Trik Membuat Masakan Tetap Gurih Tanpa MSG

Chaerunnisa, Firsta Nodia

Jum'at, 20 Oktober 2017 | 12:54 WIB
Trik Membuat Masakan Tetap Gurih Tanpa MSG
Dalam International Chefs Day 2017: Food for Healthy Heroes di Jakarta, Jumat (20/10/2017), dibagikan trik memasak gurih tanpa MSG. (Suara.com/Firsta)

Suara.com - Untuk membuat masakan tetap gurih dan memiliki cita rasa yang kuat, sebagian orang menambahkan monosodium glutamat atau MSG.

Meski tidak dilarang, berbagai penelitian menyebutkan, konsumsi MSG dapat menimbulkan berbagai gangguan kesehatan mulai dari tekanan darah tinggi, hiperaktif, depresi, dehidrasi, mual, sakit kepala, hingga mengganggu perkembangan janin.

Pakar nutrisi, Sari Sunda Bulan, mengungkapkan, sebenarnya untuk mendapatkan rasa gurih pada masakan tak harus melulu bergantung dengan MSG. Para ibu bisa menggunakan kaldu ayam yang menghasilkan rasa umami, karena kandungan proteinnya yang tinggi.

"Di makanan yang mengandung protein itu ada rasa gurih atau umami. Tapi memang teknik masak juga kita perhatikan, nggak pakai MSG tapi makanannya digoreng semua itu juga nggak bagus, lemaknya kebanyakan. Jadi tetap kalau ada satu yang digoreng, usahakan lainnya direbus atau kukus," ujar Sari pada temu media "International Chefs Day 2017: Food for Healthy Heroes" di Jakarta, Jumat (20/10/2017).

Dalam kesempatan sama, Chef Stefu Santoso dari Association of Culinary Professionals Indonesia (ACPI) mengatakan, untuk mendapatkan rasa gurih, para ibu bisa membuat kaldu lebih dulu yang terbuat dari ikan, ayam, atau daging sapi.

"Bisa ditambahkan garam dan gula dengan perbandingan satu banding satu. Jangan terlalu over cook kalau membuat kaldu ikan karena nanti sari-nya akan hilang. Setelah matang bisa disimpan di kulkas selama tiga hari, atau bahkan di freezer selama setahun asal disimpannya tetap di situ," ujar Chef Santoso.

Dengan kaldu ini, dia berharap orang tak perlu lagi bergantung dengan penggunaan MSG untuk membuat masakan tetap lezat. Meski demikian penggunaan MSG sebenarnya tidak dilarang dalam membuat menu masakan.

"Kalau sudah tahu cara membuat kaldu, saya rasa untuk membuat makanan enak tidak perlu pakai vetsin atau MSG. Penggunaan MSG boleh tapi harus seimbang," tandasnya.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Asal Usul MSG yang Bikin Rasa Makanan Makin Lezat

Asal Usul MSG yang Bikin Rasa Makanan Makin Lezat

Lifestyle | Senin, 11 September 2017 | 11:36 WIB

Begini Cara Membuat MSG Homemade

Begini Cara Membuat MSG Homemade

Lifestyle | Kamis, 03 Agustus 2017 | 13:45 WIB

Kebaikan MSG untuk Kesehatan

Kebaikan MSG untuk Kesehatan

Press Release | Minggu, 12 Februari 2017 | 06:32 WIB

Ini Bahaya Vetsin Bagi Ibu Hamil

Ini Bahaya Vetsin Bagi Ibu Hamil

Health | Rabu, 24 Juni 2015 | 06:33 WIB

Bolehkah Anak-Anak Makan Mie Instan?

Bolehkah Anak-Anak Makan Mie Instan?

Health | Rabu, 07 Januari 2015 | 13:43 WIB

Bahayanya Sering Konsumsi Makanan Berpenyedap Rasa

Bahayanya Sering Konsumsi Makanan Berpenyedap Rasa

Health | Senin, 29 September 2014 | 18:03 WIB

Terkini

Bukan Hanya Populer, Seskab Teddy Salip Sejumlah Menteri Senior dalam Urusan Kinerja

Bukan Hanya Populer, Seskab Teddy Salip Sejumlah Menteri Senior dalam Urusan Kinerja

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 00:19 WIB

Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet

Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet

Bola | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 23:35 WIB

Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah

Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik

Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:35 WIB

IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung

IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:27 WIB

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:31 WIB

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Otomotif | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:15 WIB

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Bisnis | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:05 WIB

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Jawa Tengah | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:00 WIB

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Lampung | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:57 WIB

×