Ini Alasan Karyawan Terhebat Mengundurkan Diri dari Perusahaan

Angelina Donna | Suara.com

Kamis, 25 Januari 2018 | 18:36 WIB
Ini Alasan Karyawan Terhebat Mengundurkan Diri dari Perusahaan
Ilustrasi karyawan terhebat mengundurkan diri (shutterstock)

Suara.com - Belakangan ini, banyak pemimpin perusahaan yang mengeluh karena karyawannya resign. Satu per satu karyawan terbaik yang dimiliki di perusahaan menginginkan untuk mundur dengan berbagai alasan.

Berdasarkan penelitian, karyawan yang meminta untuk resign sebenarnya bukan karena pekerjaannya yang membosankan. Melainkan karena sikap dan ulah si bos yang dianggap tidak bersahabat. Ditambah lagi lingkungan kerja yang tidak kondusif.

Namun, bagaimana reaksi perusahaan saat yang resign adalah para karyawan terbaiknya? Ada yang menahan ada juga yang tidak. Untuk itu ketahui alasan karyawan terbaik mengundurkan diri dari perusahaan berikut.

Terlalu Banyak Peraturan
Setiap perusahaan memiliki aturan khusus yang harus dipatuhi oleh setiap karyawan. Adanya pelanggaran atas peraturan yang ditetapkan menyebabkan adanya sanksi yang tegas. Perusahaan yang terlalu banyak peraturan membuat karyawan merasa tidak nyaman. Bagaimana tidak, para karyawan tidak dapat bekerja dengan luwes. Sehingga daya geraknya juga pasif karena harus menuruti aturan yang berlaku.

Bos yang Terlalu Otoriter
Bos adalah pemimpin tertinggi di dalam perusahaan. Sifat bos yang bersahabat merupakan dambaan semua karyawan. Namun apa yang terjadi tidak selalu sesuai keinginan. Kadang-kadang kita harus menerima kenyataan kalau si bos ternyata otoriter.

Sifat otoriter si bos tentu membuat karyawan tidak nyaman. Pekerjaan ini dan itu harus dilakukan sesuai perintah. Padahal setiap karyawan punya cara masing-masing dalam menyelesaikan pekerjaan. Kalau ternyata si Bos tetap bertindak otoriter, wajar saja kalau banyak karyawannya yang resign.

Pekerjaan yang Menumpuk
Setiap karyawan memiliki deadline dalam mengerjakan tugas. Banyak karyawan yang berusaha maksimal dalam mengerjakan tugas untuk hasil yang terbaik. Namun, apa daya banyaknya tugas yang dilimpahkan kepadanya membuat karyawan tidak sanggup mengerjakan tugas. Akibatnya, hasil akhir dari tugas tersebut tidak maksimal seperti yang diharapkan.

Ingat, setiap manusia memiliki keterbatasan. Manusia juga bukanlah robot yang bisa bekerja 24 jam tanpa istirahat. Lagipula, manusia hanya memiliki dua buah tangan; yang berarti ia tidak bisa mengerjakan dua tugas sekaligus dalam waktu bersamaan.

Jam Kerja yang Super Padat
Jam kerja maksimum seorang karyawan yaitu 7-8 jam setiap harinya, belum termasuk lembur. Namun ada perusahaan yang menuntut karyawannya untuk bekerja lebih dari 8 jam. Jam kerja gila-gilaan seperti ini tentu membuat karyawan tidak betah. Apalagi bagi mereka yang telah berkeluarga. Daripada seumur hidupnya dihabiskan di kantor, lebih baik ia mengajukan resign dari perusahaan.

Tidak Adanya Pemberian Reward
Pemberian reward atau penghargaan menjadi poin penting bagi karyawan. Adanya reward yang diberikan menandakan adanya kepedulian pimpinan perusahaan terhadap etos kerja karyawan. Pemberian reward oleh pimpinan juga dapat membuat karyawan tersebut bangga, apalagi kalau sampai diumumkan di depan seluruh karyawan. Jika perusahaan tidak pernah menghargai kerja keras karyawan, wajar saja kalau satu per satu karyawannya resign.

