Bahaya Pengawet Makanan yang Harus Anda Tahu

Ririn Indriani

Senin, 26 Februari 2018 | 10:02 WIB
Bahaya Pengawet Makanan yang Harus Anda Tahu
Ilustrasi berbagai jenis pengawet makanan. (Shutterstock)

Suara.com - Sudah bukan rahasia lagi bahwa setiap makanan kemasan yang dijual dipasaran memiliki kandungan bahan pengawet  makanan di dalamnya.

Kadar dari bahan pengawet ini biasanya dicetak dan dimasukkan dalam daftar bahan-bahan yang digunakan di kemasan pembungkus makanan tersebut.

Kadar ini disebutkan dalam persen, agar pembeli mengetahui berapa banyak bahan pengawet tersebut mendominasi makanan. Meskipun kebanyakan kadarnya kecil, tapi tetap saja setiap bahan pengawet memiliki bahaya atau risiko bagi kesehatan.

Lantas, apa saja bahaya pengawet makanan yang umum digunakan bagi kesehatan? Simak ulasannya dikutip dari Go Dok.

1. Sodium benzoate
Sodium benzoate merupakan suatu bahan pengawet yang digunakan dalam berbagai tahap pemrosesan produk makanan serta minuman kemasan. Biasanya, bahan kimia ini dimasukkan sebagai salah satu bahan makanan di label kemasan.

Suatu studi yang dilakukan pada 2007 menunjukkan bahwa pengawet sodium benzoate berbengaruh pada tingkah hiperaktif anak-anak yang mengonsumsinya. Tak hanya itu, bahaya pengawet makanan ini juga termasuk reaksi zatnya terhadap vitamin C.

Saat ditambahkan vitamin C, sodium benzoate diketahui dapat menghasilkan zat yang dapat menyebabkan kanker.

2. Sodium nitrite
Bahan pengawet yang satu ini biasa digunakan untuk mengawetkan daging, dan biasanya ditemukan pada produk daging kalengan, kornet, dan sosis.

Meskipun belum ada kesepakatan dan bukti pasti mengenai hal ini, tapi banyak yang mengatakan bahwa bahaya pengawet makanan ini menyebabkan kanker lambung.

baca juga

Banyak kalangan percaya bahwa mengonsumsi sodium nitrate atau produk daging yang memiliki kandungan tersebut dalam jumlah banyak dapat menyebabkan kanker lambung.

3. Silicon dioxide
Bahan pengawet yang satu ini biasanya digunakan pada makanan kemasan dan suplemen untuk mencegah bahan-bahannya tidak menggumpal dan tercampur, meskipun sudah lama di dalam kemasan.

Banyak yang menduga bahwa zat kimia ini dapat menyebabkan kanker, kerusakan organ, bahkan kematian. Namun, berdasarkan hasil penelitian terbaru, hal-hal tersebut tidaklah benar dan silicon dioxide sudah dinyatakan aman penggunaannya oleh FDA.

Namun, penggunaan bahan ini tetap harus dibatasi, yaitu maksimal sebanyak 2 persen dari total keseluruhan berat makanan. Tak hanya itu, Anda yang memiliki alergi terhadap bahan kimia ini pun harus berhati-hati dalam mengonsumsinya.

Ketahui kadar silicon dioxide dalam suatu makanan, sebelum mengonsumsinya, ya!

4. Tertiary butylhydroquinone (TBHQ)
TBHQ merupakan suatu bahan pengawet yang digunakan untuk memperpanjang usia penyimpanan makanan, menjaganya tetap awet dalam jangka waktu lama, serta mencegah bau tengik.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Orang Pelupa Wajib Santap Delapan Makanan Ini!

Orang Pelupa Wajib Santap Delapan Makanan Ini!

Health | Minggu, 25 Februari 2018 | 14:19 WIB

Amankah Kualitas Makanan yang Sudah Dibekukan?

Amankah Kualitas Makanan yang Sudah Dibekukan?

Health | Senin, 19 Februari 2018 | 15:15 WIB

Kabar Gembira! Gemar Makanan Pedas Bisa Bikin Panjang Umur

Kabar Gembira! Gemar Makanan Pedas Bisa Bikin Panjang Umur

Health | Selasa, 13 Februari 2018 | 07:59 WIB

Terkini

Coba Hilangkan Bukti, Pembacok Bobotoh Persib di Bogor Buang Celurit ke Selokan

Coba Hilangkan Bukti, Pembacok Bobotoh Persib di Bogor Buang Celurit ke Selokan

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 23:22 WIB

Golkar Bidik Naikkan Kursi di Pemilu 2029, Target Lampaui 102 Kursi DPR!

Golkar Bidik Naikkan Kursi di Pemilu 2029, Target Lampaui 102 Kursi DPR!

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 23:13 WIB

Pendapatan Meroket 1.368%, Tapi Saingan ChatGPT Ini Malah Rugi Rp1.300 Triliun!

Pendapatan Meroket 1.368%, Tapi Saingan ChatGPT Ini Malah Rugi Rp1.300 Triliun!

Bisnis | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Polres Bogor Ringkus Pelaku Pembacokan Bobotoh di Karadenan, Celurit Jadi Bukti

Polres Bogor Ringkus Pelaku Pembacokan Bobotoh di Karadenan, Celurit Jadi Bukti

Jabar | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:57 WIB

Operasi Patuh Maung 2026 di Banten, Ini Daftar Titik yang Perlu Diwaspadai Pengendara

Operasi Patuh Maung 2026 di Banten, Ini Daftar Titik yang Perlu Diwaspadai Pengendara

Banten | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:51 WIB

Ditangkap di Karadenan Bogor! Pembacok Bobotoh Terancam 15 Tahun Penjara

Ditangkap di Karadenan Bogor! Pembacok Bobotoh Terancam 15 Tahun Penjara

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:45 WIB

Olah TKP Kasus Pembunuhan Ibu-Anak Asal Bogor, Polda Jatim Cek Tungku Pembakaran Jasad

Olah TKP Kasus Pembunuhan Ibu-Anak Asal Bogor, Polda Jatim Cek Tungku Pembakaran Jasad

Jabar | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:40 WIB

Jatuh Bangun Bisnis, Pengusaha Perlu Tahu Kapan Harus Bertahan atau Berubah

Jatuh Bangun Bisnis, Pengusaha Perlu Tahu Kapan Harus Bertahan atau Berubah

Lifestyle | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:40 WIB

Alasan Danantara Mau Tutup dan Likuidasi 750 BUMN

Alasan Danantara Mau Tutup dan Likuidasi 750 BUMN

Bisnis | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:33 WIB

Tak Ada Pinjaman Baru di APBD 2027, Sekda Jabar sebut Fokus Rasionalisasi Belanja

Tak Ada Pinjaman Baru di APBD 2027, Sekda Jabar sebut Fokus Rasionalisasi Belanja

Jabar | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:30 WIB

×