Mengintip Kemeriahan Imlek di Kuil Dinasti Qing Cina

Pebriansyah Ariefana

Senin, 08 Februari 2016 | 10:21 WIB
Mengintip Kemeriahan Imlek di Kuil Dinasti Qing Cina
Ilustrasi suasana Klenteng Hok Tek Bio di kawasan pecinan Bogor menjelang tahun baru Imlek, Minggu (7/2/2016). (Suara.com/Firsta Nodia)

Suara.com - Tahun Baru Imlek atau yang dikenal di Tiongkok sebagai Festival Musim Semi meriah di Cina. Warga di sana memeriahkan Imlek dengan beragam festival.

Imlek di sana digelar di sejumlah kuil di Beijing mulai Senin (8/2/2015) ini. Perayaan digelar hingga satu pekan kedepan. Festival Musim Semi itu menampilkan ritual persembahan kepada para dewa di masa Dinasti Qing.

Ritual dilakukan sesuai yang dilakukan pada masa itu. Termasuk perlengkapan upacara dan pakaian tradisional aneka model dan warna, yang digunakan.

Ritual persembahan di setiap kuil pada Festival Musim Semi menjadi salah satu tontonan unik serta menarik bagi wisatawan domestik dan mancanegara yang datang ke Beijing.

Lisa Huang (25) asal Harbin ingin mengetahui tradisi unik itu. Terlebih festival digelar di kuil bersejarah.

"Saya sangat ingin melihat Festival Musim Semi di Beijing, sekalian mengetahui tradisi di sini saat Dinasti Qing berkuasa. Sangat menarik," kata dia.

Selain ritual persembahan, ditampilkan aneka hiburan rakyat, kuliner tradisional serta beragam kerajinan tangan khas Cina. Termasuk aneka boneka monyet sebagai tanda tahun monyet pada Imlek 2567.

Bahkan, di beberapa kuil juga menampilkan tarian naga dan singa yang dikenal di Indonesia sebagai tarian Barongsai. Awalnya, Festival Musim Semi di setiap kuil di Beijing dilaksanakan pada Dinasti Liao (907-1125). Pada 2016, Festival Musim Semi di Beijing, diselenggarakan di Kuil Changdian, Ditan, Dongyue, Baiyun, Hongluo, Old Summer Palace dan kuil lainnya. Sementara di Kuil Longtan menampilkan festival olahraga ringan seperti lari mengelilingi kuil.

Festival Musim Semi di kuil-kuil tersebut rata-rata dimulai sejak pagi sekitar pukul 06.00 hingga petang sekitar pukul 18.00 waktu setempat, tergantung pihak manajemen setiap kuil, dengan tiket masuk sekitar 10 Yuan atau sekitar Rp20 ribu.

Kemeriahan Imlek 2567 di Beijing, juga ditandai dengan kembang api dan petasan yang menggema di sejumlah sudut kota sejak Minggu (7/2/2015) malam. Meski tidak semarak seperti tahun-tahun sebelumnya, demi mengurangi dampak polusi udara yang masih parah di Beijing dan sekitarnya.

Menyalakan petasan dan kembang api hingga menimbulkan hiruk-pikuk bertujuan menakut-nakuti roh-roh jahat dan menarik dewa kekayaan ke depan pintu rumah orang yang menyalakannya.

Pada Minggu malam, warga Beijing dan masyarakat Cina umumnya, berkumpul bersama keluarga, kerabat dan teman, dengan menyantap hidangan tradisional malam tahun baru Tiongkok. Orang Cina Utara makan anaka kue dim sum yang melambangkan kekayaan karena bentuknya menyerupai emas dan keping perak Tiongkok kuno. Ikan adalah masakan yang populer, karena kata "ikan" memiliki pengucapan yang sama dengan kata untuk "kelimpahan." (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Makna di Balik Tradisi Bagi-bagi Angpao saat Imlek

