5 Tradisi Perayaan Lebaran Unik di Indonesia

Madinah

Kamis, 16 Juni 2016 | 00:01 WIB
5 Tradisi Perayaan Lebaran Unik di Indonesia
Arak-arakan Gunungan pada saat Grebeg Syawal di Yogyakarta. (Sumber: Yan Arief Purwanto/Flickr)

Suara.com - Beragam budaya di Indonesia turut mempengaruhi banyaknya tradisi yang ada, termasuk tradisi khas Lebaran. Sejumlah daerah di Nusantara memiliki tradisi Lebaran yang berbeda seperti Bakar Gunung Api di Bengkulu, menembakkan meriam karbit di Pontianak, dan menyusun lampu minyak membentuk formasi tertentu di Gorontalo.

Tradisi Lebaran ini juga bisa menjadi hiburan tersendiri bagi Anda yang mudik ke daerah-daerah tersebut. Bersama keluarga, Anda bisa melakukan liburan singkat dengan menikmati festival yang diselenggarakan atau ikut berpartisipasi dalam kegiatan yang ada. Berikut lima tradisi unik khas Lebaran yang berhasil dirangkum untuk Anda:

1. Grebeg Syawal di Yogyakarta

Tradisi di Yogyakarta memang juara! Grebeg atau sedekah raja merupakan sebuah tradisi wajib di sini. Sedikitnya, ada tiga grebeg yang diadakan tiap tahunnya, yaitu Grebeg Syawal, Grebeg Maulud, dan Grebeg Besar. Untuk Grebeg Syawal, biasa diselenggarakan pada tanggal 1 Syawal atau bertepatan dengan hari pertama Lebaran.

Grebeg Syawal disebut juga sebagai sedekah Sri Sultan, jadi tak mengherankan jika salah satu komponen wajib dalam grebeg adalah gunungan.

Gunungan ini merupakan hasil bumi yang disusun mengerucut layaknya sebuah gunung dan diarak oleh abdi dalem mengelilingi kawasan keraton, alun-alun, dan Masjid Agung. Selanjutnya, isi gunungan yang terdiri dari nasi, kacang, dan beragam hasil bumi lainnya ini akan diperebutkan oleh warga Yogyakarta juga turis yang datang untuk menyaksikan Grebeg Syawal.

2. Tumbilotohe di Gorontalo

Tiga hari menjelang Lebaran, Gorontalo menyajikan pemandangan yang berbeda. Hampir seluruh kawasan Gorontalo diterangi lampu minyak, mulai dari halaman masjid, rumah warga, gedung pemerintahan, sampai tepi jalan raya. Tradisi ini disebut dengan Tumbilotohe yang dalam bahasa setempat berarti “memasang lampu”.

Berabad-abad yang lalu saat belum ada listrik, warga Gorontalo secara sukarela memasang lampu minyak di depan rumah dan di jalan. Hal ini dilakukan untuk mempermudah orang-orang yang ingin berangkat ke masjid di malam hari atau yang ingin membagikan zakat fitrahnya.

Sekarang, tradisi ini tetap dilakukan, bahkan dengan lebih meriah karena lampu minyak akan disusun sedemikian rupa hingga membentuk beragam formasi, seperti masjid, ketupat, dan Al Quran.

3. Ronjok Sayak di Bengkulu

Di Bengkulu, Lebaran dirayakan dengan membakar gunung api. Tak perlu kaget, warga tidak benar-benar membakar gunung, melainkan susunan batok kelapa kering yang dibuat tinggi menjulang. Tradisi unik ini disebut dengan Ronjok Sayak. Pada malam takbiran, warga melakukan aksi bakar gunung api di depan rumah.

Ronjok Sayak biasa dilakukan oleh suku Serawai. Menurut kepercayaan setempat, batok kelapa yang disusun dan dibakar merupakan tanda ucapan syukur pada Tuhan sekaligus sarana mengirim doa untuk arwah sanak keluarga yang telah meninggal. Setelah acara bakar-bakaran, warga akan mengirim makanan untuk para tetangga dan kerabat dekat.

4. Meugang di Aceh

Di Aceh, tradisi sembelih kambing dan sapi tidak hanya dilaksanakan pada Hari Raya Idul Adha. Pada saat Lebaran, warga Aceh, mulai dari yang tinggal di kampung sampai kota, ramai-ramai menyembelih kambing dan sapi sebagai ucapan rasa syukur dipertemukan kembali dengan Hari Raya Idul Fitri.

Meugang biasa dilakukan di masjid setempat. Daging hasil penyembelihan kemudian dimasak beramai-ramai dan dibagikan kepada kaum duafa. Tradisi ini terus dilaksanakan sampai sekarang untuk menjaga kerukunan antar warga Tanah Rencong.

5. Festival Meriam Karbit di Pontianak

Pontianak menjadi salah satu kota dengan perayaan Lebaran paling meriah di Indonesia. Jika di sebagian kota atau daerah menyalakan petasan dilarang, Pemerintah Kota Pontianak malah memberi fasilitas bagi warganya. Setiap tahun, pemerintah setempat mengadakan Festival Meriam Karbit yang diselenggarakan dari H-3 sampai H+3 Lebaran.

