Unik, 21 Pengantin Nikah Bareng Dalam Pesawat

Ririn Indriani

Senin, 04 April 2016 | 13:28 WIB
Unik, 21 Pengantin Nikah Bareng Dalam Pesawat
Ilustrasi pernikahan. (Shutterstock)

Suara.com - Sebanyak 21 pasang pengantin melangsungkan pernikahan di dalam pesawat terbang bertajuk 'Nikah Bareng Angkasa dan Donor Darah Cinta' di Sekolah Tinggi Teknologi Kedirgantaraan Yogyakarta, Jalan Parangtritis Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, Senin (4/4/2016).

"Sebanyak 21 pasang pengantin yang mengucapkan janji suci di dalam pesawat boeing 737 seri 200 ini sebagai rangkaian Hari Ulang Tahun (HUT) ke-21 STTKD (Sekolah Tinggi Teknologi Kedirgantaraan) Yogyakarta," kata Ketua Pelaksana Nikah Bareng, Ryan Budi Nuryanto di sela kegiatan tersebut di STTKD Yogyakarta.

Menurut dia, acara yang digelar bekerja sama dengan Forum Taaruf Indonesia (Fortais) Sewon Bantul, Kampus STTKD Yogyakarta, Paguyuban Rias Kinasih Yogja, serta beberapa pihak terkait yang didukung Pemda DIY dan PMI Bantul ini mengambil tema Menjelajah Cinta Nusantara.

Ryan yang juga Ketua Fortais ini mengatakan, konsep nikah 'wedding in the plane' diambil, karena para peserta nikah bareng ingin mengikat janji suci di pesawat STTKD lengkap dengan pilot dan pramugari secara bergantian, untuk kemudian dilanjutkan dengan pesta rakyat atau angkringan.

"Hal ini adalah pertama di dunia dan akan terkenang sepanjang sejarah, pernikahan ini membawa Misi Kebangsaan, Misi Kemanusiaan, Misi Pariwisata, sebagai perekat persatuan di tengah-tengah keberagaman," katanya.

Menurut dia, ke-21 pasang pengantin ini berasal dari Indramayu Jawa Barat, Cilacap Jawa Tengah, Banyuasin Sumatera Selatan dan DIY, dengan 11 pasang melakukan ijab kabul dan 10 pasangan difabel melakukan tasyakuran menikah. Pasangan yang ijab kabul hasil dari acara kontak jodoh Fortais bulan lalu.

"Selain manten mendapatkan mahar seperangkat alat salat dan uang tunai Rp21.000, ke 21 manten mendapatkan mahar satu set kosmetok, perawatan Spa dan bulan madu di hotel berbintang di DIY," kata Ryan.

Sementara itu, usai Nikah Bareng kegiatan dilanjutkan dengan donor darah oleh PMI Bantul dengan target 100 kantong darah dari masyarakat umum dan mahasiswa, sehingga diharapkan di tengah-tengah kebahagiaan baik pengantin maupun tamu dapat ikut berbagi untuk misi kemanusiaan.

"Harapannya ini bisa menjadi gerakan nasional, di mana ada pesta pernikahan di situ ada kegiatan donor darahnya, sehingga cinta mereka sampai tetes darah penghabisan sampai akhir hayat," katanya.

Sementara itu, menurut dia, salah satu acara pendukung Nikah Bareng yaitu kontak jodoh akan dilaksanakan pada 17 April dan 15 Mei 2016, atau tiap hari Minggu di minggu ketiga tiap bulan di Kecamatan Sewon, acara tersebut terbuka untuk umum dan gratis se-Indonesia bahkan luar negeri.

"Kegiatan ini untuk menciptakan keluarga dan generasi penerus yang cinta Indonesia, sehingga tertanam semangat nilai-nilai perjuangan dan kemanusiaan sekaligus ikut mewujudkan semangat kebangsaan dalam membina keluarga menuju Indonesia Sejahtera," katanya. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

'Biro Jodoh' Ini Hanya Menggelar Pernikahan Unik

'Biro Jodoh' Ini Hanya Menggelar Pernikahan Unik

Lifestyle | Senin, 23 Maret 2015 | 20:03 WIB

Terkini

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:28 WIB

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:12 WIB

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Bola | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Bogor | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Banten | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:49 WIB

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:37 WIB

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

Bri | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:28 WIB

×