kaki, dan sendi lainnya. Bambu berongga kemudian dimasukkan ke dalam celah, serta perut tubuh untuk mengeluarkan isinya.

Uniknya, mayat-mayat itu kemudian dibiarkan 'diasapkan' selama lebih dari satu bulan sampai semua cairan tubuh telah menetes dari berbagai luka yang dibuat di dalam tubuh.

Cairan ini dikumpulkan dan dipijat oleh penduduk desa untuk tubuh mereka sendiri, yang memiliki arti mentransfer kekuatan jenazah bagi mereka yang hidup.

Setelah tubuh itu dibakar dan kering, selanjutnya ditutupi dengan oker, bentuk claylike oksida besi, untuk melindungi mumi. Kondisi cuaca Papua Nugini yang terik, membuat beberapa manfaat bagi pengawetan ini. Karena dapat mempercepat dekomposisi mayat, proses bekerjanya berjalan dengan sangat baik.

Mumi berakhir pada tahun 1949 ketika para misionaris tiba di Aseki. Mumi yang tersisa sekarang diawetkan oleh penduduk desa yang secara berkala melakukan pekerjaan restorasi setiap kali anggota tubuh mumi terkulai atau terlihat seperti itu akan jatuh.

Mendukung untuk bagian tubuh akan ditambahkan, dan getah dipanaskan dari pohon lokal akan digunakan sebagai lem. Mereka juga akan menyentuh sampai tanah liat oker.

Mumi Angga dapat ditemukan di beberapa desa di Kecamatan Aseki Papua New Guinea. Kebetulan, suku Angga bukan satu-satunya orang yang diasapkan ketika mereka yang mati. Jenis mumifikasi juga dipraktekkan oleh Filipi di kota Kabayan. Mereka dikenal sebagai mumi Kabayan atau mumi api. (amusingplanet.com)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Marosok, Cara Unik Beli Sapi Suku Minangkabau: Jabat Tangan Ditutup Kain

Marosok, Cara Unik Beli Sapi Suku Minangkabau: Jabat Tangan Ditutup Kain

Video | Rabu, 27 Mei 2026 | 13:00 WIB

Serunya Hidup Tanpa Rasa Benci di Buku Ismail Fajri Alatas

Serunya Hidup Tanpa Rasa Benci di Buku Ismail Fajri Alatas

Your Say | Kamis, 21 Mei 2026 | 14:04 WIB

Mengenal Tradisi Pesta Babi, Dirawat Bak Anak Sendiri Tapi Terancam Mati Karena Eksploitasi

Mengenal Tradisi Pesta Babi, Dirawat Bak Anak Sendiri Tapi Terancam Mati Karena Eksploitasi

Lifestyle | Selasa, 19 Mei 2026 | 12:47 WIB

Kritik Tajam di Film Gowok: Tradisi yang Terlalu Lama Disembunyikan

Kritik Tajam di Film Gowok: Tradisi yang Terlalu Lama Disembunyikan

Your Say | Selasa, 19 Mei 2026 | 14:00 WIB

Upacara Adat Majemukan Desa Glagahan: Merajut Syukur dan Menjaga Warisan Leluhur

Upacara Adat Majemukan Desa Glagahan: Merajut Syukur dan Menjaga Warisan Leluhur

Your Say | Rabu, 13 Mei 2026 | 19:20 WIB

Rewang Sebagai Perekat Hati, Menilik Tradisi Masak Basamo di Muaro Jambi

Rewang Sebagai Perekat Hati, Menilik Tradisi Masak Basamo di Muaro Jambi

Your Say | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:58 WIB

Sedekah yang Berubah Jadi Tagihan: Tradisi atau Tekanan Sosial?

Sedekah yang Berubah Jadi Tagihan: Tradisi atau Tekanan Sosial?

Your Say | Kamis, 30 April 2026 | 17:15 WIB

Menakar Urgensi Jurnal Tulis Tangan di Era Digital, Masih Relevan?

