Cara Sederhana Ini Bisa Cegah Penyebaran Virus Zika

Ririn Indriani

Rabu, 07 September 2016 | 13:53 WIB
Cara Sederhana Ini Bisa Cegah Penyebaran Virus Zika
Nyamuk Aedes Aegypti yang membawa Virus Zika. (Reuters)

Suara.com - Guru besar Fakultas Kedokteran Hewan IPB Prof Upik Kesumawati mengatakan penyebaran virus zika dapat dicegah dengan mengendalikan vektor utamanya yakni nyamuk aedes aegypti dengan membersihkan lingkungan secara intensif.

"Nyamuk bisa dikendalikan asal kita mau," katanya di Bogor, Rabu (7/9/2016).

Prof Upik menjelaskan pengendalian aedes aegyti dengan 3M plus yakni mengubur, menguras dan menghilangkan wadah yang mengandung air. Pola hidup sehat dan lingkungan yang bersih.

"Bersihkan tempat penampungan air minimal seminggu sekali dan gosok hingga bersih karena telur aedes aegyti menempel di dinding wadah," katanya.

Menurut Prof Upik, telur aedes aegypti memiliki keistimewaan dapat bertahan hidup walau tidak ada air.

"Telurnya tahan kering, begitu ada air hujan dia berkembang lagi. Beda dengan nyamuk lain, kalau tidak ada iar akan mati. Intinya menutup wadah air," katanya.

Hasil penelitian menunjukkan, lanjut Prof Upik, aedes aegypti adalah nyamuk yang tangguh, tidak hanya mampu bertelur di tempat yang jernih, tapi juga bisa bertelur di air yang berpolusi.

"Nyamuk ini mudah beradaptasi dengan lingkungan. Perilaku nyamuk aedes aegypti yang dianggap nyamuk siang hari ternyata hasil riset menemukan nyamuk ini ditemukan pada malam hari. Ini adalah perubahan perilaku adaptif dari aedes aegypti," katanya.

Sementara itu pakar virus dari Fakultas Kedokteran Hewan IPB Dr Surachmi Setyaningsih menjelaskan penyebaran virus zika sudah diketahui sejak 1974 dan pertama ditemukan pada monyet di Afrika.

Virus diketahui menyebar ke Asia, selanjutnya pada 2007 mulai banyak menular dan meletus ketika akhir 2014 hingga 2015 bahkan hingga kini masih terjadi.

"Virus ini pernah hilang dan muncul lagi. Sampai saat ini, virus zika menginfeksi primata, belum ada bukti menginveksi ternak dan belum ada vaksinnya," katanya.

Surachmi juga menjelaskan bahwa virus tersebut ditularkan oleh nyamuk terutama aedes aegypti (vektor dengeu, yellow fever, chikungunya). Vektor definitif maupun potensial banyak terdapat di Afrika, Amerika, Asia, Eropa dan Kepulauan Pasifik.

"Terdeteksinya zika di Singapura, harusnya Indonesia lebih waspada karena potensi penularannya sangat tinggi. Lingkungan mendukung dan kepedulian masyarakat kurang. Ini faktor resiko yang kami anggap penting, harus digarap serius dan tidak bisa parsial," katanya.

Saat ini, tambah Surachmi, Singapura sudah melaporkan adanya serangan zika pada manusia. Karena adanya isu tersebut, kemungkinan ada hubungannya dengan bayi yang akan dilahirkan. Singapura mendeteksi gejala ringan seperti demam, mata merah, bercak merah (seperti demam berdarah).

"Jarak Singapura dan Indonesia cukup dekat. Nyamuk tiak berbedah jauh spesiesnya dengan Indonesia. Di Singapura, sanitasinya bagus tetapi bisa tertular, apalagi di Indonesia, yang sanitasinya masih bermasalah, maka harus siap dan tingkatkan kewaspadaan," katanya.

Profesor Upik menambahkan penyebaran virus zika harus diwaspadai, karena manusia menyediakan habitatnya. Lingkungan rumah dan sekelilingnya penuh dengan wadah air yang bisa mengakibatkan Aedes aegypti berkembang biak.

