Ini Penyebab Munculnya Mata Panda, Plus Cara Mengatasinya

Vania Rossa

Jum'at, 16 Maret 2018 | 19:02 WIB
Ini Penyebab Munculnya Mata Panda, Plus Cara Mengatasinya
Ilustrasi mata panda. (Shutterstock)

Suara.com - Lingkaran hitam di bawah mata, alias mata panda, jadi musuh semua perempuan. Selain membuat penampilan jadi terlihat kusam dan lelah, juga membuat Anda berusaha ekstra keras untuk menutupinya dengan berbagai concealer dan make up.

Sebenarnya, kenapa muncul lingkaran gelap di bawah mata? Dan bagaimana cara mengatasinya? Simak enam penyebab paling umum si mata panda ini, dan tips mengatasinya dari ahli dermatologi terkemuka, seperti dilansir dari Pop Sugar.

1. Genetika
Genetika sangat berperan dalam hal si mata panda. Menurut Dr. Sonia Batra, dermatologis sekaligus pembawa acara The Doctors, "Kulit yang lebih gelap seperti pada keturunan Mediterania atau Timur Tengah, umumnya memiliki konsentrasi pigmen melanin lebih tinggi di area bawah mata, sehingga menyebabkan perubahan warna di area tersebut.”

Anda memang tak bisa menghilangkan warisan genetik ini, tapi Anda bisa menutupinya dengan menggunakan concealer berwarna pink keemasan.

2. Kekurangan atau kebanyakan tidur
Bukan hanya kekurangan tidur yang bisa menimbulkan lingkaran gelap di bawah mata, menurut Batra, kebanyakan tidur juga bisa memberi efek yang sama. "Kebiasaan tidur Anda akan menentukan munculnya lingkaran hitam di bawah mata, karena pembuluh darah di area ini sangat mudah terlihat akibat tipisnya kulit permukaan kulit. Berbeda dari anggapan banyak orang selama ini yang berpikir kurang tidur bisa menyebabkan mata panda, karena sebenarnya lingkaran akan lebih menggelap saat Anda kebanyakan tidur," katanya.

"Hal ini karena saat Anda tidur, darah yang mengandung oksigen berkumpul di bawah mata. Tidur dengan posisi tertentu, juga bisa memperburuk lingkaran hitam karena gravitasi menyebabkan darah menempel di bawah mata. Itu juga yang menciptakan kantong mata.”

Solusinya, tidur cukup setidaknya 7 jam sehari. Menurut Brata, jumlah ini sangat cukup untuk membuat Anda merasa segar ketika bangun di pagi hari, sehingga lingkaran hitam yang ditakuti itu tidak akan muncul.

3. Gaya hidup tidak sehat
Pilihan gaya hidup Anda benar-benar memengaruhi penampilan jangka panjang kulit Anda. Batra mengingatkan bahwa merokok dapat mengganggu aliran darah dan bisa membuat lingkaran hitam di bawah mata memburuk.

baca juga

Yang terbaik adalah perbanyak minum air putih untuk membantu meningkatkan aliran darah, minimal 8 gelas sehari. Olahraga juga membantu memperbaiki sirkulasi darah, dan mencegah darah berkumpul di bawah mata.

Batra menambahkan, "Makanan kaya vitamin K, yang membantu mencegah pembekuan darah dan memperkuat dinding kapiler untuk mencegah kebocoran darah, juga sangat membantu mengatasi lingkaran hitam akibat gaya hidup tak sehat." Beberapa contohnya adalah terong, kacang merah, anggur, dan mentimun.

4. Alergi musiman
Alergi yang menyebabkan iritasi bisa menyebabkan lingkaran di bawah mata menjadi lebih gelap. Menurut ahli dermatologi dari New Orleans Dr. Lauren Eckert Ploch, "Alergi musiman seperti alergi pada serbuk sari, dapat memperburuk lingkaran hitam karena hal itu menyebabkan radang di sinus Anda. Tersumbatnya sinus akan memperbesar pembuluh darah di sekitar mata Anda, yang menciptakan warna gelap," katanya.

Ilustrasi menderita flu, pilek dan batuk. (Shutterstock)

Solusinya, Ploch merekomendasikan antihistamin oral sekali atau dua kali sehari selama musim alergi. Dia juga menjelaskan bahwa tidur dengan kepala sedikit diangkat juga dapat mengurangi akumulasi cairan di sekitar area mata. Selain itu, pastikan Anda untuk tidak menggosok mata, karena ini bisa meningkatkan kemerahan dan pigmentasi di sekitar mata.