Di tepi Sungai Kapuas, tepatnya di Jalan Imam Bonjol, akan berjejer meriam karbit raksasa buatan warga yang berpartisipasi. Setiap meriam terbuat dari kayu dengan diameter 50 cm dan panjang mencapai 4 M. Jika dinyalakan, suara meriam karbit ini bisa terdengar hingga radius 5 km!

Anda tidak mudik di Lebaran 2016 ini tapi ingin ikut merasakan kemeriahannya? Datang saja ke daerah-daerah di atas untuk menyaksikan sederet tradisi unik tersebut. Khawatir dengan harga tiket pesawat yang melambung di masa mudik? Tenang. Traveloka punya banyak promo menarik yang ditawarkan agar Anda tetap bisa terbang dan bebas cemas akan harga tiket.

Artikel ini bekerjasama dengan Traveloka 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Bepergian Bebas Cemas dengan Aplikasi Traveloka

Bepergian Bebas Cemas dengan Aplikasi Traveloka

Lifestyle | Jum'at, 04 Maret 2016 | 00:01 WIB

Bepergian Bebas Cemas dengan Aplikasi Traveloka

Bepergian Bebas Cemas dengan Aplikasi Traveloka

Lifestyle | Jum'at, 04 Maret 2016 | 00:01 WIB

Langkah Mudah Refund Tiket Pesawat Garuda Indonesia

Langkah Mudah Refund Tiket Pesawat Garuda Indonesia

Lifestyle | Senin, 29 Februari 2016 | 00:01 WIB

Langkah Mudah Refund Tiket Pesawat Garuda Indonesia

Langkah Mudah Refund Tiket Pesawat Garuda Indonesia

Lifestyle | Senin, 29 Februari 2016 | 00:01 WIB

Tiger Air, Pelayanan yang Tak Seminim Bujetnya

Tiger Air, Pelayanan yang Tak Seminim Bujetnya

Lifestyle | Jum'at, 26 Februari 2016 | 00:01 WIB

Prosedur Simpel bagi yang Pertama Kali Naik Pesawat

Prosedur Simpel bagi yang Pertama Kali Naik Pesawat

Lifestyle | Rabu, 24 Februari 2016 | 00:01 WIB

Terkini

Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Febrie Adriansyah Tak Ditahan

Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Febrie Adriansyah Tak Ditahan

News | Sabtu, 18 Juli 2026 | 00:00 WIB

Prabowo Pasang Badan untuk Petani, Minta Pengkritik Harga Beras Tanam Padi Sendiri

Prabowo Pasang Badan untuk Petani, Minta Pengkritik Harga Beras Tanam Padi Sendiri

Banten | Jum'at, 17 Juli 2026 | 23:55 WIB

Hotman Paris: Rumah Sentul Milik Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Tapi Isinya Milik Orang Lain

Hotman Paris: Rumah Sentul Milik Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Tapi Isinya Milik Orang Lain

Bogor | Jum'at, 17 Juli 2026 | 23:45 WIB

Didampingi Hotman Paris, Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Lolos dari Penahanan Usai Diperiksa 10 Jam

Didampingi Hotman Paris, Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Lolos dari Penahanan Usai Diperiksa 10 Jam

Jabar | Jum'at, 17 Juli 2026 | 23:04 WIB

Dosen UGM Diancam Sebar Data Pribadi hingga Dilacak Lewat Google Maps Usai Kritik Menteri PU

Dosen UGM Diancam Sebar Data Pribadi hingga Dilacak Lewat Google Maps Usai Kritik Menteri PU

News | Jum'at, 17 Juli 2026 | 23:03 WIB

Hadiri Rakorwil PSI Bengkulu, Kaesang Pangarep: Masa Gajah Kalah dari yang Lain?

Hadiri Rakorwil PSI Bengkulu, Kaesang Pangarep: Masa Gajah Kalah dari yang Lain?

News | Jum'at, 17 Juli 2026 | 22:59 WIB

Balita Tewas Diduga Dianiaya Ibu Tiri, Kemen PPPA Usul Asesmen Pengasuhan Sebelum Menikah

Balita Tewas Diduga Dianiaya Ibu Tiri, Kemen PPPA Usul Asesmen Pengasuhan Sebelum Menikah

News | Jum'at, 17 Juli 2026 | 22:57 WIB

Terekam CCTV dan Viral di Medsos, Remaja Pengancam Pakai Golok di Citeureup Diringkus Polisi

Terekam CCTV dan Viral di Medsos, Remaja Pengancam Pakai Golok di Citeureup Diringkus Polisi

Bogor | Jum'at, 17 Juli 2026 | 22:56 WIB

Terima Bos Blueray Divonis 2 Tahun Penjara, KPK Ogah Ajukan Banding

Terima Bos Blueray Divonis 2 Tahun Penjara, KPK Ogah Ajukan Banding

News | Jum'at, 17 Juli 2026 | 22:45 WIB

IPC TPK Catat Arus Peti Kemas Tumbuh 7 Persen Sepanjang Semester I 2026

IPC TPK Catat Arus Peti Kemas Tumbuh 7 Persen Sepanjang Semester I 2026

Bisnis | Jum'at, 17 Juli 2026 | 22:37 WIB

×