Mau Menikah di Pinggir Pantai? Jangan Lakukan Kesalahan Besar Ini

Ririn Indriani, Dinda Rachmawati

Minggu, 29 April 2018 | 15:00 WIB
Mau Menikah di Pinggir Pantai? Jangan Lakukan Kesalahan Besar Ini
Ilustrasi menikah di pinggir pantai. (Shutterstock)

Suara.com - Menggelar pesta pernikahan atau menikah di pinggir pantai, memang menjadi salah satu pernikahan impian bagi banyak pasangan.

Gambaran sebuah upacara pernikahan yang indah, terbungkus dengan sepoi angin dan debur ombak yang merdu, keindahan warna dari langit keemasan saat matahari terbenam, berjalan di sepanjang pantai berpasir dan foto-foto romantis menjadi momen seumur hidup menjadi begitu sempurna.

Ya, mereka berharap dapat menikmati pernikahan bebas stres di bawah sinar matahari. Namun nampaknya, banyak pasangan yang tak menyadari satu kesalahan besar yang mereka lakukan saat berencana untuk menikah di iklim hangat.

Meskipun sangat menggoda untuk memanfaatkan sinar matahari di hari-hari menjelang upacara bersama pasangan, seperti berjemur atau bersepeda bersama menjelang pernikahan, seorang ahli menyarankan untuk sebaiknya letakkan rencana berkegiatan keluar ruangan di bagian akhir, setelah Anda selesai dengan pesta Anda.

"Kami mendorong mereka yang ingin menikah di pinggir pantai untuk menghindari matahari sebanyak mungkin sebelum hari besar mereka," kata Marsha-Ann Brown, director of romance di Sandals Resor dilansir Independent.co.uk.

Menurut dia, sangat mudah bagi pasangan untuk berjemur menjelang pernikahannya, terutama di Karibia yang indah, tetapi sebaiknya jangan melakukannya.

Brown, yang bekerja di Sandals Resor di Jamaika, biasanya justru merekomendasikan pasangan pergi ke spa dalam ruangan sehari sebelum pernikahan mereka, daripada menghabiskan waktu di luar di bawah sinar matahari.

Dengan cara itu, calon pengantin dengan kulit yang lebih terang dapat terhindar dari kulit yang terlihat seperti lobster yang berpakaian rapi pada hari pernikahan mereka.

Ini bukan satu-satunya saran yang bermanfaat yang disampaikan oleh Brown. Dia juga menyarankan agar pasangan berpikir dengan hati-hati tentang jenis bahan yang mereka pilih untuk dikenakan pada hari besar mereka.

baca juga

"Saya selalu menyarankan kain yang lebih ringan karena Anda tentu akan menjadi panas dan berkeringat," katanya kepada The Sun.

"Jika Anda memiliki gaun impian besar yang ingin dikenakan, maka itu baik-baik saja. Tetapi saya menyarankan pergantian sesudah upacara pernikahan dilakukan," jelas Borwn.

"Lelaki harus memilih pakaian linen dengan warna lebih pucat. Ini akan terlihat lebih baik di foto pernikahan juga," ungkapnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ingin Pernikahan yang Simpel? Yuk, Datang ke Pameran Ini!

Ingin Pernikahan yang Simpel? Yuk, Datang ke Pameran Ini!

Lifestyle | Kamis, 26 April 2018 | 11:47 WIB

Makan di Kondangan, Puluhan Orang Muntah-muntah Keracunan

Makan di Kondangan, Puluhan Orang Muntah-muntah Keracunan

News | Rabu, 25 April 2018 | 12:06 WIB

Ini Pengeluaran Terbesar yang Disesali untuk Pesta Pernikahan

Ini Pengeluaran Terbesar yang Disesali untuk Pesta Pernikahan

Lifestyle | Kamis, 05 April 2018 | 11:30 WIB

Terkini

RUU Pemilu 2029 Mulai Dibahas, DPR Buka Pintu Masukan Publik

RUU Pemilu 2029 Mulai Dibahas, DPR Buka Pintu Masukan Publik

News | Kamis, 08 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Imigrasi Sumut Petakan Risiko Hukum Penanganan Pengungsi

Imigrasi Sumut Petakan Risiko Hukum Penanganan Pengungsi

Sumut | Kamis, 08 Oktober 2026 | 22:53 WIB

Reses Bukan Hambatan DPR Tindaklanjuti Putusan MK soal Gibran

Reses Bukan Hambatan DPR Tindaklanjuti Putusan MK soal Gibran

News | Kamis, 08 Oktober 2026 | 22:53 WIB

2.399 Unit Huntap untuk Korban Bencana di Aceh Tamiang Ditargetkan Rampung 2026

2.399 Unit Huntap untuk Korban Bencana di Aceh Tamiang Ditargetkan Rampung 2026

Sumut | Kamis, 08 Oktober 2026 | 22:46 WIB

Kebakaran di Kawasan Pemukiman Padat Penduduk Kramat Pulo, 30 Mobil Damkar Dikerahkan

Kebakaran di Kawasan Pemukiman Padat Penduduk Kramat Pulo, 30 Mobil Damkar Dikerahkan

News | Kamis, 08 Oktober 2026 | 22:42 WIB

Tak Perlu Angket, DPR Bisa Gunakan Putusan MK sebagai Dasar Pemakzulan Gibran

Tak Perlu Angket, DPR Bisa Gunakan Putusan MK sebagai Dasar Pemakzulan Gibran

News | Kamis, 08 Oktober 2026 | 22:34 WIB

Essential Oil Indonesia Dibawa ke Pasar Beauty Timur Tengah

Essential Oil Indonesia Dibawa ke Pasar Beauty Timur Tengah

Lifestyle | Kamis, 08 Oktober 2026 | 22:24 WIB

Pembebasan Bersyarat Dicabut, Bechi Kembali ke Lapas Malang, 6 Pegawai Diperiksa

Pembebasan Bersyarat Dicabut, Bechi Kembali ke Lapas Malang, 6 Pegawai Diperiksa

Jatim | Kamis, 08 Oktober 2026 | 22:10 WIB

Dari Cedera hingga Recovery, Layanan Fisioterapi di Jakarta Utara Dukung Aktivitas Olahraga

Dari Cedera hingga Recovery, Layanan Fisioterapi di Jakarta Utara Dukung Aktivitas Olahraga

Sport | Kamis, 08 Oktober 2026 | 22:08 WIB

Kursi DPR Mau Ditambah 11, RUU Pemilu Godok Minimal 4 Kursi per Dapil

Kursi DPR Mau Ditambah 11, RUU Pemilu Godok Minimal 4 Kursi per Dapil

News | Kamis, 08 Oktober 2026 | 22:05 WIB

×