Warnai Rambut, Perempuan Ini Alami Kebotakan

Chaerunnisa

Senin, 11 September 2017 | 12:58 WIB
Warnai Rambut, Perempuan Ini Alami Kebotakan
Ilustrasi perempuan botak (Shutterstock)

Suara.com - Seorang perempuan Cina menderita luka bakar di kulit kepalanya dan dipaksa untuk botak setelah mewarnai rambutnya di salon. Insiden tersebut terjadi di Kota Deyangm, Provinsi Sichuan, di Cina, pada 1 Agustus lalu.

Perempuan bernama Deng mengunjungi salon rambut untuk mewarnai rambutnya menjadi abu hijau, sebuah proses yang memakan waktu tujuh jam dan empat kali proses pencelupan.

Berdasarkan laporan World of Buzz, penata rambutnya mengatakan kepadanya bahwa warnanya tidak konsisten pada tahap pencelupan pertama, hingga dilakukan pencelupan kedua.

Deng saat itu merasa kulit kepalanya terbakar. Namun, penata rambutnya mengatakan kepadanya bahwa hal itu normal, dan memintanya untuk bertahan. Setelah itu, dia mewarnai rambutnya untuk ketiga kalinya.

Deng mengeluh kulit kepalanya terasa sakit, dan mengatakan kondisi itu mungkin ada kaitannya dengan produk yang digunakan. Klaimnya dibantah penata rambut yang melanjutkan prosedur pewarnaan.

Setelah proses pewarnaan berakhir, rambut Deng berubah menjadi hijau apel, bukannya abu hijau. Meski begitu, penata rambut mengatakan kepadanya bahwa itu normal untuk merek pewarna rambut abu-abu berubah menjadi warna abu hijau. Deng pun kembali menjalani pewarnaan rambut untuk keempat kali.

Saat itu, kulit kepalanya terasa sangat sakit, hingga membuatnya terasa terbakar. Bahkan, saat itu, penata rambut memberitahunya bahwa itu hal normal dan rasa sakitnya akan hilang.

Akhirnya, Deng tidak bisa menangani siksaan lagi dan memanggil putrinya untuk menjemputnya dari salon. Penata rambut itu akhirnya sadar dan menyadari ada yang tidak beres. Dia segera membantu Deng untuk mencuci zat warna itu. Deng kemudian dibawa ke rumah sakit untuk menjalani perawatan.

Dermatologist di rumah sakit mengungkapkan, Deng menderita syok anafilaksis karena reaksi alergi terhadap pewarna dan kulit kepalanya 40 persen mengalami luka bakar akibat bahan kimia.

baca juga

Dengan kondisi itu, Deng harus mencukur rambutnya, karena para dokter khawatir ada residu pewarna rambut yang bisa menyebabkan reaksinya lebih buruk. Deng dirawat di rumah sakit selama lima hari karena kondisinya itu.

"Saya selalu memiliki rambut panjang dan saya tidak dapat menerima penampilan botak saya sekarang," ungkapnya.

Setelah mengalami cobaan berat, Deng telah menuntut salon tersebut untuk kompensasi atas biaya pengobatan dan kerusakan yang dialaminya sebesar 60.000 yuan atau setara USD12.400.

Sementara itu, sang penata rambut mengatakan, kasus semacam ini pertama kali dialaminya selama lebih dari satu dekade masa kerja. Dia pun setuju untuk membayar Deng 2.600 yuan atau setara USD538 untuk tagihan medisnya. (Asiaone)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Perempuan Ini Kejutkan Pacarnya dengan Rambut Botak di Tengah

Perempuan Ini Kejutkan Pacarnya dengan Rambut Botak di Tengah

Tekno | Kamis, 07 September 2017 | 14:55 WIB

Manfaatkan 5 Bahan Ini Biar Anti-Botak

Manfaatkan 5 Bahan Ini Biar Anti-Botak

Your Say | Selasa, 22 Agustus 2017 | 12:00 WIB

Lelaki Botak Kurang Menarik dan Kurang Sukses?

Lelaki Botak Kurang Menarik dan Kurang Sukses?

Lifestyle | Minggu, 23 Juli 2017 | 21:00 WIB

Studi: Lelaki Botak Lebih Percaya Diri dan Mendominasi

Studi: Lelaki Botak Lebih Percaya Diri dan Mendominasi

Lifestyle | Rabu, 08 Februari 2017 | 09:48 WIB

Man, Cegah Rambut Rontok Dengan 4 Langkah Ini

Man, Cegah Rambut Rontok Dengan 4 Langkah Ini

Lifestyle | Rabu, 20 Mei 2015 | 13:45 WIB

Terkini

Olahraga Sambil Berburu Tiket Online Week 2026

Olahraga Sambil Berburu Tiket Online Week 2026

Foto | Senin, 26 Oktober 2026 | 00:00 WIB

37.000 Pelari JRF 2026 Dapat Perlindungan Asuransi dari Generali Indonesia

37.000 Pelari JRF 2026 Dapat Perlindungan Asuransi dari Generali Indonesia

Foto | Senin, 26 Oktober 2026 | 00:00 WIB

Dari Lokal ke Global, Kemenekraf Luncurkan Creative by Indonesia

Dari Lokal ke Global, Kemenekraf Luncurkan Creative by Indonesia

Foto | Senin, 26 Oktober 2026 | 00:00 WIB

Usai KMP Batu Mandi Terbakar, BKI Telaah Aspek Teknis Kapal

Usai KMP Batu Mandi Terbakar, BKI Telaah Aspek Teknis Kapal

Foto | Senin, 26 Oktober 2026 | 00:00 WIB

Karhutla di Way Kambas Sulit Dipadamkan, Lahan Gambut dan Jarak Sumber Air Jadi Kendala

Karhutla di Way Kambas Sulit Dipadamkan, Lahan Gambut dan Jarak Sumber Air Jadi Kendala

Lampung | Minggu, 25 Oktober 2026 | 23:42 WIB

Jusuf Kalla Ajak Dunia Utamakan Solidaritas Kemanusiaan Hadapi Bencana dan Perang

Jusuf Kalla Ajak Dunia Utamakan Solidaritas Kemanusiaan Hadapi Bencana dan Perang

News | Minggu, 25 Oktober 2026 | 23:05 WIB

Palembang Diguyur Hujan Usai Kemarau Panjang, BMKG Ungkap Peran OMC dan Dinamika Atmosfer

Palembang Diguyur Hujan Usai Kemarau Panjang, BMKG Ungkap Peran OMC dan Dinamika Atmosfer

Sumsel | Minggu, 25 Oktober 2026 | 22:55 WIB

OJK Respon Isu Dirut MNC Dicekal Usai Keterangan Kontroversial Jusuf Hamka

OJK Respon Isu Dirut MNC Dicekal Usai Keterangan Kontroversial Jusuf Hamka

Bisnis | Minggu, 25 Oktober 2026 | 22:35 WIB

Napi Tewas di Lapas Muaradua, 4 Tersangka Ditetapkan, Petugas Jaga Ikut Diperiksa

Napi Tewas di Lapas Muaradua, 4 Tersangka Ditetapkan, Petugas Jaga Ikut Diperiksa

Sumsel | Minggu, 25 Oktober 2026 | 22:25 WIB

Liga Catur Nasional Segera Digulirkan, Percasi Bidik April 2027

Liga Catur Nasional Segera Digulirkan, Percasi Bidik April 2027

Sport | Minggu, 25 Oktober 2026 | 22:05 WIB

×