Menakar Urgensi Jurnal Tulis Tangan di Era Digital, Masih Relevan?

Your Say | Rabu, 29 April 2026 | 12:42 WIB

Ribuan warga Baduy ikuti tradisi Seba 2026

Ribuan warga Baduy ikuti tradisi Seba 2026

Foto | Jum'at, 24 April 2026 | 20:01 WIB

Wiwit Tembakau di Lereng Sumbing, Doa Petani Sambut Musim Tanam 2026

Wiwit Tembakau di Lereng Sumbing, Doa Petani Sambut Musim Tanam 2026

Foto | Jum'at, 24 April 2026 | 19:38 WIB

Terkini

Dari Ladang ke Kulit: Menyusuri Kekuatan Sunflower Oil Organik dalam Body Care Magic of Nature

Dari Ladang ke Kulit: Menyusuri Kekuatan Sunflower Oil Organik dalam Body Care Magic of Nature

Lifestyle | Kamis, 28 Mei 2026 | 23:58 WIB

Gilang Widya Pramana dan Shandy Purnamasari Tebar Kurban 17 Sapi, Satu Berbobot 1.280 Kg

Gilang Widya Pramana dan Shandy Purnamasari Tebar Kurban 17 Sapi, Satu Berbobot 1.280 Kg

Lifestyle | Kamis, 28 Mei 2026 | 22:47 WIB

Debu di Sudut Rumah hingga Kasur Bisa Picu Alergi, Kebiasaan Bersih Harian Makin Penting

Debu di Sudut Rumah hingga Kasur Bisa Picu Alergi, Kebiasaan Bersih Harian Makin Penting

Lifestyle | Kamis, 28 Mei 2026 | 21:37 WIB

4 Shio yang Beruntung Mulai 29 Mei 2026, Hidup Terasa Lebih Mudah

4 Shio yang Beruntung Mulai 29 Mei 2026, Hidup Terasa Lebih Mudah

Lifestyle | Kamis, 28 Mei 2026 | 20:45 WIB

Pakai Apa untuk Memperbaiki Skin Barrier? Ini 5 Kandungan Skincare yang Cocok

Pakai Apa untuk Memperbaiki Skin Barrier? Ini 5 Kandungan Skincare yang Cocok

Lifestyle | Kamis, 28 Mei 2026 | 19:35 WIB

Tukar Poin Jadi Hewan Kurban, Begini Cara Mudah Berbagi di Iduladha

Tukar Poin Jadi Hewan Kurban, Begini Cara Mudah Berbagi di Iduladha

Lifestyle | Kamis, 28 Mei 2026 | 18:00 WIB

12 Urutan Zodiak yang Paling Pelit dan Tak Suka Berbagi

12 Urutan Zodiak yang Paling Pelit dan Tak Suka Berbagi

Lifestyle | Kamis, 28 Mei 2026 | 17:15 WIB

Bisakah Isu Krisis Iklim Dibuat Lebih Dekat dengan Anak Muda? Komunitas Ini Ungkap Strateginya

Bisakah Isu Krisis Iklim Dibuat Lebih Dekat dengan Anak Muda? Komunitas Ini Ungkap Strateginya

Lifestyle | Kamis, 28 Mei 2026 | 15:35 WIB

5 Moisturizer Mengandung SPF untuk Pagi Hari, Melembapkan dan Mencerahkan Kulit

5 Moisturizer Mengandung SPF untuk Pagi Hari, Melembapkan dan Mencerahkan Kulit

Lifestyle | Kamis, 28 Mei 2026 | 15:16 WIB

Long Weekend Bingung Menginap di Mana? Ini 3 Tipe Hotel yang Bisa Disesuaikan dengan Mood Liburanmu

Long Weekend Bingung Menginap di Mana? Ini 3 Tipe Hotel yang Bisa Disesuaikan dengan Mood Liburanmu

Lifestyle | Kamis, 28 Mei 2026 | 15:13 WIB