Rawat Bulu Mata dengan Cara Ini

Jum'at, 26 Februari 2016 | 09:15 WIB
Rawat Bulu Mata dengan Cara Ini

Suara.com - Banyak orang berpikir, bulu mata yang tipis bisa ditutupi dengan maskara. Ini yang membuat orang kurang menyadari tentang pentingnya kesehatan bulu mata. Padahal, bulu mata memiliki fungsi  penting selain membuat penampilan mata semakin cantik. Seperti melindungi mata kita dari benda asing.

Jadi, mulai sekarang, rawatlah kesehatan bulu mata Anda. Berikut adalah cara merawat bulu mata.

Haruskah merawat bulu mata setiap hari?
Untuk mempertahankan bulu mata yang sehat, mulailah dengan membersihkan wajah, termasuk daerah mata, sebelum tidur setiap malam. Carilah pembersih yang cocok untuk untuk mata dan bersihkan mata dengan spons untuk menghilangkan kotoran dan make up. Juga pastikan untuk tidak menarik bulu mata Anda terlalu banyak ketika menerapkan makeup atau membersihkan makeup. Sama seperti Anda akan menerapkan krim malam atau serum ke wajah Anda, cobalah untuk menerapkan serum sebelum tidur.

Kesalahan yang sering membuat bulu mata rontok
Menggosok mata secara berlebihan atau menerapkan mascara dengan kasar adalah kesalahan besar. Selain itu, terlalu agresif ketika membersihkan maskara juga dapat menyebabkan bulu mata rontok.

Beberapa cara untuk menumbuhkan bulu mata
Gunakan serum pendingin bulu mata yang dapat meningkatkan panjang dan yang paling penting, diameter bulu mata secara alami.

Hati-hati memilih maskara
Hindari maskara yang mengandung alkohol ethel karena dapat menyebabkan kekeringan pada daerah mata dan menyebabkan bulu mata menjadi rapuh yang tentunya mengakibatkan kerusakan. Cari juga maskara yang bebas paraben dan phthalates.

Cara terbaik agar bulu mata bersih dan sehat
Pastikan untuk membersihkan bulu mata Anda setiap hari dengan pembersih yang lembut. Sampo bayi merupakan alternatif karena lembut pada mata. Hindari juga berbagi makeup dengan orang lain untuk menghindari kontaminasi silang.

Hati-hati jika bulu mata berketombe
Ketombe pada bulu mata sebenarnya hanya mengacu pada pengelupasan kelopak mata. Tapi ini bisa datang dari sejumlah hal, seperti dermatitis seboroik (pertumbuhan berlebih dari jamur), alergi terhadap riasan mata atau produk mata, masalah autoimun yang disebut sindrom Sjogren yang merupakan penyakit autoimun, psoriasis, atau blepharitis, atau peradangan kronis yang disebabkan oleh bakteri.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kamu Tipe Wanita Alpha, Sigma, Beta, Delta, Gamma, atau Omega?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Motor Impian Paling Pas dengan Gaya Hidup, Apakah Sudah Sesuai Isi Dompetmu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Transformasi Geometri dan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Bisa Ganti Pekerjaan, Apa Profesi Paling Pas Buat Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Tipe Traveler Macam Apa Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Member CORTIS yang Akan Kasih Kamu Cokelat Valentine?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 12 SMA Lengkap dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI