Komunitas Batu Tulis Bogor yang Suka Menulis Indah

Vania Rossa, Risna Halidi

Sabtu, 03 Maret 2018 | 14:25 WIB
Komunitas Batu Tulis Bogor yang Suka Menulis Indah
Komunitas menulis indah. (@batutulisbogor/Instagram)

Suara.com - Seni menulis indah lebih sering dikaitkan dengan kaligrafi yang identik dengan tulisan Arab.

Padahal, kata 'kaligrafi' sendiri diserap dari bahasa Yunani yaitu kallos atau indah dan graphe yang berarti menulis.

"Kalangan awam lebih mengenal kaligrafi tentang menulis tulisan Arab. Saat ditelaah, ternyata ini seni yang sangat luas," kata salah satu anggota komunitas seni menulis indah di Bogor, Syafiq, saat ditemui Suara.com beberapa waktu lalu.

Syafiq adalah anggota dari komunitas Batu Tulis Bogor, sebuah komunitas kecil yang menjadi wadah bagi jagoan menulis indah di kota penyangga DKI Jakarta tersebut.

Kata Syafiq, ada dua jenis menulis indah yang paling umum. Pertama adalah hand lettering dan kedua adalah kaligrafi itu sendiri. "Hand lettering itu ada proses menggambarnya, sementara kaligrafi ditulis langsung dengan brush pen (pena kuas)."

Pada 2013 lalu, seni menulis indah sempat booming dan banyak digemari oleh berbagai kalangan masyarakat. Hal itu terlihat dari banyaknya unggahan serta gerakan masif dengan tagar
#nationalhandwritingday di platform berbagi gambar dan video, Instagram.

Di Indonesia, puluhan komunitas menulis indah dikepalai oleh dua kapal besar yaitu Komunitas Belajar Menulis atau Belmenid, dan Kaligrafina.

Itu juga menjadi cikal bakal lahirnya komunitas-komunitas kecil penggiat menulis indah di kota-kota di seluruh Indonesia, salah satunya area Bogor Raya.

Komunitas menulis indah. (@batutulisbogor/Instagram)

baca juga

"Komunitas Batu Tulis Bogor baru mulai terbentuk tahun 2014. Tapi kita mulai buat acara Pen Meetup dari November 2013 di Bogor Junction. Saat itu ada 25 orang yang muncul dan kita belum punya nama," kata anggota Batu Tulis Bogor lainnya, Suryadi.

Nama Batu Tulis, kata Suryadi, diambil dari situs bersejarah Kota Bogor yaitu Situs Batutulis yang ada di Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor, Jawa Barat.

Dari situ, tercetus nama komunitas yang menggambarkan identitas warga Pajajaran tersebut.

Jangan dikira komunitas ini hanya kumpul sambil mencoret-coret kertas saja. Meski pada awalnya terlihat seperti itu, tapi mereka benar-benar telah menciptakan karya.

Syafiq misalnya, ia telah menciptakan font miliknya sendiri bernama Wildlast yang ia jual di situs creativemarket.com seharga 15 US Dollar atau sekira 200 ribu rupiah.

Komunitas menulis indah. (suara.com/Risna Halidi)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Studi: Gara-gara Gadget, Tulisan Tangan Anak Jadi Jelek

Studi: Gara-gara Gadget, Tulisan Tangan Anak Jadi Jelek

Health | Selasa, 27 Februari 2018 | 14:04 WIB

Komunitas Perempuan Pelestari Budaya Kenalkan Filosofi Batik

Komunitas Perempuan Pelestari Budaya Kenalkan Filosofi Batik

Lifestyle | Senin, 19 Februari 2018 | 08:15 WIB

Belajar Seputar Kopi Bersama Komunitas Kokopi

Belajar Seputar Kopi Bersama Komunitas Kokopi

Lifestyle | Sabtu, 17 Februari 2018 | 09:15 WIB

Terkini

Kebakaran di Hall Selatan Stasiun Gambir, KAI Pastikan Perjalanan Kereta Tak Terganggu

Kebakaran di Hall Selatan Stasiun Gambir, KAI Pastikan Perjalanan Kereta Tak Terganggu

News | Sabtu, 07 November 2026 | 22:41 WIB

Cara Membeli E-Meterai Online untuk Persiapan CPNS 2026, Jangan Sampai Kehabisan!

Cara Membeli E-Meterai Online untuk Persiapan CPNS 2026, Jangan Sampai Kehabisan!

Bisnis | Sabtu, 07 November 2026 | 22:30 WIB

Literasi Keuangan Sumbar Masih 76,6 Persen, Easycash Sasar Mahasiswa dan UMKM

Literasi Keuangan Sumbar Masih 76,6 Persen, Easycash Sasar Mahasiswa dan UMKM

Sumbar | Sabtu, 07 November 2026 | 22:15 WIB

DPP AMPI Tegaskan Soliditas, Tegak Lurus Dukung Kepemimpinan Bahlil Lahadalia di Partai Golkar

DPP AMPI Tegaskan Soliditas, Tegak Lurus Dukung Kepemimpinan Bahlil Lahadalia di Partai Golkar

Bisnis | Sabtu, 07 November 2026 | 22:07 WIB

PDCA dan Suggestion System, Dua Cara Mengajak Karyawan Aktif Berinovasi

PDCA dan Suggestion System, Dua Cara Mengajak Karyawan Aktif Berinovasi

Lifestyle | Sabtu, 07 November 2026 | 22:06 WIB

Alasan Fresh Graduate Tak Boleh Bikin Satu CV saat Lamar Kerja di Beragam Perusahaan

Alasan Fresh Graduate Tak Boleh Bikin Satu CV saat Lamar Kerja di Beragam Perusahaan

Bisnis | Sabtu, 07 November 2026 | 22:06 WIB

Berapa Batas Usia CPNS 2026? Siap-siap Ada Aturan Baru Soal Batasan Umur

Berapa Batas Usia CPNS 2026? Siap-siap Ada Aturan Baru Soal Batasan Umur

Lifestyle | Sabtu, 07 November 2026 | 22:03 WIB

BSU 2026 Cair November-Desember, Ini Cara Cek Informasi dan Syarat Penerimanya

BSU 2026 Cair November-Desember, Ini Cara Cek Informasi dan Syarat Penerimanya

Bisnis | Sabtu, 07 November 2026 | 22:00 WIB

Dorong Transformasi Tata Kelola Pemerintahan Daerah, Mendagri Raih CNN Indonesia Awards 2026

Dorong Transformasi Tata Kelola Pemerintahan Daerah, Mendagri Raih CNN Indonesia Awards 2026

News | Sabtu, 07 November 2026 | 21:46 WIB

Stasiun Gambir Terbakar Malam Ini, Api Berasal dari Ruang Panel Listrik

Stasiun Gambir Terbakar Malam Ini, Api Berasal dari Ruang Panel Listrik

News | Sabtu, 07 November 2026 | 21:44 WIB

×