Uniknya Menunggu Beduk Buka Puasa di London Pakai Lagu Sunda

RR Ukirsari Manggalani

Kamis, 31 Mei 2018 | 07:59 WIB
Uniknya Menunggu Beduk Buka Puasa di London Pakai Lagu Sunda
Suasana salah satu sudut London, tepatnya di Regent Street [Shutterstock]

Suara.com - Ingin merasakan suasana menjelang buka puasa di negeri sendiri selagi jauh di rantau? Keinginan ini terbayar tuntas saat Jasmine Hornabrook, seorang anggota Goldsmiths Gamelan Group memainkan seruling di Museum Horniman and Gardens, London.

Berlokasi di Horniman Drive, Forest Hill, London, ibukota England dan United Kingdom, kemarin digelar konser kolaborasi Lili Suparli dan Rudi Mukhram, dua  seniman Sunda, dengan grup gamelan dari Universitas Goldsmith pimpinan Dr Barley Norton.

Profesor E. Aminudin Aziz, Atase Pendidikan dan Kebudayaan KBRI London, dalam pembukaan acara ini memaparkan bahwa acara terselenggara berkat kerja sama antara KBRI London melalui Program Residensi Seniman Jawa Barat, Lili Suparli dan Rudi Mukhram dari Institut Seni Budaya Indonesia (ISBI) Bandung, dengan Departemen Musik Universitas Goldsmiths dan Horniman Museum and Gardens.

Dalam kesempatan itu, Aminudin Aziz juga mengucapkan terima kasih kepada para musisi Indonesia dan Inggris yang mempopulerkan seni musik Jawa Barat di negara ini. Apalagi mengingat musik kita belum begitu banyak dikenali publik Britania Raya.

Pergelaran musik Sunda ini sekaligus bisa dijadikan ajang ngabuburit atau menunggu waktu buka puasa, tambah Thomas Siregar, Minister Counsellor Penerangan, Sosial dan Budaya KBRI London.

Sebagai bubuka atau tembang pembukaan di ruang konservatorium halaman Horniman Museum and Gardens, ditampilkan lagu Jipang Prawa. Nada penuh energi serta irama pergantian tempo yang variatif mengundang penonton tuan rumah, yaitu asal Inggris bertepuk tangan.

Suasana Bumi Parahyangan terasa makin kental, saat Kang Barley, begitu Dr Barley Norton disapa, mengangkat tangannya untuk mengajak seluruh tamu tertepuk tangan mengikuti nada tertentu seirama kendang dan kecrek. Khususnya saat mengalun lagu Sorban Palid yang sangat populer di kalangan masyarakat Jawa Barat.

Kang Barley sendiri, mendalami program khusus belajar seni degung dan kendang Sunda pada Lili Suparli di Bandung, setelah mengikuti Pascaprogram Residensi Seniman Sunda tahun 2017 di London. Ketertarikannya mendalami seni musik Sunda muncul setelah mendengar keunikan langgamnya.

Di sisi lain, ia juga melihat belum terlalu banyak orang Inggris yang belajar seni Sunda secara khusus. Padahal, minat masyarakat Inggris terhadap seni Sunda sangat besar.

baca juga

Hal itu bisa disaksikan dari animo pengunjung di setiap acara pergelaran seni Sunda di Negeri Ratu Elizabeth II, khususnya ibukota London. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Mari, Ber-wefie Romantis di 5 Jembatan Ikonik Klasik Eropa

Mari, Ber-wefie Romantis di 5 Jembatan Ikonik Klasik Eropa

Lifestyle | Minggu, 27 Mei 2018 | 12:42 WIB

London Eye Disaingi, Kira-Kira Wisatawan Pilih Mana?

London Eye Disaingi, Kira-Kira Wisatawan Pilih Mana?

Lifestyle | Selasa, 22 Mei 2018 | 16:49 WIB

Hore, Polisi London Siap Menguber Pengendara Tanpa Helm

Hore, Polisi London Siap Menguber Pengendara Tanpa Helm

Otomotif | Selasa, 22 Mei 2018 | 13:49 WIB

Terkini

5 Moisturizer untuk Kencangkan Kulit Kendur Wanita Usia 50 Tahun ke Atas

5 Moisturizer untuk Kencangkan Kulit Kendur Wanita Usia 50 Tahun ke Atas

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 06:45 WIB

Laut Bercerita dan Ingatan yang Belum Selesai

Laut Bercerita dan Ingatan yang Belum Selesai

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 06:39 WIB

Misi Balas Dendam! 23 Pemain Terbaik Madura United Siap Bungkam Tren Positif PSM Makassar

Misi Balas Dendam! 23 Pemain Terbaik Madura United Siap Bungkam Tren Positif PSM Makassar

Sulsel | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 06:29 WIB

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:55 WIB

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:40 WIB

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:28 WIB

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:01 WIB

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Jabar | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:50 WIB

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

Jakarta | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:47 WIB

×