Bambang Widjojanto, Memerangi Korupsi Sejak dari Keluarga

Esti Utami

Kamis, 17 Maret 2016 | 14:17 WIB
Bambang Widjojanto, Memerangi Korupsi Sejak dari Keluarga
Bambang Widjojanto. (Dok. Watchdog)

Suara.com - "Seseorang dinilai dari apa yang dilakukan dan apa yang disumbangkannya, bukan dari jabatan apalagi apa yang dimilikinya." Prinsip itulah yang dipegang seorang Bambang Widjojanto dalam
mengarungi hidupnya.

Itu sebabnya, saat harus kehilangan jabatan sebagai Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Bambang tak berkecil hati apalagi ciut nyalinya. Karena sejak awal, ia sadar dengan risiko dari jabatan yang disandangnya.

BW, demikian laki-laki berbintang Libra ini disapa, hanya sedikit menyesal. Karena mimpinya untuk melakukan sesuatu yang berdampak besar pada masyarakat belum tuntas. Ia juga sadar sepenuhnya bahwa perjuangan untuk memberantas korupsi akan lebih efektif jika ia masih berada di KPK.

Namun semangatnya untuk memerangi korupsi. Karena ia telah berketetapan untuk mewakafkan hidupnya untuk memerangi korupsi. Bambang yang kini kembali ke profesi awalnya sebagai pengacara kebijakan publik, masih tetap menyebarkan semangat antikorupsi ke masyarakat luas.

"Saya sekarang banyak diundang oleh ormas untuk menyebarkan virus antikorupsi kepada anggotanya. Di sana saya bisa menjangkau audien yang lebih luas," ujar ayah empat anak ini saat berbincang dengan suara.com, di sebuah sore di Jakarta, beberapa waktu lalu.

Bambang yang lahir dan besar di Jakarta ini merasa, menegakkan hukum dan memerangi korupsi di Indonesia adalah takdir untuknya. Keinginan untuk menegakkan hukum itulah yang membuatnya memilih melanjutkan pendidikan di Fakultas Hukum Universitas Jayabaya, Jakarta selukusnya dari bangku SMA.

BW, lantas mengawali kariernya di bidang penegakan hukum dengan bergabung ke beberapa Lembaga Bantuan Hukum (LBH) seperti LBH Jakarta dan LBH Jayapura (1986-1993). Pada 1995 ia menggantikan Adnan Buyung Nasution sebagai Dewan Pengurus Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI).

Suami dari Sari Indra Dewi ini juga membidani kelahiran Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (Kontras) bersama almarhum Munir. Ia juga mendirikan Voice of Human Right, untuk menyuarakan penegakan hak asasi manusia ke masyarakat luas.  

Namanya juga tercatat sebagai salah seorang pendiri Konsorsium Reformasi Hukum Nasional (KRHN) dan Indonesia Corruption Watch (ICW). Pada 1999-2009, BW menjadi ketua Dewan Kode Etik ICW Sebelum akhirnya Doktor Ilmu Hukum,

Lulusan Universitas Padjadjaran, Bandung ini terpilih menjadi Wakil Ketua KPK pada 2011.

Mengapa BW kemudian lebih serius menekuni pemberantasan korupsi? Karena menurutnya hampir semua pelanggaran hukum berawal dari penyalahgunaan kekuasaan dan wewenang, alias korupsi.

Satu hal yang tak kalah penting adalah daya rusak korupsi sangat luar biasa dan dampak korupsi dirasakan oleh sangat banyak orang. Meski diakuinya, banyak orang yang tak menyadari hal itu.

Ia ingin menjadi bagian atau bahkan motor upaya untuk memerangi korupsi di Indonesia.

Bagi peraih penghargaan Kennedy Human Rights Award ini, maraknya korupsi di Indonesia didorong oleh sifat serakah dan budaya konsumerisme. Keserakahan memang jamak dialami oleh semua orang meski dalam kadar yang berbeda. Yang menjadi masalah, ujarnya, adalah ketika mereka yang serakah itu diberi kesempatan untuk berkuasa.

