Zika Mewabah, WHO Imbau Pasangan Lakukan Seks Aman

Ririn Indriani, Dinda Rachmawati

Kamis, 08 September 2016 | 12:05 WIB
Zika Mewabah, WHO Imbau Pasangan Lakukan Seks Aman
Ilustrasi seks aman menggunakan kondom. (Shutterstock)

Suara.com - Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengimbau lelaki dan perempuan yang baru saja kembali dari daerah di mana virus zika secara aktif menyebar, harus melakukan seks aman.

Seks aman yang dimaksud adalah melakukan hubungan seks dengan menggunakan kondom selama setidaknya 6 bulan, terlepas dari apakah mereka tengah berencana memiliki anak atau sedang menunjukkan gejala.

Aturan ini adalah perubahan dari rekomendasi interim WHO pada 7 Juni lalu yang menyebutkan aturan ini hanya untuk laki-laki dengan waktu yang lebih pendek yakni minimal 8 minggu.

WHO mengatakan aturan ini diubah didasarkan pada bukti baru bahwa ternyata penularan virus Zika bisa berasal dari laki-laki tanpa gejala untuk pasangan perempuannya, dan perempuan juga bisa menularkan virus zika dengan gejala kepada pasangan lelakinya.

Selain itu bukti baru juga menunjukkan bahwa zika hadir dalam air mani lebih lama dari yang peneliti perkirakan selama ini.

Infeksi Zika pada perempuan hamil telah terbukti menyebabkan microcephaly, yakni cacat lahir parah di mana kepala dan otak bayi lebih kecil dari ukuran yang seharusnya, serta adanya kelainan otak lain.

Hubungan antara Zika dan microcephaly pertama kali datang saat musim gugur terakhir di Brasil, di mana negara itu telah mengkonfirmasi ada lebih dari 1.800 kasus microcephaly.

Pada orang dewasa, infeksi Zika juga telah dikaitkan dengan sindrom neurologis langka yang dikenal sebagai Guillain-Barre, serta gangguan neurologis lainnya.

Penularan Zika juga telah dilaporkan di 11 negara pada 26 Agustus, dengan penyebab utama melalui hubungan seks. Kasus pertama terjadi pada seorang lelaki yang terinfeksi virus karena melakukan anal seks pada Februari 2016 dan kecurigaan transmisi Zika melalui seks oral juga terjadi pada April.

Meskipun hanya satu orang yang ditemukan zika dalam air maninya, yakni 188 hari setelah timbulnya gejala, WHO tetap menyarankan peraturan seks aman menggunakan kondom selama enam bulan.

Penderita virus zika lain dibandingkan dalam darahnya, 14 hari setelah ia didiagnosis. Ini adalah bukti kegigihan virus zika dalam air mani dan adanya penularan seksual.

Sayangnya, kata WHO, informasi ini masih sangat terbatas dan aturan akan diperbarui lagi ketika ada informasi lebih lanjut.

WHO menyarankan bahwa perempuan hamil untuk tidak melakukan perjalanan ke daerah-daerah di mana virus zika sedang menyebar dan memperingatkan orang-orang yang habis bepergian ke Rio de Janeiro saat olimpiade berlangsung beberapa waktu lalu, untuk mengambil tindakan pencegahan terhadap gigitan nyamuk.

"Kami berpikir bahwa risiko untuk wisatawan dan atlet rendah, tetapi bukannya tidak ada sama sekali," kata juru bicara WHO Tarik Jasarevic. (Huffington Post)










Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Studi: Virus Zika Bisa Menular Lewat Air Mata

Studi: Virus Zika Bisa Menular Lewat Air Mata

Health | Kamis, 08 September 2016 | 11:46 WIB

Di Malaysia, Seorang Ibu Hamil Kena Virus Zika

Di Malaysia, Seorang Ibu Hamil Kena Virus Zika

News | Rabu, 07 September 2016 | 15:31 WIB

Cara Sederhana Ini Bisa Cegah Penyebaran Virus Zika

Cara Sederhana Ini Bisa Cegah Penyebaran Virus Zika

Health | Rabu, 07 September 2016 | 13:53 WIB

Terkini

Wantimpres Bedah Isu Geopolitik hingga Kedaulatan Ekonomi untuk Siapkan Masukan ke Prabowo

Wantimpres Bedah Isu Geopolitik hingga Kedaulatan Ekonomi untuk Siapkan Masukan ke Prabowo

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 14:14 WIB

Oli Shell Advance Matic untuk BeAT, Mio, hingga NMAX: Cek Harga per November!

Oli Shell Advance Matic untuk BeAT, Mio, hingga NMAX: Cek Harga per November!

Otomotif | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 14:08 WIB

Hashim Bantah Pemerintah Kasih HP Gratis, Klaim Ucapannya Dipelintir

Hashim Bantah Pemerintah Kasih HP Gratis, Klaim Ucapannya Dipelintir

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 14:03 WIB

Kasus Dugaan Kekerasan Seksual Naik Penyidikan, Bagaimana Nasib Betrand Peto?

Kasus Dugaan Kekerasan Seksual Naik Penyidikan, Bagaimana Nasib Betrand Peto?

Entertainment | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 14:02 WIB

Tembok Basah Padahal Tidak Hujan? Coba Cek Kondisi AC

Tembok Basah Padahal Tidak Hujan? Coba Cek Kondisi AC

Sumut | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 14:01 WIB

Cinta dan Makna Sebuah Pilihan: Ulasan Novel Islammu Adalah Maharku

Cinta dan Makna Sebuah Pilihan: Ulasan Novel Islammu Adalah Maharku

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 14:00 WIB

Sering Bayar Pakai QRIS? Ini 4 Tips agar Pengeluaran Tetap Terkendali

Sering Bayar Pakai QRIS? Ini 4 Tips agar Pengeluaran Tetap Terkendali

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 14:00 WIB

Kasus Kekerasan Seksual Naik Penyidikan, Betrand Peto Bakal Jadi Tersangka?

Kasus Kekerasan Seksual Naik Penyidikan, Betrand Peto Bakal Jadi Tersangka?

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 13:56 WIB

SPBU Shell di Indonesia Kini Dikelola SEFAS Group

SPBU Shell di Indonesia Kini Dikelola SEFAS Group

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 13:56 WIB

Hashim Sebut Petugas Pajak & Bea Cukai Lemah, RI Seharusnya Surplus Anggaran Rp 900 T

Hashim Sebut Petugas Pajak & Bea Cukai Lemah, RI Seharusnya Surplus Anggaran Rp 900 T

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 13:53 WIB

×