Pokemon Go Akan Hadir di Monas dan Kota Tua

Ririn Indriani

Minggu, 17 Juli 2016 | 14:08 WIB
Pokemon Go Akan Hadir di Monas dan Kota Tua
Logo aplikasi Pokemon GO yang akan diluncurkan pada 2016 (Screenshot YouTube/The Official Pokemon Channel).

Suara.com - Permainan (game) Pokemon Go, yang saat ini tengah menjangkiti segala usia, telah tersedia di beberapa lokasi di Jakarta. Pemerintah provinsi (pemprov) DKI Jakarta telah menangkap fenomena ini dan menjadikannya sebagai peluang memasarkan pariwisata.

Rencananya, Google akan segera digandeng untuk membangun aplikasi Pokemon Go di kawasan Balai Kota dan beberapa lokasi wisata lainnya di Jakarta.

Dalam kurun waktu satu pekan setelah dirilis, aplikasi permainan berbasis augmented reality (realitas tertambah) ini sudah diunduh lebih dari 10 juta akun. Angka ini diketahui dari informasi yang dipasang Google Play Store di aplikasi Pokemon Go.

Google Play Store menyatakan, aplikasi game buatan Niantic dan Nintendo ini telah diinstal oleh sekitar 10 juta-50 juta pengguna.

Sementara itu, Otoritas Florida, Amerika Serikat (AS) disebut sudah memanfaatkan fenomena ini untuk menarik pemain Pokemon Go untuk berkunjung ke tempat-tempat wisatanya. Pengelola wisata di Palm Beach misalnya, sukses mengajak pemain Pokemon Go untuk datang via sosial media (sosmed).

Palm Beach Zoo di West Palm Beach, hingga Museum Morikami di Pantai Delray juga tak mau ketinggalan. Dua destinasi wisata ini juga memanfaatkan demam Pokemon Go untuk menarik wisatawan.

Responsnya ternyata positif. Selain kreatif, mencari Pokemon di tempat wisata dinilai jauh lebih aman ketimbang di jalan. Para pencari Pokemon bahkan bisa terhibur, karena melihat atraksi dan koleksi yang ada.

Saat ini, belum ada data yang secara jelas menyatakan berapa banyak pengguna Pokemon Go di destinasi wisata secara pasti, tapi GSMArena.com memperkirakan, sudah ada sekitar 20 persen pengguna aktif Pokemon Go di AS yang berpetualang di sejumlah destinasi wisata. Padahal, kerjasamanya pun belum genap sepekan dilakukan.

Siap-siap Gandeng Google
Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Jakarta Smart City, Setiaji, menyatakan, DKI Jakarta mulai menyiapkan kuda-kuda untuk menggandeng Google. Kerja samanya akan mengarah pada wisata di Balai Kota dan lokasi wisata lain di Jakarta.

“Kalau hasilnya positif, kenapa nggak dilakukan? Aplikasinya, kan di bawah Google. Sekalian bangun partnership (kegiatan kerja sama) dengan mereka. Kita dorong seluruh pengguna Pokemon di Jakarta dan sekitarnya untuk ke Balai Kota dan tempat-tempat wisata lainnya,” ujar Setiaji, Jakarta, Jumat (15/7/2016).

Adapun bentuk kerja samanya sendiri sudah mulai dirancang. Nantinya, kawasan Balai Kota akan disulap menjadi tempat battle (pertempuran) Pokemon. Pekan depan, Google akan diundang untuk membahas hal ini.

“Monas juga bisa jadi tempat perburuan. Kota Tua, Fatahillah, museum-museum yang ada di Kota Tua hingga Pelabuhan Sunda Kelapa,” urai Setiaji.

Dan jangan takut kelelahan, karena di kawasan Kota Tua, ada jasa penyewaan sepeda ontel. Bagi yang lapar atau haus, ada juga kuliner khas Jakarta yang bisa dinikmati, mulai dari kerak telor hingga es selendang mayang.

“Yang penting tetap awasi jalan sekitar, terutama saat kondisi ramai. Rinciannya akan segera dibahas dengan pihak Google pekan depan,” ujar Setiaji.

Sementara itu, Menteri Pariwisata (Menpar), Arief Yahya menyebut, fenomena Pokemon Go ini cukup menggema di mana-mana.

"Bagus banget, beberapa destinasi pariwisata di Jakarta juga ditempatkan dalam perburuan Pokemon Go. Makin banyak tempat, makin bagus untuk mempromosikan Wonderful Indonesia," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Terkini

Digaji Rakyat tapi Maling, Birokrat dan BUMN Nakal Siap-siap Kena Sikat

Digaji Rakyat tapi Maling, Birokrat dan BUMN Nakal Siap-siap Kena Sikat

News | Sabtu, 18 Juli 2026 | 00:23 WIB

Rumah Sentul Jadi Materi Pemeriksaan, Febrie Klaim Sudah Dihibahkan ke Anaknya

Rumah Sentul Jadi Materi Pemeriksaan, Febrie Klaim Sudah Dihibahkan ke Anaknya

News | Sabtu, 18 Juli 2026 | 00:13 WIB

Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Febrie Adriansyah Tak Ditahan

Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Febrie Adriansyah Tak Ditahan

News | Sabtu, 18 Juli 2026 | 00:00 WIB

Prabowo Pasang Badan untuk Petani, Minta Pengkritik Harga Beras Tanam Padi Sendiri

Prabowo Pasang Badan untuk Petani, Minta Pengkritik Harga Beras Tanam Padi Sendiri

Banten | Jum'at, 17 Juli 2026 | 23:55 WIB

Hotman Paris: Rumah Sentul Milik Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Tapi Isinya Milik Orang Lain

Hotman Paris: Rumah Sentul Milik Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Tapi Isinya Milik Orang Lain

Bogor | Jum'at, 17 Juli 2026 | 23:45 WIB

Didampingi Hotman Paris, Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Lolos dari Penahanan Usai Diperiksa 10 Jam

Didampingi Hotman Paris, Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Lolos dari Penahanan Usai Diperiksa 10 Jam

Jabar | Jum'at, 17 Juli 2026 | 23:04 WIB

Dosen UGM Diancam Sebar Data Pribadi hingga Dilacak Lewat Google Maps Usai Kritik Menteri PU

Dosen UGM Diancam Sebar Data Pribadi hingga Dilacak Lewat Google Maps Usai Kritik Menteri PU

News | Jum'at, 17 Juli 2026 | 23:03 WIB

Hadiri Rakorwil PSI Bengkulu, Kaesang Pangarep: Masa Gajah Kalah dari yang Lain?

Hadiri Rakorwil PSI Bengkulu, Kaesang Pangarep: Masa Gajah Kalah dari yang Lain?

News | Jum'at, 17 Juli 2026 | 22:59 WIB

Balita Tewas Diduga Dianiaya Ibu Tiri, Kemen PPPA Usul Asesmen Pengasuhan Sebelum Menikah

Balita Tewas Diduga Dianiaya Ibu Tiri, Kemen PPPA Usul Asesmen Pengasuhan Sebelum Menikah

News | Jum'at, 17 Juli 2026 | 22:57 WIB

Terekam CCTV dan Viral di Medsos, Remaja Pengancam Pakai Golok di Citeureup Diringkus Polisi

Terekam CCTV dan Viral di Medsos, Remaja Pengancam Pakai Golok di Citeureup Diringkus Polisi

Bogor | Jum'at, 17 Juli 2026 | 22:56 WIB

×