Begini Cara Bedakan Batik Tulis dengan Batik Cetak

Ririn Indriani, Firsta Nodia

Minggu, 28 Agustus 2016 | 11:20 WIB
Begini Cara Bedakan Batik Tulis dengan Batik Cetak
Pameran Batik Warisan 2016

Suara.com - Batik merupakan kain tradisional nusantara yang telah diakui dunia. Bahkan kini sebagian besar instansi mewajibkan karyawannya untuk mengenakan pakaian batik pads hari Jumat.

Secara tak langsung permintaan akan batik pun melonjak tajam. Masyarakat berbondong-bondong mencari batik berkualitas yang juga dapat meningkatkan percaya diri.

Namun yang harus Anda tahu, batik terdiri dari beberapa jenis yakni tulis yang membutuhkan kemampuan tangan pengrajin untuk membuat motif, cap, yang menggunakan canting cap untuk mempermudah pembuatannya.

Ada pula batik printing atau cetak yang kini menjamur dengan harga lebih murah, karena proses pembuatan seperti sablon dengan menggunakan motif batik.

Jenis batik yang bervariasi ini tentu dibanderol dengan harga yang berbeda pula. Menurut pengrajin batik dari gerai Oemah Batik Cirebon, Siska, batik tulis cenderung lebih mahal, karena dibuat dengan tangan dan memakan waktu hingga berbulan-bulan lamanya untuk satu kain.

"Kalau batik tulis mulai dari Rp500 ribu sampai Rp 12 juta. Tergantung kesulitan dalam pewarnaan dan detailnya. Pembuatan untuk 1 kain juga bisa sampai 6-8 bulan tergantung cuaca," ujar Siska ketika ditemui pada pameran Warisan 2016.

Sedangkan harga batik cap cenderung lebih murah karena diproduksi secara massal dan memungkinkan motif yang sama sekali produksi. Hal ini tak akan ditemui jika Anda membeli kain batik tulis.

Lalu bagaimana dengan batik cetak? Siska mengatakan bahwa kain batik cetak sebenarnya tak bisa disebut batik. Pasalnya, batik cetak tidak menggunakan lilin panas untuk mewarnai kain sebagaimana dilakukan pada batik tulis maupun cap.

"Dari jenis kain yang digunakan juga bisa terlihat bedanya. Kain batik cetak atau printing cenderung kasar dan terlihat kain murah. Kalau batik tulis atau cap tentu menggunakan kain yang berkualitas sehingga lembut dan nyaman saat dipakai," tambahnya.

Batik cetak, menurutnya pun akan menghasilkan warna yang kontras antara dua sisi kain. Motif tidak tembus pada kain bagian dalam. Berbeda dengan batik tulis atau cap yang memiliki konsentrasi warna yang sama pada kedua sisi.

Jadi, sebelum berbelanja batik, pastikan telah mengetahui bedanya, ya!

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Yuk, Belanja Batik 'Warisan' di Sini

Yuk, Belanja Batik 'Warisan' di Sini

Lifestyle | Sabtu, 27 Agustus 2016 | 14:59 WIB

Pameran Batik Warisan 2016

Pameran Batik Warisan 2016

Foto | Jum'at, 26 Agustus 2016 | 17:36 WIB

Cara Tepat Mencuci Batik Agar Tetap Menawan

Cara Tepat Mencuci Batik Agar Tetap Menawan

Lifestyle | Jum'at, 26 Agustus 2016 | 19:17 WIB

Terkini

Setahun Kepergian Mpok Alpa, Suami Ungkap Pembagian Warisan

Setahun Kepergian Mpok Alpa, Suami Ungkap Pembagian Warisan

Entertainment | Kamis, 06 Agustus 2026 | 15:52 WIB

Mencicipi Nasi Telur Mang One Jambi: Telur Garing, Nasi Daun Jeruk, dan Sensasi Paru Mercon

Mencicipi Nasi Telur Mang One Jambi: Telur Garing, Nasi Daun Jeruk, dan Sensasi Paru Mercon

Your Say | Kamis, 06 Agustus 2026 | 15:50 WIB

Toyota Eco Youth ke-14 Digelar, Anak Muda Diajak Jadi EcoPioneer Dekarbonisasi

Toyota Eco Youth ke-14 Digelar, Anak Muda Diajak Jadi EcoPioneer Dekarbonisasi

Otomotif | Kamis, 06 Agustus 2026 | 15:48 WIB

6 Pilihan Mesin Cuci 2 Tabung Termurah dengan Kapasitas hingga 9 Kg

6 Pilihan Mesin Cuci 2 Tabung Termurah dengan Kapasitas hingga 9 Kg

Lifestyle | Kamis, 06 Agustus 2026 | 15:47 WIB

Kemensos Kebut Penelusuran 1,49 Juta Penerima Bansos Terindikasi Judi Online

Kemensos Kebut Penelusuran 1,49 Juta Penerima Bansos Terindikasi Judi Online

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 15:41 WIB

Sharp AQUOS Wish6 Siap Debut, AI Bisa Deteksi Telepon Penipu dan Blokir Nomor Internasional

Sharp AQUOS Wish6 Siap Debut, AI Bisa Deteksi Telepon Penipu dan Blokir Nomor Internasional

Tekno | Kamis, 06 Agustus 2026 | 15:38 WIB

Isu Rudal Menipis di Perang Iran, Donald Trump Kasih Kejutan Kondisi Tentara AS Versi Dia Sendiri

Isu Rudal Menipis di Perang Iran, Donald Trump Kasih Kejutan Kondisi Tentara AS Versi Dia Sendiri

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 15:32 WIB

Ulasan Novel Supernova Akar, Petualangan Bodhi Mencari Jati Diri

Ulasan Novel Supernova Akar, Petualangan Bodhi Mencari Jati Diri

Your Say | Kamis, 06 Agustus 2026 | 15:30 WIB

Link Live Streaming Persib Bandung vs Persebaya: Memburu Gelar Juara Pra-Musim!

Link Live Streaming Persib Bandung vs Persebaya: Memburu Gelar Juara Pra-Musim!

Jabar | Kamis, 06 Agustus 2026 | 15:30 WIB

Sindiran Menohok Pelatih Vietnam: Thom Haye Dibuat Mati Kutu oleh Pemain Lapis Kedua

Sindiran Menohok Pelatih Vietnam: Thom Haye Dibuat Mati Kutu oleh Pemain Lapis Kedua

Bola | Kamis, 06 Agustus 2026 | 15:26 WIB

×