Begini Cara Lain untuk Anda Tumbuhkan Rambut

Chaerunnisa, Risna Halidi

Rabu, 16 Agustus 2017 | 15:57 WIB
Begini Cara Lain untuk Anda Tumbuhkan Rambut
Ilustrasi folikel rambut (Shutterstock)

Para ilmuwan telah menemukan cara baru mengaktifkan sel induk folikel pada rambut, agar pertumbuhan rambut lebih baik. Mereka mengungkapkan, potensi terapi sel induk dapat membantu meningkatkan pertumbuhan rambut, dan membuatnya tetap sehat. 

Sel induk folikel rambut merupakan sel berumur panjang yang ada pada kulit kepala, dan menghasilkan rambut sepanjang seseorang hidup. Folikel biasanya "tertidur", yang berarti tidak aktif. Namun, mereka biasanya "terbangun" selama siklus  pertumbuhan rambut baru terjadi.

Sikap sel induk folikel rambut diatur banyak faktor. Dalam kasus tertentu, mereka gagal dibangunkan, dan itulah yang menyebabkan rambut seseorang menjadi rontok.

Periset dari University of California, Los Angeles di AS, menemukan metabolisme sel induk rambut folikel berbeda dengan sel kulit lainnya.

Metabolisme seluler melibatkan pemecahan nutrisi yang dibutuhkan agar sel bisa membelah, memberi energi dan merespons lingkungannya. Proses metabolisme menggunakan enzim yang mengubah nutrisi ini kemudian menghasilkan "metabolit."

Sebagai sel induk, folikel rambut mengonsumsi nutrisi glukosa, suatu bentuk gula dari aliran darah yang memproses glukosa untuk akhirnya menghasilkan metabolit yang disebut piruvat.

Sel kemudian bisa mengirim piruvat ke mitokondria, bagian dari sel yang menciptakan energi atau dapat mengubah piruvat menjadi metabolit lain yang disebut laktat.

"Pengamatan kami tentang metabolisme sel induk rambut folikel mendorong kita untuk memeriksa apakah secara genetis mengurangi masuknya piruvat ke dalam mitokondria akan memaksa sel induk folikel rambut untuk membuat lebih banyak laktat, dan apakah itu akan mengaktifkan sel, dan menumbuhkan rambut lebih cepat," kata Heather Christofk, seorang profesor di UCLA.

Tim peneliti pertama-tama memblokir produksi laktat secara genetis pada tikus, dan menunjukkan bahwa aktivasi sel induk batang rambut. Sebaliknya, mereka meningkatkan produksi laktat secara genetis pada tikus dan aktivasi sel induk rambut yang dipercepat ini berhasil meningkatkan siklus rambut.

baca juga

"Sebelum ini, tidak ada yang tahu bahwa meningkatkan atau menurunkan laktat akan berpengaruh pada sel induk folikel rambut," ungkap William Lowry, seorang profesor di UCLA.

"Begitu kita melihat bagaimana mengubah produksi laktat pada tikus mempengaruhi pertumbuhan rambut, hal itu mendorong kita untuk mencari obat potensial yang bisa diaplikasikan pada kulit dan memiliki efek yang sama," sambungnya.

Tim peneliti mengidentifikasi dua obat yang bila diterapkan pada kulit tikus, mempengaruhi sel induk folikel rambut dengan cara yang berbeda untuk mempromosikan produksi laktat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Jangan Pakai Pengering Rambut di Kamar Hotel, Ini Alasannya

Jangan Pakai Pengering Rambut di Kamar Hotel, Ini Alasannya

Lifestyle | Kamis, 03 Agustus 2017 | 11:01 WIB

Rambut Perempuan Sebelum dan Sesudah Pangkas, Mana Lebih Oke?

Rambut Perempuan Sebelum dan Sesudah Pangkas, Mana Lebih Oke?

Lifestyle | Selasa, 11 Juli 2017 | 20:54 WIB

Ingin "Bleaching" Rambut? Ketahui Dulu Bahayanya

Ingin "Bleaching" Rambut? Ketahui Dulu Bahayanya

Lifestyle | Selasa, 11 Juli 2017 | 08:11 WIB

Ini yang Terjadi pada Rambut Jika Dikeramas Setiap Hari

Ini yang Terjadi pada Rambut Jika Dikeramas Setiap Hari

Lifestyle | Kamis, 06 Juli 2017 | 19:20 WIB

Terkini

Seragam Sekolah yang Layak Masih Jadi Mimpi Sebagian Anak Indonesia

Seragam Sekolah yang Layak Masih Jadi Mimpi Sebagian Anak Indonesia

Lifestyle | Minggu, 19 Juli 2026 | 01:16 WIB

Indonesia Gabung WAICO, Pemerintah Tegaskan AI Bukan Ajang Pilih Kubu China-AS

Indonesia Gabung WAICO, Pemerintah Tegaskan AI Bukan Ajang Pilih Kubu China-AS

Bisnis | Sabtu, 18 Juli 2026 | 23:55 WIB

3 Sunscreen Jepang agar Kulit Tampak Awet Muda, Lengkap Review Pembeli

3 Sunscreen Jepang agar Kulit Tampak Awet Muda, Lengkap Review Pembeli

Lifestyle | Sabtu, 18 Juli 2026 | 23:19 WIB

Perjalanan Irwansyah Damanik, dari Pedagang Pasar Malam ke Bintang Warintil

Perjalanan Irwansyah Damanik, dari Pedagang Pasar Malam ke Bintang Warintil

Lifestyle | Sabtu, 18 Juli 2026 | 23:01 WIB

Kemendag Menang Sengketa WTO, Akses Ekspor Rp7,34 Triliun ke Eropa Berhasil Diselamatkan

Kemendag Menang Sengketa WTO, Akses Ekspor Rp7,34 Triliun ke Eropa Berhasil Diselamatkan

Bisnis | Sabtu, 18 Juli 2026 | 23:00 WIB

Tumpuk Sampah Sembarangan di Jakarta Bisa Berujung Denda Rp 500 Ribu

Tumpuk Sampah Sembarangan di Jakarta Bisa Berujung Denda Rp 500 Ribu

News | Sabtu, 18 Juli 2026 | 22:46 WIB

Meski Amplop Dikembalikan, KPK Bisa Jerat Raja Juli dengan Pasal Suap dan Gratifikasi

Meski Amplop Dikembalikan, KPK Bisa Jerat Raja Juli dengan Pasal Suap dan Gratifikasi

News | Sabtu, 18 Juli 2026 | 22:38 WIB

Anak Kecanduan Gawai Picu Gagal Ginjal dan Diabetes, Dedi Mulyadi Beri Peringatan Keras

Anak Kecanduan Gawai Picu Gagal Ginjal dan Diabetes, Dedi Mulyadi Beri Peringatan Keras

Jabar | Sabtu, 18 Juli 2026 | 22:14 WIB

Sopir Truk Wing Box Jadi Tersangka Kecelakaan Maut Pantura yang Tewaskan 12 Pengantar Pengantin

Sopir Truk Wing Box Jadi Tersangka Kecelakaan Maut Pantura yang Tewaskan 12 Pengantar Pengantin

Jabar | Sabtu, 18 Juli 2026 | 21:55 WIB

Lebak Darurat Air Bersih, Kemarau Panjang Landa 90 Desa di 23 Kecamatan

Lebak Darurat Air Bersih, Kemarau Panjang Landa 90 Desa di 23 Kecamatan

Banten | Sabtu, 18 Juli 2026 | 21:50 WIB

×