5. Kondisi di dalam mobil
"Karpet dan pelapis di dalam mobil bisa menampung tungau debu, spora jamur, dan serbuk sari, seperti di rumah," kata Batra. Cara terbaik untuk menjaga mobil tetap bersih adalah dengan memastikan karpet di dlaamnya disedot, lalu gunakan karpet plastik yang lebih mudah dibersihkan.

"Begitu juga dengan jok mobil, sering-seringlah memvakumnya untuk menghilangkan spora debu dan jamur," tambahnya. Kursi berbahan kulit adalah pilihan terbaik untuk Anda yang rawan alergi. Sumber alergen lain di dalam mobil adalah ventilasi udara kotor, filter, dan dasbor yang berdebu, jadi pastikan untuk membersihkannya sesering mungkin.

6. Terlalu bersemangat membersihkan mata
Membersihkan wajah, terutama di area mata, yang terlalu bersemangat, hanya akan menciptakan lingkaran hitam di area tersebut. "Menggosok mata terlalu sering dan terlalu keras atau kasar, selain menghilangkan riasan mata, juga bisa merusak pembuluh darah di kulit halus di sekitar mata, yang menyebabkan timbulnya lingkaran hitam," kata Batra.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Awas! Kebiasaan Ini Bisa Picu Kantung Mata

Awas! Kebiasaan Ini Bisa Picu Kantung Mata

Health | Rabu, 18 Oktober 2017 | 14:00 WIB

Begini Cara Mudah Atasi 'Mata Panda'

Begini Cara Mudah Atasi 'Mata Panda'

Lifestyle | Rabu, 20 September 2017 | 09:12 WIB

Ingin Miliki Mata Indah? Lakukan Ini Setiap Hari

Ingin Miliki Mata Indah? Lakukan Ini Setiap Hari

Lifestyle | Rabu, 04 Januari 2017 | 13:06 WIB

Terkini

Hasto Wanti-wanti Demokrasi Bisa Mati Tanpa Kudeta Militer, Tanda-tanda Mulai Terlihat

Hasto Wanti-wanti Demokrasi Bisa Mati Tanpa Kudeta Militer, Tanda-tanda Mulai Terlihat

News | Minggu, 26 Juli 2026 | 16:48 WIB

Pramono Ancam Cabut Izin Swasta yang Timbun Sampah Ilegal di Jakarta

Pramono Ancam Cabut Izin Swasta yang Timbun Sampah Ilegal di Jakarta

News | Minggu, 26 Juli 2026 | 16:47 WIB

Yusril Minta Polda Jabar Tingkatkan Patroli Usai Polemik Sayembara Tangkap Begal

Yusril Minta Polda Jabar Tingkatkan Patroli Usai Polemik Sayembara Tangkap Begal

News | Minggu, 26 Juli 2026 | 16:39 WIB

Evolusi Konten GRWM: Dari Sekadar Tutorial Makeup Menjadi Ruang Curhat Paling Relatabel

Evolusi Konten GRWM: Dari Sekadar Tutorial Makeup Menjadi Ruang Curhat Paling Relatabel

Your Say | Minggu, 26 Juli 2026 | 16:35 WIB

Cak Imin Ajak Semua Parpol Revisi 108 UU demi Wujudkan Prabowonomics

Cak Imin Ajak Semua Parpol Revisi 108 UU demi Wujudkan Prabowonomics

News | Minggu, 26 Juli 2026 | 16:28 WIB

10 Cara Menggunakan AC Inverter agar Listrik Tetap Hemat

10 Cara Menggunakan AC Inverter agar Listrik Tetap Hemat

Lifestyle | Minggu, 26 Juli 2026 | 16:20 WIB

BRI Peduli dan Petani Lokal di Karawang Bersinergi Tanam 24.000 Mangrove

BRI Peduli dan Petani Lokal di Karawang Bersinergi Tanam 24.000 Mangrove

Jawa Tengah | Minggu, 26 Juli 2026 | 16:19 WIB

Pulihkan Pesisir, BRI Peduli Tanam 24.000 Mangrove di Karawang

Pulihkan Pesisir, BRI Peduli Tanam 24.000 Mangrove di Karawang

Batam | Minggu, 26 Juli 2026 | 16:15 WIB

BRI Peduli Libatkan Petani Lokal Hijaukan Pesisir dengan 24.000 Mangrove

BRI Peduli Libatkan Petani Lokal Hijaukan Pesisir dengan 24.000 Mangrove

Jogja | Minggu, 26 Juli 2026 | 16:11 WIB

HIV AIDS di Sidoarjo Viral Usai Ribuan Kasus Pasien Anak Remaja, Kemenkes Buka Suara

HIV AIDS di Sidoarjo Viral Usai Ribuan Kasus Pasien Anak Remaja, Kemenkes Buka Suara

Health | Minggu, 26 Juli 2026 | 16:07 WIB

×