Array

Studi: 60 Persen Lelaki Selingkuh, 45 Persen Perempuan Mendua

Chaerunnisa Suara.Com
Kamis, 18 Mei 2017 | 18:24 WIB
Studi: 60 Persen Lelaki Selingkuh, 45 Persen Perempuan Mendua
Ilustrasi lelaki dan perempuan selingkuh (Shutterstock)

Suara.com - Studi menunjukkan, 60 persen lelaki selingkuh, dan 45 persen perempuan mendua. Penemuan ini menakutkan, mengingat setiap orang berharap perasaan cinta akan bertahan selamanya.

Untuk mengetahui mengapa lelaki dan perempuan berselingk, berikut alasannya seperti dilansir dari Lifehack:

Saat cinta bermasalah, timbul perselingkuhan

Cinta hanya mungkin bila tingkat perkembangan individu dan kepercayaan diri tertentu telah dibangun. Ini sebagai hasil evolusi psikologis yang dicapai ketika seseorang telah belajar untuk menghormati diri sendiri dan mencintai diri sendiri.

Jatuh cinta terjadi saat kita percaya telah menemukan seseorang yang ideal, yang melengkapi dan memuaskan.

Di balik itu, ada kekecewaan dan perselingkuhan yang tak tertahankan saat hubungan tersebut tidak memenuhi harapan.

Perselingkuhan lebih dari sekadar pengkhianatan

Selama bertahun-tahun terakhir, perselingkuhan telah meningkat dan menjadi faktor utama yang membuat hubungan berakhir.

Kebanyakan orang dalam hubungan tidak tahu apakah mereka dapat mempercayai kesetiaan pasangannya.

Baca Juga: Istrinya Ketahuan Selingkuh, Suami Lakukan Hal Gila Ini

Satu pertanyaan yang biasanya mengganggu orang-orang yang tidak dapat bangkit kembali setelah mengalami perselingkuhan adalah, pertanyaan jika cinta membuat kita lebih bijak atau lebih tepatnya mengungkapkan sifat sebenarnya dari pasangan kita.

Hubungan yang baik tidak didasarkan pada menunggu pasangan imajiner jadi nyata, atau meminta pasangan sebenarnya menyesuaikan persyaratan yang telah ditentukan.

Perselingkuhan biasanya dimulai dengan serangkaian keluhan panjang mengenai rasa hormat, perbedaan dan kebijaksanaan.

Kebanyakan orang melihat perselingkuhan sebagai kelemahan atau dorongan ego

Perselingkuhan dari sudut pandang pria dan wanita berbeda dari pemicunya, sinyal yang tidak boleh disalahartikan, dan faktor lainnya.

Pada dasarnya, kebanyakan orang menganggap seks dan kontak fisik intim lainnya merupakan perselingkuhan. Namun, perbedaan harus dibuat untuk mengungkapkan bahwa lelaki biasanya mendefinisikannya secara fisik, sementara perempuan mendefinisikannya secara emosional.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI