Array

Kiat Meraih Skor Tinggi untuk TOEFL

Jum'at, 19 Agustus 2016 | 21:47 WIB
Kiat Meraih Skor Tinggi untuk TOEFL
Ilustrasi. (shutterstock)

Memiliki skor tinggi pada Test Of English as a Foreign Language alias TOEFL maupun IELTS (International English Language Testing System) merupakan salah satu prasyarat untuk diterima di beberapa universitas terkemuka di dunia.

Bahkan kini beberapa perusahaan multinasional maupun BUMN juga menyertakan prasyarat memiliki skor TOEFL atau IELTS tertentu untuk dapat mengikuti seleksi penerimaan pegawai.

Meski bahasa Inggris telah menjadi bahasa asing yang diajarkan di Indonesia sejak pendidikan pra sekolah, tetap saja mengikuti tes kemampuan membaca, menulis, mendengar dan membaca dalam bahasa Inggris ini menjadi masih kelemahan tersendiri bagi sebagian orang.

Andy Fuller selaku Academic Management Consultant EF Indonesia, mengatakan bahwa mempelajari TOEFL memang tak bisa dilakukan 1-2 hari saja. Butuh persiapan matang minimal sebulan sebelumnya.

"Cobalah mulai rajin menonton tayangan  berbasis bahasa Inggris atau mendengarkan radio bahasa Inggris untuk meningkatkan kemampuan mendengarkan. Tingkatkan kosakata atau vocabullary dengan menggunakan bahasa Inggris sebagai percakapan sehari-hari," ujar Andy pada temu media, Kamis (18/8/2016).

Selain memperbanyak penggunaan bahasa Inggris, Ia juga menganjurkan agar seseorang yang ingin mendapatkan skor tinggi pada tes TOEFL atau IELTS untuk rajin berlatih soal-soal serupa yang disediakan secara gratis di internet.

"EF memiliki platform gratis untuk melatih kemampuan bahasa Inggris Anda yang penilaiannya bisa disamakan dengan skor TOEFL. Anda bisa mengaksesnya di www.efset.org," tambah dia.

Ia pun memberikan tips dan trik agar seseorang bisa mendapatkan skor tinggi pada tes kemampuan bahasa Inggris ini. Pertama, dalam sesi reading, fokuslah pada ide utama, ringkasan atau informasi penting yang terdapat di suatu bacaan. Sedangkan pada sesi listening, pahami ide utama, detil penting, dan hubungan antar ide.

"Berlatihlah untuk menjawab hanya dengan sekali mendengarkan," tegasnya.

Lalu pada sesi speaking, hindari menjawab 'ya' atau 'tidak' saja. Tambahkan ide-ide atau pendapat sesuai dengan topik yang dibahas. Kemudian pada sesi writing, tulislah ringkasan yang menjadi topik pembahasan dan buat selengkap mungkin.

"Biasakan untuk berlatih dengan waktu, karena pada saat tes ada tenggat waktu yang diberikan dan biasanya terbatas," pungkasnya.

Sedangkan bagi Anda yang memerlukan bimbingan dari para ahli profesional, mengikuti program persiapan TOEFL atau IELTS yang disediakan lembaga bahasa, bisa jadi pilihan yang tepat.


Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI