Masih Buang Sampah Sembarang, Malu dengan Komunitas Ini

Dythia Novianty, Dinda Rachmawati

Sabtu, 22 Oktober 2016 | 12:08 WIB
Masih  Buang Sampah Sembarang, Malu dengan Komunitas Ini
Komunitas Jakarta Osoji Club (JOC). [Suara.com/Dinda Rachmawati]

Di Jepang, mereka juga diajarkan tentang pemilahan sampah. Mereka menerapkan empat, delapan bahkan 16 pemilahan sampah. Inilah yang dibawa oleh JOC ke Indonesia. Meski tidak sebanyak di Jepang, mereka biasanya akan membawa tempat tiga sampah untuk sampah organik, anorganik dan botol dalam setiap kegiatannya.

komunitas bernamakan Jakarta Osoji Club (JOC)

Selain memunguti dan memilah sampah, komunitas ini juga mulai bergerak pada kegiatan pengurangan sampah. Menurut Didi, setiap orang itu pasti menghasilkan sampah. Jadi, sudah seharusnya masyarakat Indonesia mulai mengurangi sampah. Apalagi, mengingat tempat pembuangan akhir di Bantar Gebang, Jawa Barat sudah tak sanggup lagi menampung sampah.

Untuk mensosialisasikan hal ini, mereka pun membuat kampanye membawa tumbler atau tempat minum sendiri, sehingga kita tak lagi membeli minuman kemasan yang nantinya akan menjadi sampah.

Mereka juga membuat tas belanja untuk meminimalkan penggunaan plastik saat belanja, serta membawa alat makan sendiri untuk mengurangi penggunaan sterofoam atau mika yang sulit terurai.

"Walaupun ini adalah hal kecil, tapi kalau semua orang melakukan itu, sampah di Jakarta pasti akan berkurang," tambah dia.

Meski termasuk kegiatan yang sangat mulia, bukan berarti JOC tak memiliki tantangan dan kesulitan dalam setiap kegiatan yang mereka jalani. Menurut Didi, tak jarang orang menganggap mereka sebagai petugas kebersihan atau 'tempat sampah keliling'.

"Banyak orang malah jadi keenakan karena sampahnya diambilin. Mereka juga jadi pada nitip sampah sama kita. Nah, kalau sudah begitu, kita nggak akan mau ambil. Biasanya, kita akan mengarahkan letak tempat sampah sebenarnya agar mereka terbiasa untuk membuang sampah pada tempatnya," ujar dia.

Tak jarang, mereka pun dimarahi saat menegur atau memberitahu orang lain untuk buang sampah di tempatnya. Dengan adanya komunitas ini, JOC berharap semua orang bisa membuang sampah pada tempatnya dan sesuai dengan kategorinya.

Serta memiliki rasa malu ketika membuang sampah sembarangan dan membuat banyak lagi orang untuk mengurangi jumlah sampah diri sendiri.

Ingin bergabung bersama JOC? Anda hanya tinggal bergabung ke Facebook Fanpage Jakarta Osoji Club, dan mengikuti kegiatan rutinnya. Yuk, mulai jaga lingkungan dari sekarang!

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Mereka Tularkan Hidup Damai Lewat Meditasi

Mereka Tularkan Hidup Damai Lewat Meditasi

Lifestyle | Minggu, 16 Oktober 2016 | 09:10 WIB

Mereka Lestarikan Kopi Nusantara Lewat "Latte Art"

Mereka Lestarikan Kopi Nusantara Lewat "Latte Art"

Lifestyle | Sabtu, 08 Oktober 2016 | 08:41 WIB

Ini Wadahnya Para Pejuang Leukimia Granulositik Kronis

Ini Wadahnya Para Pejuang Leukimia Granulositik Kronis

Lifestyle | Sabtu, 01 Oktober 2016 | 15:16 WIB

Daihatsu Gelar Forum Tertutup dengan Pengguna Sigra di Calsic

Daihatsu Gelar Forum Tertutup dengan Pengguna Sigra di Calsic

Press Release | Kamis, 29 September 2016 | 07:30 WIB

Yuk, Gabung di Komunitas "Calsic"

Yuk, Gabung di Komunitas "Calsic"

Lifestyle | Minggu, 18 September 2016 | 05:08 WIB

Terkini

Suho EXO dan Park Hee Soon Jadi Ayah-Anak di Film Aksi A Father's Secret

Suho EXO dan Park Hee Soon Jadi Ayah-Anak di Film Aksi A Father's Secret

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 15:30 WIB

Viva Whitening Cream Bisa untuk Usia 40 Tahun ke Atas? Intip Manfaat dan Cara Pakainya

Viva Whitening Cream Bisa untuk Usia 40 Tahun ke Atas? Intip Manfaat dan Cara Pakainya

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 15:29 WIB

BPBD Sebut Karhutla Kaltim Tembus 10 Ribu Hektare, Paser Catat Kasus Terbanyak

BPBD Sebut Karhutla Kaltim Tembus 10 Ribu Hektare, Paser Catat Kasus Terbanyak

News | Minggu, 01 November 2026 | 15:26 WIB

Penuhi Panggilan KPK, Jaro Ade Diperiksa soal Kasus Upah Pungut di Bogor

Penuhi Panggilan KPK, Jaro Ade Diperiksa soal Kasus Upah Pungut di Bogor

Bogor | Minggu, 01 November 2026 | 15:16 WIB

Jadi Korban Teman Sendiri, 2 Warga Pekanbaru Diteror Tagihan Pinjol Puluhan Juta

Jadi Korban Teman Sendiri, 2 Warga Pekanbaru Diteror Tagihan Pinjol Puluhan Juta

Riau | Minggu, 01 November 2026 | 15:16 WIB

PDB Per Kapita Vietnam Diproyeksi Salip Indonesia, Bukti Ekonomi RI Tertinggal?

PDB Per Kapita Vietnam Diproyeksi Salip Indonesia, Bukti Ekonomi RI Tertinggal?

Bisnis | Minggu, 01 November 2026 | 15:15 WIB

Prediksi Liverpool vs Arsenal: The Gunners Dibayangi Rekor Buruk di Anfield

Prediksi Liverpool vs Arsenal: The Gunners Dibayangi Rekor Buruk di Anfield

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 15:15 WIB

Menuju Indonesia Emas 2045, SDI Soroti Korupsi dan Kesenjangan Kesejahteraan

Menuju Indonesia Emas 2045, SDI Soroti Korupsi dan Kesenjangan Kesejahteraan

News | Minggu, 01 November 2026 | 15:14 WIB

Frans Magnis-Suseno: Indonesia Emas 2045 Tak Akan Terwujud Jika Korupsi Tak Diatasi

Frans Magnis-Suseno: Indonesia Emas 2045 Tak Akan Terwujud Jika Korupsi Tak Diatasi

News | Minggu, 01 November 2026 | 15:14 WIB

Viral Kapolres Kapuas Hulu Pukul Warga, Tetap Diperiksa Propam Meski Damai Secara Adat

Viral Kapolres Kapuas Hulu Pukul Warga, Tetap Diperiksa Propam Meski Damai Secara Adat

News | Minggu, 01 November 2026 | 15:13 WIB

×