Koleksi Batik untuk Anak Muda, Modern dan Ceria

Ririn Indriani, Dinda Rachmawati

Senin, 07 November 2016 | 08:42 WIB
Koleksi Batik untuk Anak Muda, Modern dan Ceria
Danar hadi meluncurkan koleksi terbaru untuk anak muda. (Suara.com/Dinda Rachmawati)

Suara.com - Tak hanya untuk beragam acara formal, batik kini dapat dikenakan dalam berbagai acara semi formal maupun santai. Kain tradisional ini juga sudah disulap dengan beragam gaya berpotongan modern dan elegan yang menarik.

Tak heran, jika kini batik semakin diminati oleh semua umur dan berbagai kalangan, khususnya anak muda. Melihat hal inilah, brand batik kenamaan Indonesia, Danar Hadi hadir dengan lini terbaru mereka, Days by Danar Hadi, yang menyasar pasar anak muda.

"Di tahun ke 49 Danar Hadi ada di Indonesia, kami berpikir untuk menelurkan satu buah brand baru yang ditujukan untuk anak muda dengan segmen 21-34 tahun. Dengan berbagai gaya yang bisa mengakomodir kebutuhan dan gaya hidup anak muda," kata Diana Santosa, Managing Director Days by Danar Hadir  di Jakarta, belum lama ini.

Koleksi bertema "In Every Which Day" yang dirancang oleh Desainer Days by Danar Hadi, Mega Paramitha ini, menghadirkan permainan motif campuran antara motif klasik dan modern agar terkesan ringan bagi anak muda.

Danar hadi meluncurkan koleksi terbaru untuk anak muda. (Suara.com/Dinda Rachmawati)

Ini terlihat dalam koleksi terbaru mereka yang mengadopsi motif geometris atau yang biasa disebut slobok. Dalam koleksi pertama ini, berbagai unsur curvy lines, terlihat dimodifikasi ke bentuk geometris untuk kesan lebih modern.

Karakter edgy dan kasual dengan dominasi siluet loose dan asimetris, terlihat dalam beberapa koleksi untuk perempuan. Sementara untuk lelaki, siluet pas badan dipilih agar lebih mencerminkan sisi anak muda.

Berbagai palet warna cerah menghiasi koleksi ini, mulai dari warna merah, hijau, jingga, kuning, putih, hingga abu-abu, yang memberikan kesan ceria.

"Ada tiga jenis kategori yang bisa dipilih di Days by Danar Hadi, yakni Basic, Ethnic dan Blank Collection yang disesuaikan dengan keinginan dan karakter anak muda," jelas Rani Sryantoro, Marketing Communication Supervisor Days by Danar Hadi.

Basic Collection, kata Rani dibuat menggunakan teknik manual printing dengan motif desain yang diadopsi dari ragam hias motif batik yang khas. Karena proses pembuatannya, harganya menjadi lebih terjangkau.

Sedangkan untuk Ethnic Collection, diproduksi menggunakan teknik cap tradisional dan cocok bagi mereka yang memiliki ketertarikan terhadap proses membatik, karena koleksi ini cukup otentik, mulai dari warna, motif dan bahan. Jumlahnya yang cukup terbatas dan proses pembuatannya yang masih asli, membuatnya lebih mahal.

Sedangkan Blank Collection memikiki ciri khas motif yang minimalis. Koleksi ini cocok bagi mereka yang belum terlalu familiar dengan batik, namun ingin mencoba memakainya.

"Setiap empat bulan sekali, kami akan keluarkan koleksi baru. Karena pasarnya anak muda, harganya pum cukup terjangkau, antara Rp250 ribu-Rp1 juta," tutup dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Wirausaha Batik Asal Pekalongan Raih Penghargaan di Singapura

Wirausaha Batik Asal Pekalongan Raih Penghargaan di Singapura

Lifestyle | Sabtu, 22 Oktober 2016 | 05:28 WIB

Santap Siang Sembari Nikmati Peragaan Batik

Santap Siang Sembari Nikmati Peragaan Batik

Press Release | Senin, 17 Oktober 2016 | 19:49 WIB

Dukung Perajin dan UKM Batik, Anne Avantie Gelar Pasar Tiban

Dukung Perajin dan UKM Batik, Anne Avantie Gelar Pasar Tiban

Lifestyle | Kamis, 06 Oktober 2016 | 23:11 WIB

Terkini

Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus

Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus

News | Senin, 03 Agustus 2026 | 23:53 WIB

Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang

Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang

Sumsel | Senin, 03 Agustus 2026 | 23:28 WIB

Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap

Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap

Sumsel | Senin, 03 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3

Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3

Bola | Senin, 03 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik

Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik

Lifestyle | Senin, 03 Agustus 2026 | 22:46 WIB

Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan

Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan

Sumsel | Senin, 03 Agustus 2026 | 22:41 WIB

Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis

Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis

Lifestyle | Senin, 03 Agustus 2026 | 22:30 WIB

Klasemen Piala AFF 2026 Usai Timnas Indonesia Digebuk Vietnam: Wajib Menang di Singapura

Klasemen Piala AFF 2026 Usai Timnas Indonesia Digebuk Vietnam: Wajib Menang di Singapura

Bola | Senin, 03 Agustus 2026 | 22:24 WIB

Mengapa Direktur Bus ALS Jadi Tersangka? Polisi Periksa 50 Saksi sebelum Naikkan Kasus ke Penyidikan

Mengapa Direktur Bus ALS Jadi Tersangka? Polisi Periksa 50 Saksi sebelum Naikkan Kasus ke Penyidikan

Sumsel | Senin, 03 Agustus 2026 | 22:16 WIB

Polda Metro Jaya Siap Ladeni 'Serangan' Praperadilan Keempat Roy Suryo

Polda Metro Jaya Siap Ladeni 'Serangan' Praperadilan Keempat Roy Suryo

News | Senin, 03 Agustus 2026 | 22:15 WIB

×