Terdapat kaleng bekas, sisa barang yang menumpuk di dalam rumah, yang menjadi tempat kembang biaknya nyamuk.

Selama ini, lanjutnya, masyarakat sudah mengetahui bahwa mereka menyediakan air yang bisa menjadi tempat berkembang biak aedes aegypti. Namun kepedulian terhadap lingkungan sekitarnya masih rendah.

"Hasil pengamatan jentik di beberapa daerah menunjukkan angka bebas jentik di wilayah Bogor masih jauh dari standar pemerintah. Rata-rata mencapai 17 sampai 18 persen," jelas Prof Upik.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Jawa Barat Mulai Waspada Virus Zika

Jawa Barat Mulai Waspada Virus Zika

News | Selasa, 06 September 2016 | 23:04 WIB

Virus Zika Masuk Filipina, Perempuan 45 Tahun Terinfeksi

Virus Zika Masuk Filipina, Perempuan 45 Tahun Terinfeksi

News | Selasa, 06 September 2016 | 06:06 WIB

Terkini

SF Hariyanto Sambut Kapolda Riau Baru, Ucap Selamat untuk Herry Heryawan

SF Hariyanto Sambut Kapolda Riau Baru, Ucap Selamat untuk Herry Heryawan

Riau | Minggu, 04 Oktober 2026 | 18:04 WIB

Novel Izinkan Aku Mencintaimu: Saat Harus Mengurus Pernikahan Mantan

Novel Izinkan Aku Mencintaimu: Saat Harus Mengurus Pernikahan Mantan

Your Say | Minggu, 04 Oktober 2026 | 18:00 WIB

Besok Harga Turun! Pengamat Prediksi Harga Emas di Bawah Rp2,5 Juta

Besok Harga Turun! Pengamat Prediksi Harga Emas di Bawah Rp2,5 Juta

Bisnis | Minggu, 04 Oktober 2026 | 18:00 WIB

Viral Karyawan SPPG Bikin Parodi Amnesia MBG Tolak Minta Maaf Tak Meras Salah, Anggota DPD: Pecat!

Viral Karyawan SPPG Bikin Parodi Amnesia MBG Tolak Minta Maaf Tak Meras Salah, Anggota DPD: Pecat!

Entertainment | Minggu, 04 Oktober 2026 | 17:57 WIB

Memahami Duka dan Continuing Bonds dalam Voicemails for Isabelle

Memahami Duka dan Continuing Bonds dalam Voicemails for Isabelle

Your Say | Minggu, 04 Oktober 2026 | 17:50 WIB

Komplotan Curanmor di Surabaya Gunakan Kode Siulan Saat Beraksi, Tiga Residivis Ditangkap

Komplotan Curanmor di Surabaya Gunakan Kode Siulan Saat Beraksi, Tiga Residivis Ditangkap

Jatim | Minggu, 04 Oktober 2026 | 17:47 WIB

Perbedaan yang Menjadi Kekuatan: Ulasan Enchanting the Sea with My ADHD

Perbedaan yang Menjadi Kekuatan: Ulasan Enchanting the Sea with My ADHD

Your Say | Minggu, 04 Oktober 2026 | 17:45 WIB

Peran TNI Terus Meluas, Imparsial Sebut Demokrasi dan Supremasi Sipil dalam Ancaman

Peran TNI Terus Meluas, Imparsial Sebut Demokrasi dan Supremasi Sipil dalam Ancaman

News | Minggu, 04 Oktober 2026 | 17:30 WIB

The Lonely Little Monkey, Buku tentang Mencari Teman dan Menerima Perbedaan

The Lonely Little Monkey, Buku tentang Mencari Teman dan Menerima Perbedaan

Your Say | Minggu, 04 Oktober 2026 | 17:30 WIB

Chanathip Tebar Ancaman ke Kevin Diks Cs: Saya Sudah Lama Menanti Lawan Indonesia

Chanathip Tebar Ancaman ke Kevin Diks Cs: Saya Sudah Lama Menanti Lawan Indonesia

Bola | Minggu, 04 Oktober 2026 | 17:30 WIB

×