Selain Sarana Rekreasi, Kebun Raya Juga Bermanfaat bagi Kesehatan

Vania Rossa, Firsta Nodia

Selasa, 27 Februari 2018 | 17:00 WIB
Selain Sarana Rekreasi, Kebun Raya Juga Bermanfaat bagi Kesehatan
Ilustrasi. (Sumber: Shutterstock)

Suara.com - Kebun raya tak hanya merupakan destinasi rekreasi dan melepas penat dari rutinitas harian, tapi keberadaannya juga bisa mendatangkan manfaat bagi kesehatan, lho. Disampaikan Karen Tambayong dari Yayasan Kebun Raya Indonesia, kebun raya yang dipenuhi dengan tumbuhan hijau dan memiliki paparan polusi rendah terbukti dapat mencegah stres, mengurangi trauma, meningkatkan sistem kekebalan tubuh, hingga mencegah demensia atau kepikunan.

"Bahkan di negara maju, mengunjungi kebun raya atau taman hijau menjadi resep pengganti obat-obatan yang diberikan oleh dokter. Istilahnya vitamin G atau 'green'. Seharusnya ini bisa dicontoh di negara kita untuk menurunkan beban biaya BPJS," ujar Karen pada FGD yang dihelat Jaga Bhumi di Jakarta, Selasa (27/2/2018).

Berikut adalah beberapa manfaat mengunjungi kebun raya bagi kesehatan, seperti disampaikan oleh Karen Tambayong.

1. Menurunkan stres
Berinteraksi dengan alam bisa memberi efek psikologis restoratif. Udara yang diciptakan dan suasana hijau saat berada di kebun raya dapat mengurangi stres.

2. Meningkatkan sistem kekebalan tubuh
Di Amerika, kata Karen, ada program 'Tree Hugger' atau memeluk pohon yang dipercaya dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Kegiatan memeluk pohon dan berjalan di antara pepohonan sendiri memang dibuktikan dalam penelitian dapat menekan infeksi dan meningkatkan sistem kekebalan tubuh.

"Alasannya, zat-zat kimia yang dikeluarkan pohon dapat menyatu dengan tubuh dan membuat kekebalan tubuh kita meningkat. Sayangnya hal ini belum umum di Indonesia," tambah dia.

3. Meningkatkan fungsi kognitif
Karen mengatakan, berjalan santai di kebun raya atau taman dapat meningkatkan fungsi kognitif dan meningkatkan interaksi sosial. Ia pun menyarankan para lansia untuk diajak mengunjungi kebun raya karena bisa membantu mencegah timbulnya kepikunan atau demensia alzheimer.

4. Mengurangi obesitas
Jalan di kebun raya juga bisa menjadi salah satu bentuk aktivitas fisik. Itu sebabnya jika hal ini dilakukan secara rutin bisa mencegah Anda dari risiko obesitas.

5. Mencegah kecemasan
Anak-anak zaman now, kata Karen, cenderung tak bisa lepas dari penggunaan gawai karena minimnya interaksi dengan alam. Akibatnya, anak-anak tersebut rentan mengalami nature deficit disorder (NDD) yang ditandai dengan depresi, kecemasan, kurang fokus dan cuek dengan sekitar.

baca juga

"Ketika kita rajin mengajak anak-anak kita untuk datang ke kebun raya atau taman sejak kecil, maka interaksi dengan alam terbentuk sejak dini sehingga perkembangan fisik, mental, dan akademisnya menjadi lebih matang," tandas dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Darmin Sebut Masyarakat Kini Suka Rekreasi Ketimbang Beli Baju

Darmin Sebut Masyarakat Kini Suka Rekreasi Ketimbang Beli Baju

Bisnis | Senin, 14 Agustus 2017 | 12:57 WIB

Kementerian PUPR Bangun 12 Kebun Raya di Indonesia

Kementerian PUPR Bangun 12 Kebun Raya di Indonesia

Bisnis | Sabtu, 05 November 2016 | 09:17 WIB

Terkini

Sopir Taksi Online Jadi Incaran di Tengah Sulitnya Kerja, Berapa Pendapatannya

Sopir Taksi Online Jadi Incaran di Tengah Sulitnya Kerja, Berapa Pendapatannya

Bisnis | Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:32 WIB

Gemini 4 Argon Bikin Robot Belajar Melempar Bola, 7 Kali Berhasil Berturut-turut

Gemini 4 Argon Bikin Robot Belajar Melempar Bola, 7 Kali Berhasil Berturut-turut

Tekno | Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:20 WIB

Alfred Young Sugiri Pianis Bandung Tampil Memukau di Eropa, Momentum Benahi Musik Klasik Indonesia

Alfred Young Sugiri Pianis Bandung Tampil Memukau di Eropa, Momentum Benahi Musik Klasik Indonesia

Entertainment | Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:17 WIB

Gaji PNS Bisa Telat Jika Dibayar dari KDMP, Bank Daerah Ikut Terancam

Gaji PNS Bisa Telat Jika Dibayar dari KDMP, Bank Daerah Ikut Terancam

Bisnis | Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:16 WIB

Daftar Shio Paling Hoki di Kuartal Akhir Tahun 2026

Daftar Shio Paling Hoki di Kuartal Akhir Tahun 2026

Lifestyle | Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:15 WIB

5 Masker Wajah Alami untuk Memutihkan Kulit, Apa Saja Bahannya?

5 Masker Wajah Alami untuk Memutihkan Kulit, Apa Saja Bahannya?

Lifestyle | Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:15 WIB

IHSG Masih Betah di Level 5.900, Pantau MEDC

IHSG Masih Betah di Level 5.900, Pantau MEDC

Bisnis | Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:13 WIB

Rekomendasi MP Club Ditutup usai Penggerebekan Narkoba, Ini Kata Agung Nugroho

Rekomendasi MP Club Ditutup usai Penggerebekan Narkoba, Ini Kata Agung Nugroho

Riau | Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:09 WIB

Pasar Modal Asia Dibuka Anjlok dan Saham Teknologi Tertekan

Pasar Modal Asia Dibuka Anjlok dan Saham Teknologi Tertekan

Bisnis | Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:01 WIB

Wacana Adik Prabowo soal HP Gratis untuk Bansos Dinilai Tak Jelas, APBN Sudah Tekor

Wacana Adik Prabowo soal HP Gratis untuk Bansos Dinilai Tak Jelas, APBN Sudah Tekor

Bisnis | Kamis, 15 Oktober 2026 | 08:59 WIB

×