Lingkungan Kerja yang Berubah
Lingkungan kerja yang kondusif dan bersahabat sangat didambakan oleh para karyawan. Lingkungan kerja juga sangat berpengaruh terhadap hasil kerja setiap karyawan. Apabila terjadi perubahan yang signifikan pada lingkungan kerja, jangan heran jika karyawan mulai mengundurkan diri satu per satu. Jika keadaan mulai berbalik, sebaiknya pemimpin perusahaan mengambil tindakan jelas dan memperbaiki semuanya seperti semula.

Partner Kerja yang Tidak Asyik
Partner kerja menjadi teman kita dalam bekerja. Kita tentu akan merasa senang jika diberikan partner kerja yang profesional. Pasalnya partner kerja yang seperti ini lebih tertib saat bekerja, dan mengerjakan tugas sesuai mekanisme.

Lalu, bagaimana kalau kita disandingkan dengan mereka yang tidak profesional? Tentu kita merasa tidak betah saat bekerja. Tidak adanya konektivitas antara sesama partner membuat hasil kerja semakin buruk. Daripada terus-menerus dimarahi si bos, lebih baik mengundurkan diri saja dari perusahaan.

Gaji yang Diberikan Tidak Sesuai
Selain pemberian reward, pemberian gaji juga perlu diperhatikan oleh pimpinan. Jumlah gaji yang diberikan haruslah sesuai dengan jumlah pengorbanan yang diberikan oleh karyawan. Apabila gaji nominalnya segitu-segitu saja, siapa yang mau? Lebih baik resign dari perusahaan, lalu mencari pekerjaan baru di perusahaan lain.

Baca artikel Cermati lainnya:

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Para Bos OJK Mundur Berjamaah, Kini Giliran Mirza Adityaswara

Para Bos OJK Mundur Berjamaah, Kini Giliran Mirza Adityaswara

Bisnis | Jum'at, 30 Januari 2026 | 21:28 WIB

Ditempeli Stiker 'Keluarga Miskin', Mensos Sebut Banyak Warga Mengundurkan Diri dari Penerima Bansos

Ditempeli Stiker 'Keluarga Miskin', Mensos Sebut Banyak Warga Mengundurkan Diri dari Penerima Bansos

News | Rabu, 26 November 2025 | 16:55 WIB

Cara Pakai Fitur Laporan Kredit untuk Kelola Keuangan Gratis via Cermati

Cara Pakai Fitur Laporan Kredit untuk Kelola Keuangan Gratis via Cermati

Bisnis | Senin, 20 Oktober 2025 | 06:50 WIB

Apakah PPPK Paruh Waktu Boleh Mengundurkan Diri? Simak Aturan dan Konsekuensinya

Apakah PPPK Paruh Waktu Boleh Mengundurkan Diri? Simak Aturan dan Konsekuensinya

Lifestyle | Sabtu, 04 Oktober 2025 | 07:25 WIB

Rahayu Saraswati Anak Siapa? Mundur dari DPR RI usai Ucapannya Picu Kontroversi

Rahayu Saraswati Anak Siapa? Mundur dari DPR RI usai Ucapannya Picu Kontroversi

Lifestyle | Kamis, 11 September 2025 | 12:29 WIB

Siapa Suami dari Rahayu Saraswati? Ponakan Prabowo Mundur dari DPR RI

Siapa Suami dari Rahayu Saraswati? Ponakan Prabowo Mundur dari DPR RI

Lifestyle | Kamis, 11 September 2025 | 11:37 WIB

Istana Tegas! Sri Mulyani Bukan Mundur, Dicopot Prabowo Lewat Evaluasi Penuh Pertimbangan

Istana Tegas! Sri Mulyani Bukan Mundur, Dicopot Prabowo Lewat Evaluasi Penuh Pertimbangan

News | Senin, 08 September 2025 | 17:42 WIB

Beredar Isu Sri Mulyani Mundur dari Kabinet Usai Rumahnya Dijarah, Ini Kata Airlangga Hartarto

Beredar Isu Sri Mulyani Mundur dari Kabinet Usai Rumahnya Dijarah, Ini Kata Airlangga Hartarto

News | Minggu, 31 Agustus 2025 | 18:36 WIB

Susul Ahmad Sahroni dan Nafa Urbach, Eko Patrio dan Uya Kuya Juga Dinonaktifkan dari DPR RI

Susul Ahmad Sahroni dan Nafa Urbach, Eko Patrio dan Uya Kuya Juga Dinonaktifkan dari DPR RI

Entertainment | Minggu, 31 Agustus 2025 | 15:04 WIB

Eko Patrio Dikabarkan Resmi Mundur dari DPR: Maafkan Saya

Eko Patrio Dikabarkan Resmi Mundur dari DPR: Maafkan Saya

News | Minggu, 31 Agustus 2025 | 14:33 WIB

Terkini

7 Rekomendasi Parfum Mykonos Paling Tahan Lama, Wanginya Awet Seharian!

7 Rekomendasi Parfum Mykonos Paling Tahan Lama, Wanginya Awet Seharian!

Lifestyle | Jum'at, 27 Maret 2026 | 15:26 WIB

Strategi Jualan Online dan Fotografi Produk Jadi Kunci UMKM Bersaing di Era Digital

Strategi Jualan Online dan Fotografi Produk Jadi Kunci UMKM Bersaing di Era Digital

Lifestyle | Jum'at, 27 Maret 2026 | 15:22 WIB

Daftar Harga Gas LPG 3 Kg dan Bright Gas Terbaru per Maret 2026

Daftar Harga Gas LPG 3 Kg dan Bright Gas Terbaru per Maret 2026

Lifestyle | Jum'at, 27 Maret 2026 | 15:15 WIB

Skincare Panthenol Bagusnya Digabung dengan Apa? Agar Kulit Makin Sehat Bukan Malah Iritasi

Skincare Panthenol Bagusnya Digabung dengan Apa? Agar Kulit Makin Sehat Bukan Malah Iritasi

Lifestyle | Jum'at, 27 Maret 2026 | 15:05 WIB

Batas Lapor SPT Tahunan Coretax Sampai Kapan? Resmi Diperpanjang, Cek Batas Akhirnya

Batas Lapor SPT Tahunan Coretax Sampai Kapan? Resmi Diperpanjang, Cek Batas Akhirnya

Lifestyle | Jum'at, 27 Maret 2026 | 15:04 WIB

Cara Daftar Anggota Muhammadiyah 2026 secara Offline, Cek Syarat Lengkapnya di Sini

Cara Daftar Anggota Muhammadiyah 2026 secara Offline, Cek Syarat Lengkapnya di Sini

Lifestyle | Jum'at, 27 Maret 2026 | 15:00 WIB

Ramai Imbauan Hemat LPG, Kenali 7 Penyebab Gas di Rumah Cepat Habis

Ramai Imbauan Hemat LPG, Kenali 7 Penyebab Gas di Rumah Cepat Habis

Lifestyle | Jum'at, 27 Maret 2026 | 14:55 WIB

5 Rekomendasi Shampo Kutu Rambut, Basmi Tuntas Sampai Telurnya

5 Rekomendasi Shampo Kutu Rambut, Basmi Tuntas Sampai Telurnya

Lifestyle | Jum'at, 27 Maret 2026 | 14:51 WIB

5 Rekomendasi Kompor Gas Paling Irit Bahan Bakar untuk Ikuti Imbauan Menteri ESDM

5 Rekomendasi Kompor Gas Paling Irit Bahan Bakar untuk Ikuti Imbauan Menteri ESDM

Lifestyle | Jum'at, 27 Maret 2026 | 14:46 WIB

Pengalaman Eksklusif: Harga dan Cara Ikut Tur Kuda Laut di Singapore Oceanarium

Pengalaman Eksklusif: Harga dan Cara Ikut Tur Kuda Laut di Singapore Oceanarium

Lifestyle | Jum'at, 27 Maret 2026 | 14:39 WIB