Napak Tilas 611 Tahun Cheng Ho di Semarang

Madinah | Suara.com

Senin, 01 Agustus 2016 | 16:01 WIB
Napak Tilas 611 Tahun Cheng Ho di Semarang
Kelenteng Cheng Ho, Semarang, Jawa Tengah. (Foto: Antara/Aditya Pradana Putra)

Suara.com - Rangkaian perayaan 611 tahun kedatangan Admiral Zheng He, atau yang lebih populer dengan sebutan Laksamana Cheng Ho, diawali diskusi “Fasilitasi Pengembangan Wisata Sejarah dan Religi, Cheng Ho dan Warisan Budaya” di Hotel MG Suit, Jalan Gajah Mada, Semarang, Jawa Tengah (Jateng).

Staf Ahli Bidang Multikultur Kementerian Pariwisata (Kemenpar), Hary Untoro Drajad, membuka diskusi yang diikuti para budayawan, sejarahwan, pelaku usaha dan industri, akademisi dan unsur pemerintah itu.

“Memahami sejarah Cheng Ho harus kontekstual, penuh pemaknaan, menengok masa lalu, melihat fakta saat ini, dan memproyeksi masa depan. Bukan hanya text book dan literasi saja,” kata Hary, yang didampingi Asisten Deputi (Asdep) Pengembangan Destinasi Wisata Budaya Kemenpar, Lokot Enda.

Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya,pernah menyebut fakta sejarah bisa dikemas menjadi atraksi pariwisata yang menarik, setelah digabungkan dengan artefak, bukti peninggalan zaman purbakala, legenda atau cerita rakyat. Sejarah bisa dikemas dalam sebuah kisah, yang membuat orang terpikat untuk datang. 

“Itulah mengapa banyak museum di Eropa yang ramai dikunjungi orang. Cerita soal Manneken Pis di Brussels, patung bocah kecil setinggi 61 centimeter di perempatan jalan Belgia, kaya cerita dan membuat orang tertarik datang melihat sendiri patungnya,” kata menpar, beberapa waktu lalu

Kegiatan napak tilas ini juga diramaikan dengan diskusi. Budayawan, Taufik Rahzen bertutur soal implikasi Cheng Ho dan warisan budaya, Remy Sylado berbicara soal intepretasi jalur Samodera Cheng Ho sebagai daya tarik wisata budaya, dan Harjanto Halim, tokoh komunitas Kopi Semawis,  bercerita soal akulturasi budaya Tiongkok Jawa di Kota Semarang.

Petinggi PT Ulam Tiba Halim, produsen minuman, Harjanto Halim, membawa sapu lidi, celana sarung, baju merah bermotif Tiongkok, dan serban Arab dalam acara diskusi. Ketua Komunitas Pecinan Semarang untuk Wisata, atau yang biasa disebut Kopi Semawis itu, mengatakan,

sapu lidi dipakai oleh sekitar 50 orang anggota Kopi Semawis, yang menjadi penyapu di depan arak-arakan Karnaval Cheng Ho dari Kelenteng Tay Kak Sie di Gang Pinggir, ke Kelenteng Sam Poo Kong, di Gedung Batu, Simongan, Semarang.

“Konon, ini punya makna, punya filosofi, untuk membersihkan diri dari segala sengkolo atau hambatan dan persoalan hidup,” ujar Halim.

Halim juga menjelaskan soal Pasar Gang Baru, sebuah pasar tradisional dan tempat favorit di Pecinan, yang direlokasi untuk permukiman orang Tiongkok sejak 1741 oleh Pemerintah Kolonial Belanda. Dulu, masyarakat di Simongan, dekat Sam Poo Kong, dipindahkan di satu tempat, agar Belanda mudah memantaunya.

“Sampai sekarang, Pasar Gang Baru menjadi pasar tradisional paling hidup budayanya,” katanya.

Segala masakan yang berbasis Tiongkok pun banyak ditemukan di sini, seperti Leonpia, atau dalam sebutan Jawa dilafal Lumpia. Ada juga kue moci, wingko babad, dan banyak makanan khas yang berasal dari Tiongkok.

