Festival Cheng Ho Semarang Dipromosikan ke Tiongkok

Yazir Farouk

Sabtu, 23 Juli 2016 | 14:02 WIB
Festival Cheng Ho Semarang Dipromosikan ke Tiongkok
Menpar Arief Yahya berdandan ala Kaisar Ming [Kemenpar]

Suara.com - Menteri Pariwisata (Menpar), Arief Yahya selalu mengingatkan agar jajarannya selalu out world looking (melihat lebih luas), termasuk dalam even tahunan perayaan napak tilas Laksamana Cheng Ho, yang dikemas dalam Pesona Budaya Cheng Ho di Semarang, Jawa Tengah. Acara ini akan berlangsung 30-31 Juli 2016.

"Event yang besar, bagus, akan sempurna jika mendatangkan wisman (wisatawan mancanegara)," katanya di Jakarta, beberapa waktu lalu.

Dia menyebut, festival-festival kecil di Thailand, Malaysia, Singapura, Korea, dan Hongkong selalu dikemas dan dipromosikan ke mancanegara, dan mampu mendatangkan wisman. Kelas Festival Pesona Budaya Cheng Ho sendiri sudah bisa dipromosikan ke Negeri Tirai Bambu.

"Apalagi even ini sudah tergolong lama, mengakar, dan gaungnya sampai Tiongkok," kata Arief, yang tahun lalu sempat hadir dan mengenakan pakaian tradisional kebesaran Cheng Ho itu.

"Betul Pak Menteri, dari tahun ke tahun, acaranya tak pernah sepi. Tahun ini, warga Fujian hingga Tiongkok Selatan bakal hadir menyaksikan agenda yang sudah memasuki edisi ke-611 ini," ucap Staf Ahli Menteri Pariwisata Bidang Multikultur Kementerian Pariwisata (Kemenpar), Hari Untoro Dradjat, Jakarta, Jumat (22/7/2016).

Menurutnya, di Tiongkok, jika dihitung outbound tourism (turis ke luar negeri)-nya hanya 120 juta orang, sedang inbound (dalam negeri)-nya 130 juta orang. Potensinya cukup besar untuk pariwisata, sementara yang masuk ke Indonesia pada 2015, baru 1 persen saja.

Cheng Ho Lintasi 10 Pesisir Pantai Indonesia

Jalur Samudera Laksamana Cheng Ho ada di 10 pesisir pantai di Indonesia, mulai dari Aceh, Kepulauan Riau (Kepri), Bangka-Belitung, Palembang, Banten, Jakarta, Cirebon, Semarang, Tuban, Surabaya, sampai ke Bali. Jalur ini belum begitu popular, masih kalah dengan silk road atau jalur sutera yang melintasi daratan Tiongkok ke arah barat, sampai Eropa.

Jalur Admiral Cheng Ho tersebut sebenarnya sudah diluncurkan di Aceh, pada 13 Desember 2015. Laksamana Cheng Ho adalah seorang Muslim, yang nama Islamnya Haji Mahmud Syams. Dia berdagang dan melakukan pertukaran kebudayaan.

Cheng Ho membawa kapal terbesar di abad 15, dengan ukuran panjang 138 meter (m) dan lebar 56 m. Ukuran itu lima kali lebih besar dibandingkan dengan kapal yang pernah dibawa Christopher Colombus, penemu Benua Amerika.

Ada sumber lain yang menyebutkan, bahwa awal abad ke 15 itu, Laksamana Cheng Ho yang berasal dari Dinasti Ming, bersama kapal hartanya, melakukan pelayaran bersejarah mencari apa yang disebut air liur naga dan kayu sepang. Ada yang menyebutnya sebagai Jili Dimen, sembilan pulau di timur. Di antara titik-titik persinggahan itu, yang paling dikenal adalah di Simongan, Gedung Batu, Semarang, tempat pelaksanaan Pesona Laksamana Cheng Ho 2016.

"Salah satu yang diminati wisatawan Tiongkok adalah kebudayaan, selain alam pantainya. Sekarang, yang sedang naik daun di kalangan anak-anak mudanya adalah diving (menyelam) dan snorkeling (menikmati keindahan bawah laut). Mereka punya kebiasaan untuk datang ke di wilayah yang budayanya punya kesamaan," tambah Hari.

