- Permendikdasmen Nomor 12 Tahun 2026 menetapkan durasi Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah di Indonesia berlangsung selama lima hari sekolah.
- Pelaksanaan kegiatan dilakukan pada minggu pertama tahun ajaran baru guna membantu siswa beradaptasi dengan lingkungan sekolah secara efektif.
- Penambahan durasi bertujuan menciptakan proses pengenalan yang lebih ramah, mendalam, dan mendukung pengembangan karakter siswa secara lebih holistik.
Suara.com - Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) merupakan kegiatan tahunan yang dinantikan sekaligus menjadi momen penting bagi siswa baru di Indonesia. Bagi orang tua dan siswa, pertanyaan paling sering muncul adalah “Berapa lama waktu MPLS?”
Jawabannya telah mengalami perubahan signifikan seiring dengan kebijakan terbaru dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen).
Durasi Resmi MPLS Saat Ini
Menurut Permendikdasmen Nomor 12 Tahun 2026 tentang Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), durasi pelaksanaan MPLS ditetapkan selama lima hari. Kegiatan ini dilaksanakan pada minggu pertama awal tahun ajaran baru, khususnya pada hari sekolah dan jam pelajaran resmi.
Perubahan ini merupakan peningkatan dari aturan sebelumnya (Permendikbud Nomor 18 Tahun 2016) yang membatasi MPLS paling lama 3 hari.
Penambahan durasi menjadi lima hari bertujuan untuk membuat proses pengenalan lingkungan lebih ramah, mendalam, dan efektif, sehingga siswa baru dapat beradaptasi dengan lebih baik tanpa tekanan yang berlebihan.
MPLS biasanya dimulai secara serentak di seluruh Indonesia. Contohnya, untuk tahun ajaran 2025/2026, kegiatan berlangsung mulai Senin, 14 Juli 2025, hingga Jumat, 18 Juli 2025.
Untuk tahun ajaran 2026/2027, pelaksanaan umumnya jatuh pada minggu kedua Juli, seperti 13–17 Juli 2026 di berbagai wilayah.
Variasi Durasi Berdasarkan Jenjang dan Kondisi Sekolah
- Jenjang SD, SMP, SMA/SMK: Umumnya mengikuti durasi standar lima hari.
- Sekolah Berasrama: Diperbolehkan menyesuaikan durasi (bisa lebih panjang) dengan tetap melaporkan rincian kegiatan kepada dinas pendidikan setempat.
- Sekolah Luar Biasa (SLB) dan Sekolah Layanan Khusus: Dapat melakukan penyesuaian sesuai kebutuhan siswa.
Setiap hari MPLS biasanya berlangsung sekitar 3–4 jam. Contohnya pukul 07.00–10.00 atau hingga 11.00), sehingga tidak melelahkan siswa baru. Sisanya digunakan untuk istirahat, refleksi, dan kegiatan ringan.
Tujuan dan Manfaat Penambahan Durasi MPLS
Dengan waktu yang lebih panjang, MPLS kini lebih fokus pada pendekatan MPLS Ramah.
Tujuannya bukan hanya memperkenalkan fasilitas sekolah, tata tertib, dan budaya sekolah, tetapi juga membangun rasa aman, percaya diri, serta hubungan baik antara siswa baru dengan guru dan teman-teman.
Kegiatan mencakup:
- Pengenalan diri dan teman sekelas
- Tur lingkungan sekolah (ruang kelas, perpustakaan, UKS, kantin, lapangan)
- Sosialisasi tata tertib, nilai-nilai Pancasila, dan budaya sekolah
- Pengenalan program ekstrakurikuler
- Sesi konseling dan refleksi pribadi
- Kegiatan kreatif, olahraga ringan, dan pembentukan karakter
Penambahan dua hari ekstra memungkinkan siswa untuk menyerap informasi secara bertahap, mengurangi kecemasan, dan mencegah praktik-praktik tidak mendidik yang pernah terjadi di masa lalu.
Persiapan MPLS yang Harus Dilakukan
Orang tua dan siswa disarankan mempersiapkan diri dengan:
- Memahami jadwal resmi dari sekolah masing-masing.
- Membawa perlengkapan yang diperlukan (seragam, alat tulis, air minum, topi).
- Menjaga kesehatan fisik dan mental siswa.
- Berkomunikasi aktif dengan pihak sekolah jika ada kebutuhan khusus.
Jadi, berapa lama waktu MPLS? Jawaban resminya saat ini adalah lima hari pada minggu pertama tahun ajaran baru. Perubahan kebijakan ini menunjukkan komitmen pemerintah untuk menciptakan lingkungan belajar yang lebih humanis dan mendukung perkembangan siswa secara holistik.