Makna di Balik Tradisi Bagi-bagi Angpao saat Imlek

Lifestyle | Senin, 08 Februari 2016 | 09:18 WIB

Ini Alasan Puluhan Ribu Turis asal Cina Rayakan Imlek di Bali

Ini Alasan Puluhan Ribu Turis asal Cina Rayakan Imlek di Bali

News | Senin, 08 Februari 2016 | 08:58 WIB

Kelenteng di Bandung Bersiap Rayakan Tahun Baru Cina

Kelenteng di Bandung Bersiap Rayakan Tahun Baru Cina

News | Minggu, 07 Februari 2016 | 20:47 WIB

Vihara di Singkawang Bersiap Sambut Imlek

Vihara di Singkawang Bersiap Sambut Imlek

News | Minggu, 07 Februari 2016 | 20:43 WIB

Walikota Bogor Gelar Open House Sambut Imlek

Walikota Bogor Gelar Open House Sambut Imlek

News | Minggu, 07 Februari 2016 | 17:52 WIB

Terkini

Cara Mencari Sinyal TVRI di TV Digital dan TV Analog agar Bisa Nonton Siaran Piala Dunia 2026

Cara Mencari Sinyal TVRI di TV Digital dan TV Analog agar Bisa Nonton Siaran Piala Dunia 2026

Lifestyle | Minggu, 14 Juni 2026 | 12:29 WIB

Jumat Kliwon Weton Tulang Wangi atau Bukan? Simak Penjelasan Om Hao Jelang Malam 1 Suro

Jumat Kliwon Weton Tulang Wangi atau Bukan? Simak Penjelasan Om Hao Jelang Malam 1 Suro

Lifestyle | Minggu, 14 Juni 2026 | 12:10 WIB

4 Moisturizer Hada Labo Paling Laris di Shopee, Formula Sulit Ditemukan di Brand Lain

4 Moisturizer Hada Labo Paling Laris di Shopee, Formula Sulit Ditemukan di Brand Lain

Lifestyle | Minggu, 14 Juni 2026 | 11:57 WIB

5 Moisturizer Mengandung Niacinamide, Mencerahkan Sekaligus Perkuat Skin Barrier

5 Moisturizer Mengandung Niacinamide, Mencerahkan Sekaligus Perkuat Skin Barrier

Lifestyle | Minggu, 14 Juni 2026 | 11:30 WIB

Beda Lipstik Hanasui Biasa dan Boba: Cek Perbandingan Shade, Aroma, dan Harganya

Beda Lipstik Hanasui Biasa dan Boba: Cek Perbandingan Shade, Aroma, dan Harganya

Lifestyle | Minggu, 14 Juni 2026 | 10:56 WIB

Jennifer Coppen Jadi Sorotan, Apa Pahala Mengajak Orang Masuk Islam?

Jennifer Coppen Jadi Sorotan, Apa Pahala Mengajak Orang Masuk Islam?

Lifestyle | Minggu, 14 Juni 2026 | 09:36 WIB

7 Aturan Feng Shui Kamar Tidur yang Baik untuk Rezeki

7 Aturan Feng Shui Kamar Tidur yang Baik untuk Rezeki

Lifestyle | Minggu, 14 Juni 2026 | 09:34 WIB

Asal-usul Malam 1 Suro Dianggap Sakral, Simak Sejarah dan Alasannya

Asal-usul Malam 1 Suro Dianggap Sakral, Simak Sejarah dan Alasannya

Lifestyle | Minggu, 14 Juni 2026 | 09:10 WIB

5 Moisturizer PDRN Rekomendasi Dokter untuk Bantu Samarkan Keriput dan Kerutan

5 Moisturizer PDRN Rekomendasi Dokter untuk Bantu Samarkan Keriput dan Kerutan

Lifestyle | Minggu, 14 Juni 2026 | 08:34 WIB

Puasa Asyura Berapa Hari? Ini Jadwal serta Bacaan Niatnya dalam Arab dan Latin

Puasa Asyura Berapa Hari? Ini Jadwal serta Bacaan Niatnya dalam Arab dan Latin

Lifestyle | Minggu, 14 Juni 2026 | 08:17 WIB