Mencari 'Resep Rahasia' di Macang Sakti

Pebriansyah Ariefana | Suara.com

Selasa, 22 Desember 2015 | 15:01 WIB
Mencari 'Resep Rahasia' di Macang Sakti
Warga Desa Macang Sakti, Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatera Selatan. (suara.com/Pebriansyah Ariefana)

Suara.com - Bau harum tercium begitu masuk Gedung Pertemuan Desa Macang Sakti, Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatera Selatan. Meja berjejeran sejajar berhadapan di ruangan besar itu. Di atas meja ada kompor gas, penggorengan dan berbagai peralatan masak.

Desa itu tengah menggelar kontes memasak yang diikuti 12 kelompok. Masing-masing kelompok berjumlah 4 orang ibu-ibu dan perempuan muda. Syaratnya, bahan baku masakan harus berbahan dasar singkong.

Ketua Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Noni mengatakan acara itu digelar untuk kampanye pemanfaatan umbi-umbian seperti singkong untuk dijadikan bahan baku masakan. Sebab Desa Macag Sakti salah satu penghasil singkong terbesar.

"Di sini, ibu-ibunya hanya membuat singkong itu digoreng dan direbus, lainnya dibuat keripik. Singkong masih dilihat sebagai makanan tambahan," kata Cik Noni yang juga istri dari kepala desa tersebut. Acara itu digelar oleh Perhimpunan Keluarga Berencana Indonesia (PKBI) bekerjasama dengan desa setempat.

Sore itu, sudah masuk ke penjurian. Ke-12 perseta tampak memasang muka tegang berkerut. Jajaran makanan dikumpulkan dalam beberapa meja kayu panjang yang disusun berjejeran.

Tampak di sana disajikan makanan 'tak lazim' seperti 'umbi panggang setoyul', 'brownis singkong', 'bolu singkong', 'ice cream ubi kayu setoyul', dan sebagainya. Minuman dan makanan yang terbuat dari umbi-umbian itu meriah disajikan di atas piring dan gelas.

Kontes memasak resep baru itu dimenangkan kelompok 9. Mereka embuat brownies singkong dan puding singkong. Salah satu anggota kelompok itu, Heni cerita resep itu hasil kreasi sediri. Idenya membbaca dari buku resep.

"Kami latihan dulu ini. Gagal beberapa kali. Sempat kuenya jadi keras karena singkong yang sudah digiling tidak benar-benar kering. Tidak diperas," cerita Heni.

Heni senang bisa menang. Dia berniat untuk membuat kue ini karena dia mengklaim banyak yang suka.

"Boleh juga kalau ini dijual. Lumayan," tutupnya.

Noni mengatakan inovasi kuliner di desanya sangat minim. Warga hanya bisa membuat makanan sederhana tanpa menggunakan bahan-bahan 'modern'. Misalnya singkong, warga hanya memasaknya dengan cara digoreng atau direbut tanpa mengolahnya lebih rumit. Menurutnya, itu semua karena akses dan fasilitas desa tidak memadai.

"Di sini ada yang jual tepung, tapi nggak ada yang memanfaatkan untuk membuat makanan lebih bervariasi," kata Noni.

Noni mengatakan warganya butuh pelaihan untuk menambah keterampilan. "Biar suami lebih betah dan makan di rumah kan," katanya sambil tertawa.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ada Festival Kuliner Sulawesi Tenggara di Jakarta

Ada Festival Kuliner Sulawesi Tenggara di Jakarta

Lifestyle | Minggu, 13 Desember 2015 | 23:01 WIB

Sensasi Pedas Nasi Tempong khas Banyuwangi

Sensasi Pedas Nasi Tempong khas Banyuwangi

Lifestyle | Sabtu, 24 Oktober 2015 | 16:01 WIB

Terkini

Update Harga Sepatu Onitsuka Tiger Ori Terbaru 2026, Jangan sampai Tertipu Barang KW!

Update Harga Sepatu Onitsuka Tiger Ori Terbaru 2026, Jangan sampai Tertipu Barang KW!

Lifestyle | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:11 WIB

6 Tips Diet setelah Lebaran agar Berat Badan Turun Tanpa Tersiksa

6 Tips Diet setelah Lebaran agar Berat Badan Turun Tanpa Tersiksa

Lifestyle | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:54 WIB

4 Parfum Wangi Fresh di Minimarket, Bikin Penampilan Makin Segar Usai Lebaran

4 Parfum Wangi Fresh di Minimarket, Bikin Penampilan Makin Segar Usai Lebaran

Lifestyle | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:35 WIB

Kapan Idul Adha 2026 Tiba? Ini Perkiraan Tanggalnya

Kapan Idul Adha 2026 Tiba? Ini Perkiraan Tanggalnya

Lifestyle | Selasa, 24 Maret 2026 | 18:19 WIB

Jadwal KRL Solo-Jogja 24 hingga 29 Maret 2026 Seusai Lebaran

Jadwal KRL Solo-Jogja 24 hingga 29 Maret 2026 Seusai Lebaran

Lifestyle | Selasa, 24 Maret 2026 | 18:13 WIB

Lapangan Tenis Tanah Liat Hijau Ternyata Bisa Jadi Solusi Serap Karbon, Bagaimana Caranya?

Lapangan Tenis Tanah Liat Hijau Ternyata Bisa Jadi Solusi Serap Karbon, Bagaimana Caranya?

Lifestyle | Selasa, 24 Maret 2026 | 17:00 WIB

5 Rekomendasi Moisturizer untuk Kulit Kering dan Flek Hitam

5 Rekomendasi Moisturizer untuk Kulit Kering dan Flek Hitam

Lifestyle | Selasa, 24 Maret 2026 | 16:57 WIB

Mana yang Benar, Pakai Primer Dulu atau Sunscreen Dulu?

Mana yang Benar, Pakai Primer Dulu atau Sunscreen Dulu?

Lifestyle | Selasa, 24 Maret 2026 | 16:45 WIB

Apakah Sunscreen Bisa Dipakai di Malam Hari? Ini Penjelasannya

Apakah Sunscreen Bisa Dipakai di Malam Hari? Ini Penjelasannya

Lifestyle | Selasa, 24 Maret 2026 | 16:41 WIB

Bank BCA Kapan Buka Setelah Lebaran 2026? Ini Tanggal Mulai Operasional Normal

Bank BCA Kapan Buka Setelah Lebaran 2026? Ini Tanggal Mulai Operasional Normal

Lifestyle | Selasa, 24 Maret 2026 | 16:40 WIB