Tingkat Pengangguran Tinggi, Mahasiswa Harus Jadi Job Creator

Vania Rossa, Firsta Nodia

Selasa, 17 April 2018 | 17:13 WIB
Tingkat Pengangguran Tinggi, Mahasiswa Harus Jadi Job Creator
Ilustrasi sarjana. (Shutterstock)

Suara.com - Pada 2030 mendatang, Indonesia diprediksi akan mencapai tingkat pengangguran yang cukup tinggi akibat masalah demografi, yang artinya jumlah usia angkatan kerja produktif dengan rentang usia 15-64 tahun mencapai 70 persen. Hal ini bisa terjadi jika semua masyarakat usia produktif hanya mengandalkan diri sebagai pencari kerja.

Disampaikan Rektor Universitas Pancasila, Prof. Dr. Wahono Sumaryono, Apt, untuk mencegah jumlah pengangguran yang semakin tinggi, para mahasiswa didorong untuk menjadi job creator alias pencipta lapangan kerja. Hal ini bisa diwujudkan dengan penerapan nilai-nilai kewirausahaan dalam materi perkuliahan.

"Pada saat itu, usia produktif angkatan kerja 70 persen dari total penduduk. Kita sebagai akademisi punya peran penting sekaligus tantangan besar. Kalau mahasiswa yang lulus hanya jadi job seeker atau pencari kerja, tentu sangat berat," ujar Prof Wahono dalam Temu Media Festival Entrepreneurship di Jakarta, Selasa (17/4/2018).

Ia menambahkan, tak cukup mendorong mahasiswa menjadi pencipta lapangan kerja alias pengusaha, namun penting untuk juga melandasi mereka dengan nilai-nilai pancasila. Harapannya, para mahasiswa ini nantinya akan tumbuh menjadi pengusaha yang beretika moral baik.

"Kalau mahasiswa yang lulus bisa jadi job creator lewat entrepreneurship yang dilandasi pancasila, maka angkatan itu akan punya moral etik. Itu mengapa kita mendorong internalisasi pancasila dalam kehidupan kampus," tambah dia.

Dalam kesempatan yang sama, Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Pancasila, Dr. Sri Widyastuti, S.E., M.M., M.Si., mengatakan bahwa untuk mewujudkan mimpi ini, Universitas Pancasila akan menggelar Festival Entrepreneurship Pancasila yang puncaknya terselenggara pada 14-16 Agustus mendatang.

Rencananya, festival kewirausahaan ini akan menghadirkan para tokoh publik mulai dari Presiden Jokowi hingga Menteri Keuangan Sri Mulyani untuk memberikan inspirasi pada mahasiswa agar terdorong untuk menciptakan lapangan kerja di negeri sendiri.

"Kami mengundang berbagai narasumber meliputi praktisi, ahli akademisi untuk berkontribusi merumuskan sistem pancasila melalui pendekatan kewirausahaan. Harapannya, para mahasiswa nanti terinspirasi ketika lulus tidak hanya sebagai pencari kerja tapi job creator yang mengacu pada prinsip pancasila," tandasnya.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Berlaga di Jepang, Mahasiswa IPB Sandang Gelar Best Presenter

Berlaga di Jepang, Mahasiswa IPB Sandang Gelar Best Presenter

Tekno | Selasa, 10 April 2018 | 07:29 WIB

BEM RI: Sebaiknya Kepemimpinan Jokowi Tak Diteruskan

BEM RI: Sebaiknya Kepemimpinan Jokowi Tak Diteruskan

News | Senin, 26 Maret 2018 | 21:00 WIB

Tanya Nilai ke Dosen, Jawabannya Malah Menohok

Tanya Nilai ke Dosen, Jawabannya Malah Menohok

Tekno | Selasa, 16 Januari 2018 | 13:00 WIB

Terkini

Perluas Cerita, The Remarried Empress Rilis Side Story dan Kisah Alternatif

Perluas Cerita, The Remarried Empress Rilis Side Story dan Kisah Alternatif

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 09:30 WIB

Rosan Tampik Danantara Hadir untuk Ambil Proyek Swasta

Rosan Tampik Danantara Hadir untuk Ambil Proyek Swasta

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 09:29 WIB

Daya Tarik Keuangan Syariah Jadi Pendorong Transformasi Ekonomi Nasional

Daya Tarik Keuangan Syariah Jadi Pendorong Transformasi Ekonomi Nasional

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 09:29 WIB

Shame on You Raffi Ahmad! Dosen UBSI Protes Keras Acara Deklarasi Sumpah Pemuda Bundaran HI

Shame on You Raffi Ahmad! Dosen UBSI Protes Keras Acara Deklarasi Sumpah Pemuda Bundaran HI

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 09:24 WIB

Strategi Emiten Sawit Hadapi Masalah Sosial Imbas Karhutla

Strategi Emiten Sawit Hadapi Masalah Sosial Imbas Karhutla

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 09:22 WIB

Raffi Ahmad Pesan Lawan Hoaks, Tapi Ada Mahasiswa Palsu di Acara Deklarasi Sumpah Pemuda

Raffi Ahmad Pesan Lawan Hoaks, Tapi Ada Mahasiswa Palsu di Acara Deklarasi Sumpah Pemuda

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 09:20 WIB

IHSG Masih Betah di Zona Merah Jumat Pagi ke Level 5.090

IHSG Masih Betah di Zona Merah Jumat Pagi ke Level 5.090

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 09:15 WIB

Telan Kekalahan Ketiga di Piala Dunia U-15 2026, Timnas Indonesia U-15 Dibantai Prancis

Telan Kekalahan Ketiga di Piala Dunia U-15 2026, Timnas Indonesia U-15 Dibantai Prancis

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 09:04 WIB

PPN Pembalut Bukan Aturan Baru, Lantas Mengapa Baru Ramai Dipersoalkan?

PPN Pembalut Bukan Aturan Baru, Lantas Mengapa Baru Ramai Dipersoalkan?

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 09:00 WIB

Bahlil Curiga Singapura Jual Lagi Gas Impor dari Indonesia

Bahlil Curiga Singapura Jual Lagi Gas Impor dari Indonesia

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 08:43 WIB

×