Puasa Saat Musim Dingin di Australia, Sejuk!

Chaerunnisa

Selasa, 13 Juni 2017 | 03:20 WIB
Puasa Saat Musim Dingin di Australia, Sejuk!
Ilustrasi makan sahur (Shutterstock)

Suara.com - Berpuasa di Australia tahun ini relatif lebih mudah dibandingkan di negara tropis seperti Indonesia, di mana siang hari bisa jadi tantangan akibat terik matahari menyengat.

Tahun ini, bulan puasa di Australia jatuh jelang musim dingin, sehingga umat Muslim bisa melewatkan hari tanpa kepanasan dan berkeringat.

Suhu rata-rata saat malam bisa mencapai 3 derajat celcius, sementara siang hari bisa mencapai 6-12 derajat celcius.

"Jadi enggak terlalu haus," ungkap Naimah Lutfi, mahasiswi di Australian National University.

Lebih lanjut, Naimah memaparkan, puasa di Australia juga durasinya lebih cepat ketimbang di Indonesia. Subuh jatuh pada pukul 05.15, sementara azan magrib sudah berkumandang pukul 5 sore.

"Relatif tidak terasa," imbuh dia.

Hanya saja, Ramadan bertepatan dengan masa jelang ujian, sehingga dia harus tetap memeras otak dengan belajar segiat mungkin.

Komunitas Indonesia di Australia, kata Naimah, selalu antusias menyambut Ramadan dengan acara berbuka puasa.

Ada juga saat di mana dia berbuka puasa bersama teman-teman kuliahnya yang menganut kepercayaan berbeda. Meski jadi minoritas, orang-orang di sekitarnya punya toleransi tinggi sehingga ibadah tidak terganggu.

"Selesai semester, saya dan teman-teman kuliah bikin potluck party. Karena ada beberapa yang puasa, jadi potluck dimulai saat Magrib," ungkap dia.

Tuan rumah pesta, temannya yang beragama Hindu, juga mengatur interior kamarnya agar ada tempat untuk salat, juga memastikan arah kiblat yang benar.

"Mereka pas potluck juga minum wine dan bir, tapi tidak 'memojokkan' yang milih untuk tidak minum," imbuhnya.

Bila rindu suasana Ramadan di Tanah Air, ada beberapa daerah yang ditempati komunitas muslim. Biasanya di situ juga ada masjid, restoran halal hingga supermarket yang menjual produk halal.

"Beberapa restoran halal menyediakan takjil, beberapa supermarket muslim bahkan menyediakan full meal untuk buka puasa gratis," kata Lescha Mayseeta, mahasiswi University of Melbourne.

Di Melbourne ada banyak komunitas muslim yang terdiri dari warga Indonesia, Malaysia dan Timur Tengah. Masjid dan restoran halal bisa ditemui di daerah seperti Brunswick dan Coburg. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Farah Quinn Buka Puasa Jam 10 Malam di Negara Ini

Farah Quinn Buka Puasa Jam 10 Malam di Negara Ini

Entertainment | Senin, 12 Juni 2017 | 16:29 WIB

Berbuka dengan yang Manis di PAUL Bakery & Patisserie

Berbuka dengan yang Manis di PAUL Bakery & Patisserie

Lifestyle | Sabtu, 10 Juni 2017 | 11:46 WIB

6 Negara Ini Jalani Waktu Puasa Terlama!

6 Negara Ini Jalani Waktu Puasa Terlama!

Video | Senin, 05 Juni 2017 | 17:20 WIB

Puasa Ramadan Bukan Alasan untuk Bermalas-malasan

Puasa Ramadan Bukan Alasan untuk Bermalas-malasan

Lifestyle | Minggu, 28 Mei 2017 | 08:09 WIB

Di Sejumlah Negara Muslim Berpuasa Selama 21 Jam

Di Sejumlah Negara Muslim Berpuasa Selama 21 Jam

Ramadan | Kamis, 25 Juni 2015 | 17:48 WIB

Terkini

Avatar Aang Resmi Tayang Terbatas di Bioskop demi Lolos Kualifikasi Oscar

Avatar Aang Resmi Tayang Terbatas di Bioskop demi Lolos Kualifikasi Oscar

Your Say | Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:30 WIB

Escapism di Layar: Mengapa Konten Flexing Laku Keras di Media Sosial?

Escapism di Layar: Mengapa Konten Flexing Laku Keras di Media Sosial?

Your Say | Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:20 WIB

ASDP Percepat Digitalisasi 6 Pelabuhan Strategis, Face Recognition hingga One Gate System

ASDP Percepat Digitalisasi 6 Pelabuhan Strategis, Face Recognition hingga One Gate System

Bisnis | Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:15 WIB

Air PAM Macet Berbulan-bulan, Warga Pegadungan Rogoh Kocek Dua Kali demi Air Bersih

Air PAM Macet Berbulan-bulan, Warga Pegadungan Rogoh Kocek Dua Kali demi Air Bersih

News | Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:10 WIB

Mengapa Kita Begitu Bergantung pada Terigu yang Tidak Bisa Kita Tanam?

Mengapa Kita Begitu Bergantung pada Terigu yang Tidak Bisa Kita Tanam?

Your Say | Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:00 WIB

PFII Jangan Sampai Jadikan Bali Surga Para Penghindar Pajak

PFII Jangan Sampai Jadikan Bali Surga Para Penghindar Pajak

Bisnis | Sabtu, 18 Juli 2026 | 11:40 WIB

Bukan Jay Idzes, Rekannya di Sassuolo Resmi Direkrut Leeds United

Bukan Jay Idzes, Rekannya di Sassuolo Resmi Direkrut Leeds United

Bola | Sabtu, 18 Juli 2026 | 11:40 WIB

Lewat Kerja Sama LoI Dengan KDEI, BRI Taipei Dorong Literasi Keuangan Pekerja Migran

Lewat Kerja Sama LoI Dengan KDEI, BRI Taipei Dorong Literasi Keuangan Pekerja Migran

Jawa Tengah | Sabtu, 18 Juli 2026 | 11:37 WIB

Sinergi Dalam LoI, BRI Taipei dan KDEI Tingkatkan Akses Keuangan Pekerja Migran Indonesia

Sinergi Dalam LoI, BRI Taipei dan KDEI Tingkatkan Akses Keuangan Pekerja Migran Indonesia

Batam | Sabtu, 18 Juli 2026 | 11:33 WIB

It Ends With Us, Novel yang Membuka Mata tentang Toxic Relationship

It Ends With Us, Novel yang Membuka Mata tentang Toxic Relationship

Your Say | Sabtu, 18 Juli 2026 | 11:30 WIB

×