"Sangat berbahaya jika keserakahan itu diberi kekuasaan," tegasnya.

Untuk itu ia memandang penting untuk menanamkan semangat antikorupsi. Pentingnya menanamkan kejujuran pada anak sejak dini mulai dari keluarga. Prinsip ini juga yang selalu ia tanamkan kepada putra-putrinya, selain juga kesederhanaan dan keterbukaan.  

Ya, kesibukan sebagai penegak hukum tak lantas membuat BW alpa atas perannya sebagai ayah. Ia selalu hadir sebagai orang tua yang turut terlibat bagi pendidikan putra-putrinya. Ia sendiri yang mengantarkan putra-putrinya berangkat sekolah dan mendidik mereka dengan cara yang dipilihnya.

Kejujuran, keterbukaan, peduli dan sikap kritis yang ia suarakan ke publik, juga menjadi prinsip lain yang ia ajarkan  kepada anggota keluarganya. Setiap pekan mereka menggelar pertemuan keluarga membahas masalah yang dinilai perlu dibahas.

"Termasuk dengan apa yang saya alami saat menjadi pimpinan KPK. Perkembangan kasus dan bagaimana ini bisa menimpa saya, kami bahas secar aterbuka dalam pertemuan keluarga itu," ujarnya.

Bambang menyadari sepenuhnya peran penting seorang ayah dalam pembangunan karakter anak.

"Tanpa kehadiran ayah, maka jangan heran jika banyak anak kehilangan karakternya," ujarnya.

Kebersahajaan menjadi bagian lain dari laki-laki yang kini  berumur lebih dari separuh abad ini. Hampir tak ada benda bermerek yang menempel di tubuhnya. Saat masih menjadi pimpinan KPK, BW juga memilih naik kereta api untuk berangkat ke kantor KPK di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, dari rumahnya di Depok, Jawa Barat. Tapi dalam kesederhanaannya, tertanam jiwa dan semangat yang tak sederhana.

Dukungan dari masyarakat untuk Bambang Widjojanto. (suara.com/Kurniawan Mas'ud)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Profil Dr. Timothy Astandu, Orang Indonesia Pertama yang Menjelajahi 197 Negara

Profil Dr. Timothy Astandu, Orang Indonesia Pertama yang Menjelajahi 197 Negara

Lifestyle | Jum'at, 05 Juni 2026 | 18:06 WIB

Klarifikasi Clara Shinta Soal Isu Dugem Tanpa Hijab Bareng Jule

Klarifikasi Clara Shinta Soal Isu Dugem Tanpa Hijab Bareng Jule

Video | Jum'at, 05 Juni 2026 | 13:00 WIB

Tak Lagi Sering Pamer Kemesraan, Anthony Xie Ungkap Alasan Audi Marissa Absen di Berbagai Momen

Tak Lagi Sering Pamer Kemesraan, Anthony Xie Ungkap Alasan Audi Marissa Absen di Berbagai Momen

Video | Jum'at, 05 Juni 2026 | 11:19 WIB

Mengenal Sosok Alexandra Askandar, Bankir Perempuan Berpengaruh di Jajaran Top Level BUMN

Mengenal Sosok Alexandra Askandar, Bankir Perempuan Berpengaruh di Jajaran Top Level BUMN

Lifestyle | Kamis, 04 Juni 2026 | 11:18 WIB

Profil Sony Sonjaya, Eks Wakil Kepala BGN yang Dicopot Prabowo

Profil Sony Sonjaya, Eks Wakil Kepala BGN yang Dicopot Prabowo

News | Rabu, 03 Juni 2026 | 11:44 WIB

Kepala BGN Dadan Hindayana Dicopot, Prabowo Tunjuk Nanik Deyang

Kepala BGN Dadan Hindayana Dicopot, Prabowo Tunjuk Nanik Deyang

Video | Rabu, 03 Juni 2026 | 10:13 WIB

Siapa Nanik S Deyang? Ini Profil Pengganti Kepala BGN yang Dicopot Presiden

Siapa Nanik S Deyang? Ini Profil Pengganti Kepala BGN yang Dicopot Presiden

Lifestyle | Rabu, 03 Juni 2026 | 07:00 WIB

Profil Wakil Kepala BGN Baru Agustina Arumsari

Profil Wakil Kepala BGN Baru Agustina Arumsari

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 21:55 WIB

Profil Bupati Pandeglang: Lantik Tersangka Pidana Tabrakan Maut Jadi Staf Ahli Hukum

Profil Bupati Pandeglang: Lantik Tersangka Pidana Tabrakan Maut Jadi Staf Ahli Hukum

Lifestyle | Senin, 01 Juni 2026 | 16:40 WIB

Dikomentari Negatif, Pacar Baru Pratama Arhan Balas Lebih Tajam: Bapakmu Pemain!

Dikomentari Negatif, Pacar Baru Pratama Arhan Balas Lebih Tajam: Bapakmu Pemain!

Entertainment | Jum'at, 29 Mei 2026 | 09:14 WIB

Terkini

Tak Cukup Skincare, Kolagen Jadi Kunci Kulit Sehat dan Awet Muda dari Dalam

Tak Cukup Skincare, Kolagen Jadi Kunci Kulit Sehat dan Awet Muda dari Dalam

Lifestyle | Sabtu, 06 Juni 2026 | 22:31 WIB

80 Persen Orang Indonesia Pilih Emas Saat Kondisi Tak Menentu, Tapi Literasinya Masih Jadi Tantangan

80 Persen Orang Indonesia Pilih Emas Saat Kondisi Tak Menentu, Tapi Literasinya Masih Jadi Tantangan

Lifestyle | Sabtu, 06 Juni 2026 | 21:23 WIB

5 Shio Paling Hoki pada 7 Juni 2026: Finansial Untung dan Karier Melejit!

5 Shio Paling Hoki pada 7 Juni 2026: Finansial Untung dan Karier Melejit!

Lifestyle | Sabtu, 06 Juni 2026 | 19:45 WIB

4 Bedak Tabur dengan Rating Sempurna untuk Menahan Kilap Wajah di Kulit Berminyak

4 Bedak Tabur dengan Rating Sempurna untuk Menahan Kilap Wajah di Kulit Berminyak

Lifestyle | Sabtu, 06 Juni 2026 | 19:08 WIB

3 Lipstik Ombre Terbaik untuk Bibir Gelap sesuai Review dan Harga

3 Lipstik Ombre Terbaik untuk Bibir Gelap sesuai Review dan Harga

Lifestyle | Sabtu, 06 Juni 2026 | 19:05 WIB

Kenapa Tuan Rumah Piala Dunia 2026 di 3 Negara?

Kenapa Tuan Rumah Piala Dunia 2026 di 3 Negara?

Lifestyle | Sabtu, 06 Juni 2026 | 18:05 WIB

5 Adidas Samba Jane untuk Jalan Seharian Tanpa Pegal dan OOTD Keren

5 Adidas Samba Jane untuk Jalan Seharian Tanpa Pegal dan OOTD Keren

Lifestyle | Sabtu, 06 Juni 2026 | 17:25 WIB

3 Shio Paling Beruntung dan Tajir Melintir Pekan Depan 8-14 Juni 2026

3 Shio Paling Beruntung dan Tajir Melintir Pekan Depan 8-14 Juni 2026

Lifestyle | Sabtu, 06 Juni 2026 | 17:04 WIB

Chatib Basri Anak Siapa? Dirumorkan Jadi Menkeu Gantikan Purbaya

Chatib Basri Anak Siapa? Dirumorkan Jadi Menkeu Gantikan Purbaya

Lifestyle | Sabtu, 06 Juni 2026 | 16:25 WIB

5 Color Corrector Terbaik untuk Tutupi Mata Panda dan Samarkan Bekas Jerawat

5 Color Corrector Terbaik untuk Tutupi Mata Panda dan Samarkan Bekas Jerawat

Lifestyle | Sabtu, 06 Juni 2026 | 15:18 WIB