Fakta sejarah yang tidak bisa dihilangkan adalah hubungan kemitraan Indonesia dengan Tiongkok, yang sudah berjalan ratusan tahun. Persisnya, Hari menyebut angka enam abad lebih. Kala itu, Kerajaan Sriwijaya dan Majapahit hidup di Nusantara.  

"Ini tonggak sejarah yang amat penting bagi pariwisata nasional saat ini. Kita napak tilas, mengenang jejak warisan sejarah maritim dunia dengan jalur samudera Cheng Ho. Itu yang akan kami promosikan. Mereka bisa berwisata budaya lewat Pesona Budaya Cheng Ho di Semarang," jelas Hari.

Ada banyak hal yang bisa dinikmati di Pesona Budaya Cheng Ho, Semarang, seperti ritual sembahyangan, malam budaya, seminar, hingga business meeting (pertemuan bisnis). Ada juga kirab budaya dari Kelenteng Tay Kak Sie ke Kelenteng Sam Poo Kong. Pada saat kirab nanti, ribuan warga diprediksi akan hadir memeriahkan pawai sejauh 6 kilometer (km) itu.

Perayaan kirab itu nantinya akan memperlihatkan detail-detail perjalanan Laksamana Cheng Ho dengan armadanya, termasuk kisahnya saat memutuskan singgah di Semarang. Akan ada juga penampilan tujuh kesenian daerah yang mengiringi, sebagai bagian dari fakta kuatnya akulturasi budaya Tiongkok dengan budaya lokal Semarang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Galeries Lafayette Tampilkan Wonderful Indonesia

Galeries Lafayette Tampilkan Wonderful Indonesia

Lifestyle | Jum'at, 22 Juli 2016 | 15:30 WIB

Terkini

Digugat di PTUN, Kuasa Hukum Beberkan Rute Pendidikan Wapres Gibran dari O Level hingga S1

Digugat di PTUN, Kuasa Hukum Beberkan Rute Pendidikan Wapres Gibran dari O Level hingga S1

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 06:33 WIB

Dijemput Keluarga dan LBH, 34 Orang Pascademo Ricuh di Malioboro Resmi Dipulangkan

Dijemput Keluarga dan LBH, 34 Orang Pascademo Ricuh di Malioboro Resmi Dipulangkan

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 06:04 WIB

Pasar Bergejolak, Perusahaan Asuransi Putar Otak Buat Produk Perlindungan dan Investasi

Pasar Bergejolak, Perusahaan Asuransi Putar Otak Buat Produk Perlindungan dan Investasi

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 05:57 WIB

QRIS BRI Permudah Transaksi UMKM, Pemilik Depot Yamie di Kutoarjo Ini Rasakan Manfaatnya

QRIS BRI Permudah Transaksi UMKM, Pemilik Depot Yamie di Kutoarjo Ini Rasakan Manfaatnya

Bri | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 05:17 WIB

Hybrid Fitness Race Khusus Perempuan Hadir di Indonesia

Hybrid Fitness Race Khusus Perempuan Hadir di Indonesia

Sport | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:45 WIB

Sumsel United Tak Terkalahkan 4 Laga, Tegar Hening Absen Jelang Derby Sumatera

Sumsel United Tak Terkalahkan 4 Laga, Tegar Hening Absen Jelang Derby Sumatera

Sumsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:42 WIB

Laba PTBA Tembus Rp4,41 Triliun, Pendapatan Naik 12 Persen hingga Kuartal III 2026

Laba PTBA Tembus Rp4,41 Triliun, Pendapatan Naik 12 Persen hingga Kuartal III 2026

Sumsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:31 WIB

Nugroho Herucahyono Dorong Talenta Indonesia Berani Bangun Teknologi untuk Dunia

Nugroho Herucahyono Dorong Talenta Indonesia Berani Bangun Teknologi untuk Dunia

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:17 WIB

35 Tahun Yugoslavia Bubar, Siapa Paling Untung di Sepak Bola? Kroasia dan Serbia Menonjol

35 Tahun Yugoslavia Bubar, Siapa Paling Untung di Sepak Bola? Kroasia dan Serbia Menonjol

Bola | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:10 WIB

Gibran Kalahkan Prabowo di Puncak Elektabilitas, Begini Respon Santai Jokowi

Gibran Kalahkan Prabowo di Puncak Elektabilitas, Begini Respon Santai Jokowi

Surakarta | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:06 WIB

×