Sebanyak 25 tim yang berasal dari 30 negara datang pada balapan sepeda internasiola sepanjang 1.000 km ini. Sebanyak 19 tim berasal dari luar negeri, dan dari Indonesia sebanyak enam tim. Ke-19 tim luar negeri berasal dari Malaysia, Singapura, Laos, Taiwan, Jepang, Swis, Korea, Australia, Iran, Uni Emirat Arab, Filipina, Hong Kong, dan Kenya. Indonesia diwakili oleh tim nasional Indonesia, Prima Indonesia, BRCC Banyuwangi, SAKB Jawa Barat, dan tim dari Sumbar.
Menteri Pariwisata (Menpar), Arief Yahya, menjelaskan, TdS 2016 menyumbangkan dampak langsung bagi pariwisata Indonesia. “Karena disiarkan di banyak tempat, dilaporkan di banyak media, dan membuat Sumatera Barat semakin populer,” ungkapnya.
Kedua, kata Menpar, soal repeater tourisme yang berasal dari international sport event. “Sekitar 60 persen dari turis yang datang pada even akan datang kembali setelah even, sebelum satu tahun,” katanya.
Sport tourism masuk dalam atraksi man made (karya manusia), yang menyumbangkan 5 persen wisatawan mancanegara (wisman), yang bila dikategorikan lagi menjadi sport event, yang menyumbang 1-2 persen wisman.