“Sekarang penjual dan pembelinya lebih banyak orang Semarang, berbaur dalam satu budaya di sana,” tambah Halim.

Halim juga melihat akulturasi kuat dalam bidang kesenian, seperti liong dan barongsai yang selalu tampil bersama dalam satu panggung dengan Warak Ngendok. Warak merupakan simbol akulturasi, patung binatang berkepala singa (Tiongkok), berleher panjang (Arab), dan bertubuh seperti kambing (Jawa).

Tiga kebudayaan ini mempengaruhi Kota Semarang dengan sangat kental. “Dan itu hanya keluar saat sebelum bulan puasa tiba, diarak dalam sebuah karnaval sampai ke Masjid Alun-Alun Pasar Johar,” kata Halim, yang juga pemilik Sekolah Karang Turi, Semarang itu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Terkini

5 Pilihan Parfum Pria Lokal: Wanginya Tahan Lama, Cocok Dipakai Sehari-hari

5 Pilihan Parfum Pria Lokal: Wanginya Tahan Lama, Cocok Dipakai Sehari-hari

Lifestyle | Senin, 06 April 2026 | 13:42 WIB

4 Rekomendasi Sunscreen Emina SPF 50 Terbaik untuk Menangkal Sinar UV

4 Rekomendasi Sunscreen Emina SPF 50 Terbaik untuk Menangkal Sinar UV

Lifestyle | Senin, 06 April 2026 | 12:34 WIB

Mengenal Ibadah Alam: Cara Jemaat GKJ Baturetno Menghayati Keluhan Bumi

Mengenal Ibadah Alam: Cara Jemaat GKJ Baturetno Menghayati Keluhan Bumi

Lifestyle | Senin, 06 April 2026 | 12:30 WIB

Apakah Ada Sunscreen untuk Bibir? Ini Penjelasan dan Rekomendasi Lip Balm SPF Terbaik

Apakah Ada Sunscreen untuk Bibir? Ini Penjelasan dan Rekomendasi Lip Balm SPF Terbaik

Lifestyle | Senin, 06 April 2026 | 12:00 WIB

Apakah Retinol Wajah Boleh Dipakai di Bibir? Bukan Pink dan Plumpy, Ini Risiko yang Mengintai

Apakah Retinol Wajah Boleh Dipakai di Bibir? Bukan Pink dan Plumpy, Ini Risiko yang Mengintai

Lifestyle | Senin, 06 April 2026 | 11:50 WIB

Daftar Harga Cushion Glad2Glow Terbaru April 2026 untuk Makeup Glowing

Daftar Harga Cushion Glad2Glow Terbaru April 2026 untuk Makeup Glowing

Lifestyle | Senin, 06 April 2026 | 11:48 WIB

Bansos PKH April 2026 Cair Lebih Cepat? Simak Jadwal Terbaru dari Mensos

Bansos PKH April 2026 Cair Lebih Cepat? Simak Jadwal Terbaru dari Mensos

Lifestyle | Senin, 06 April 2026 | 11:46 WIB

Apakah ASN WFH Dapat Uang Makan? Begini Penjelasan Resminya

Apakah ASN WFH Dapat Uang Makan? Begini Penjelasan Resminya

Lifestyle | Senin, 06 April 2026 | 11:36 WIB

Tinted Sunscreen Wardah vs Facetology Lebih Bagus Mana? Ini yang Cocok Buat Kulit Orang Indonesia

Tinted Sunscreen Wardah vs Facetology Lebih Bagus Mana? Ini yang Cocok Buat Kulit Orang Indonesia

Lifestyle | Senin, 06 April 2026 | 11:29 WIB

Daftar Harga Cushion Wardah Terbaru April 2026 untuk Makeup Flawless

Daftar Harga Cushion Wardah Terbaru April 2026 untuk Makeup Flawless

Lifestyle | Senin, 06 April 2026 | 11:28 WIB