Ini 4 Kebiasaan yang Harus Dihindari Pimpinan Perusahaan

Angelina Donna

Kamis, 21 Juli 2016 | 19:27 WIB
Ini 4 Kebiasaan yang Harus Dihindari Pimpinan Perusahaan
Ilustrasi (pixabay)

Suara.com - Menjadi atasan artinya Anda harus memiliki pengetahuan, pengalaman serta sikap wibawa seorang pemimpin. Jika diterapkan dengan benar ketiga hal tersebut Anda pun bisa menjadi seorang pemimpin yang baik dan tentunya disukai oleh bawahan.

Namun demikian saat ini masih banyak para pemimpin yang menghiraukan hal-hal penting yang mempengaruhi nilai lebih dan berpotensi disukai oleh bawahan. Lewat artikel ini, Chandra Ming, CEO Karirpad membahas 4 kebiasaan yang baiknya dihindari oleh pemimpin di perusahaan.

Tidak mengerti pekerjaan
Tentunya menjadi penting bagi seorang pemimpin untuk memiliki pengetahuan dan pengalaman yang cukup terkait dengan pekerjaan, dengan demikian saat menyampaikan dan memandu bawahan semua poin-poin penting yang disampaikan bisa diterima dengan baik dan tentunya menghasilkan sebuah pekerjaan yang baik. Menjadi salah besar ketika pemimpin tidak mengerti dan cenderung menyalahkan bawahan ketika pekerjaan yang ada tidak berakhir dengan baik.

“Bagi Anda yang sudah siap dan memiliki potensi untuk menjadi pemimpin, pastikan Anda sudah memiliki wawasan dan pengetahuan yang cukup dan tentunya diperlukan untuk menjadi seorang pemimpin”, pesan Chandra Ming.

Perlakukan bawahan dengan buruk
menjadi pemimpin artinya Anda harus memperlakukan bawahan dengan rasa hormat, adil dan jujur. Hindari kebiasaan menyalahkan, mengucilkan dan melemparkan kemarahan yang tidak mendasar kepada bawahan. Ketika bawahan Anda memiliki kelemahan coba berikan panduan serta mentoring untuk bisa bekerja dengan baik.

Dengan demikian bawahan Anda akan merasa diperhatikan dan mendapatkan dukungan dari pimpinan. Idealnya adalah pimpinan bisa memperlakukan semua bawahan dengan rasa hormat dan adil kepada semua bawahan, dengan demikian akan tercipta suasana kerja yang positif dan menyenangkan di tempat kerja. 


Pekerjaan hanya untuk Anda
Pemimpin yang buruk adalah pemimpin yang bersifat egois dan sepenuhnya memfokuskan pekerjaan serta perhatian hanya untuk mereka. Hal ini tentunya merupakan sikap buruk dan negatif yang dimiliki oleh pimpinan. Idealnya adalah pekerjaan yang ada merupakan hasil dari team work dan pemimpin yang bijak baiknya memberikan penghargaan serta rewards kepada bawahan yang telah berhasil memberikan kontribusi lebih kepada perusahaan.

Pemimpin yang menyebalkan
Pemimpin yang baik adalah mereka yang bisa memberikan sikap yang baik dan menyenangkan kepada bawahan. Jika saat ini Anda adalah seorang pemimpin yang kerap memperlakukan buruk bawahan Anda seperti memaki, memberikan pekerjaan berlebihan dan menuntut hasil yang berlebihan sikap seperti ini bisa menjadikan Anda seorang pemimpin yang buruk.

Published by

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Langkah Merekrut Kandidat Berkualitas

Langkah Merekrut Kandidat Berkualitas

Lifestyle | Rabu, 20 Juli 2016 | 18:59 WIB

Keuntungan Mempekerjakan Tenaga Kerja Millenial

Keuntungan Mempekerjakan Tenaga Kerja Millenial

Lifestyle | Sabtu, 09 Juli 2016 | 19:30 WIB

5 Kiat Sukses Tingkatkan Karier Anda

5 Kiat Sukses Tingkatkan Karier Anda

Lifestyle | Jum'at, 08 Juli 2016 | 19:20 WIB

5 Alasan Social Media Membantu Perusahaan Anda

5 Alasan Social Media Membantu Perusahaan Anda

Tekno | Rabu, 06 Juli 2016 | 19:25 WIB

Cara Bijak Menggunakan Uang THR

Cara Bijak Menggunakan Uang THR

Lifestyle | Selasa, 05 Juli 2016 | 19:25 WIB

Manfaatkan Kritikan Jadi Motivasi Kerja

Manfaatkan Kritikan Jadi Motivasi Kerja

Lifestyle | Senin, 04 Juli 2016 | 19:20 WIB

Terkini

Jejak Dini Hari di TPA Galuga, Kala Bupati Bogor dan Tim Gabungan Bertarung Menundukkan Bara Api

Jejak Dini Hari di TPA Galuga, Kala Bupati Bogor dan Tim Gabungan Bertarung Menundukkan Bara Api

Jabar | Senin, 14 September 2026 | 02:22 WIB

Minifootball Asia Bergulir di Jakarta, 10 Negara Bersaing jadi yang Terbaik

Minifootball Asia Bergulir di Jakarta, 10 Negara Bersaing jadi yang Terbaik

Bola | Senin, 14 September 2026 | 00:29 WIB

Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit

Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit

Sumsel | Minggu, 13 September 2026 | 23:10 WIB

Kabut Jadi Kendala, Pencarian 5 Jurnalis-3 Kru Kapal Hilang di GAK Masih Nihil

Kabut Jadi Kendala, Pencarian 5 Jurnalis-3 Kru Kapal Hilang di GAK Masih Nihil

Banten | Minggu, 13 September 2026 | 21:43 WIB

Kapal Virgo Transport 8 Terbalik, Tim SAR Perketat Pencarian via Udara

Kapal Virgo Transport 8 Terbalik, Tim SAR Perketat Pencarian via Udara

News | Minggu, 13 September 2026 | 21:20 WIB

Emil Audero Orang Indonesia Pertama Lawan Real Madrid, Pelatih Rayo Puji Setinggi Langit

Emil Audero Orang Indonesia Pertama Lawan Real Madrid, Pelatih Rayo Puji Setinggi Langit

Bola | Minggu, 13 September 2026 | 21:13 WIB

36 Peraih Super Tiket PB Djarum 2026 Bersiap Jalani Karantina, Mentalitas Diuji

36 Peraih Super Tiket PB Djarum 2026 Bersiap Jalani Karantina, Mentalitas Diuji

Sport | Minggu, 13 September 2026 | 21:13 WIB

Piala Soeratin Jabar 2026 Tuntas, Sepakbola Dipadukan dengan Wisata, Budaya hingga UMKM

Piala Soeratin Jabar 2026 Tuntas, Sepakbola Dipadukan dengan Wisata, Budaya hingga UMKM

Bola | Minggu, 13 September 2026 | 21:13 WIB

Geely Panda Mini Dijual Rp115 Juta, Harga Mobil Listrik Seken Bisa Ambruk

Geely Panda Mini Dijual Rp115 Juta, Harga Mobil Listrik Seken Bisa Ambruk

Otomotif | Minggu, 13 September 2026 | 21:00 WIB

Cara Pesan Tiket Liga Indonesia Seharga Rp1 Lewat BRImo

Cara Pesan Tiket Liga Indonesia Seharga Rp1 Lewat BRImo

Bri | Minggu, 13 September 2026 | 20:41 WIB

×