Kopi Luwak Punya Banyak Keunggulan, Mungkinkah Dijual Murah?

Fabiola Febrinastri

Selasa, 12 Desember 2017 | 11:50 WIB
Kopi Luwak Punya Banyak Keunggulan, Mungkinkah Dijual Murah?
Ilustrasi kopi luwak. (Sumber: Shutterstock)

Suara.com - Para penggemar kopi dunia kini punya pilihan jenis kopi yang tak cuma nikmat, tapi juga mempunyai sejumlah keunggulan jika dibandingkan dengan kopi konvensional. Kopi luwak atau yang disebut civet coffee, sudah terkenal seantero dunia, karena berbagai manfaat dan kenikmatannya premiumnya.

Salah satu keunggulan kopi luwak jika dibandingkan kopi biasa adalah kandungan asamnya yang sangat rendah, sehingga menjadi pilihan para pecinta kopi dengan masalah lambung. Walaupun tingkat asamnya rendah, kopi luwak lebih kental dan padat jika dibandingkan kopi biasa, sehingga wangi dan kenikmatannya lebih terasa.

Tak cuma ramah lambung, kopi luwak juga memiliki sejumlah keunggulan dibandingkan kopi konvensional pada umumnya.

Berikut aneka keunggulan kopi luwak;
1. Meningkatkan stamina tubuh
Kopi luwak mampu merangsang sistem pembuluh darah dan merangsang adrenalin. Hal ini sangat membantu metabolisme tubuh dan membuat tubuh mampu melakukan segala aktivitasnya.

2. Melindungi gigi dari pembentukan karang gigi
Kafein yang terdapat dalam kopi luwak mampu memberikan perlindungan terhadap kesehatan mulut dan gigi, sehingga mengusir jauh-jauh penyebab gigi berlubang dan karang gigi.

3. Mencegah kerusakan sel dalam tubuh
Antioksidan di dalam kopi luwak mampu mencegah rusaknya sel-sel dalam tubuh yang terkait dengan penyakit Parkinson. Selain itu, kafeinnya mampu mengurangi peradangan     pada otak yang menjadi penyebab penyakit Alzheimer.

4. Mengikis kristal kolesterol
Zat anti lengket pada kafein di dalam kopi luwak dapat meluruhkan kristal-kristal kolesterol yang mengendap di dalam empedu. Untuk membersihkan kristal-kristal ini dan mencegah menumpuknya batu empedu, sebaiknya minum 2-3 gelas kopi luwak sehari.

5. Menurunkan risiko diabetes
Menurut penelitian, diabetes dapat dicegah sedini mungkin dengan mengkonsumsi 2-4 gelas kopi luwak sehari. Tentu saja, hindari banyak gula di dalamnya.

Bisa jadi, aneka manfaat dan kenikmatan kopi luwak ini menjadi penyebab, mengapa kopi jenis ini banyak dicari. Walaupun harganya pernah menembus Rp 10 juta per kilogramnya, permintaan kopi luwak di dunia justru meningkat.

Proses pembuatan kopi luwak sendiri terbilang rumit. Tak heran jika kopi luwak sering disebut sebagai kopi premium, karena rumitnya proses.

Untuk menghasilkan kopi luwak kualitas nomor satu, biji kopi pilihan harus melalui serangkaian langkah pemrosesan, yaitu mulai dari pemetikan, fermentasi di dalam perut luwak, mengumpulkan biji-biji kopi setelah fermentasi, pengeringan, penggilingan, dan terakhir, pengepakan.

Nah, dengan segala keunggulannya ini, kopi luwak patut dijadikan pilihan. Apalagi tak cuma nikmat, karena kopi jenis ini juga memiliki banyak manfaat positif bagi tubuh.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kopi Luwak Bali Tembus Pasar Eropa

Kopi Luwak Bali Tembus Pasar Eropa

Bisnis | Minggu, 28 Agustus 2016 | 10:16 WIB

Terkini

Arti Mimpi Pindah Rumah Menurut Primbon Jawa, Benarkah Pertanda Perubahan?

Arti Mimpi Pindah Rumah Menurut Primbon Jawa, Benarkah Pertanda Perubahan?

Lifestyle | Sabtu, 26 September 2026 | 11:30 WIB

Rp11 Triliun untuk Rekening Massal: Kebijakan Publik Kehilangan Prioritas?

Rp11 Triliun untuk Rekening Massal: Kebijakan Publik Kehilangan Prioritas?

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 11:30 WIB

Arab Saudi Tembak Jatuh 2 Drone Houthi yang Mengincar Wilayah Riyadh

Arab Saudi Tembak Jatuh 2 Drone Houthi yang Mengincar Wilayah Riyadh

News | Sabtu, 26 September 2026 | 11:29 WIB

Kenangan Surya Paloh Pernah Larang Guruh Soekarnoputra Jadi Ketum Partai

Kenangan Surya Paloh Pernah Larang Guruh Soekarnoputra Jadi Ketum Partai

News | Sabtu, 26 September 2026 | 11:26 WIB

Bupati Gowa Tersangka, Gubernur Sulsel: Wakilnya Menjalankan Pemerintahan Sementara

Bupati Gowa Tersangka, Gubernur Sulsel: Wakilnya Menjalankan Pemerintahan Sementara

Sulsel | Sabtu, 26 September 2026 | 11:21 WIB

Cara Pakai Cleanser Sekaligus Masker Viva untuk Cegah Kerutan pada Kulit Kering

Cara Pakai Cleanser Sekaligus Masker Viva untuk Cegah Kerutan pada Kulit Kering

Lifestyle | Sabtu, 26 September 2026 | 11:20 WIB

TP2DD Jatim Raih Penghargaan, Gubernur Khofifah Pastikan Digitalisasi Bermanfaat bagi Masyarakat

TP2DD Jatim Raih Penghargaan, Gubernur Khofifah Pastikan Digitalisasi Bermanfaat bagi Masyarakat

Jatim | Sabtu, 26 September 2026 | 11:20 WIB

Benjamin Netanyahu Sembunyikan Peringatan UEA Soal Ancaman Serangan Besar Hamas

Benjamin Netanyahu Sembunyikan Peringatan UEA Soal Ancaman Serangan Besar Hamas

News | Sabtu, 26 September 2026 | 11:11 WIB

Karhutla Terus Berulang, APHI Soroti Masalah Tata Kelola Lahan dan Ekonomi Warga

Karhutla Terus Berulang, APHI Soroti Masalah Tata Kelola Lahan dan Ekonomi Warga

Bisnis | Sabtu, 26 September 2026 | 11:10 WIB

Dari Lapas Sukamiskin ke Cibinong, Mengapa Kasus Kamar Mewah Napi Terus Berulang?

Dari Lapas Sukamiskin ke Cibinong, Mengapa Kasus Kamar Mewah Napi Terus Berulang?

News | Sabtu, 26 September 2026 | 11:04 WIB

×