Gelombang Panas Berlanjut di Britania Raya, London "Panen" Tamu

RR Ukirsari Manggalani

Rabu, 08 Agustus 2018 | 10:00 WIB
Gelombang Panas Berlanjut di Britania Raya, London "Panen" Tamu
Suasana Horse Guard Whitehall, tak jauh dari Istana Buckingham, London yang dibanjiri pengunjung di musim panas dengan replikasi cuaca bak negara tropis [Suara.com/ukirsari-nicholas].

Suara.com - Masih melanjutkan serangan gelombang panas atau heatwave yang terjadi sejak tiga pekan lebih, temperatur hangat dengan kisaran di atas 30 derajat Celcius terus menaungi Britania Raya.

Puncak  gelombang panas ini terjadi sekitar dua pekan silam, saat suhu di kota London, ibukota Inggris dan Britania Raya menembus angka 38,5 derajat Celcius.

Dampaknya bagi dunia pariwisata adalah lonjakan tamu atau wisatawan yang makin membanjiri London, dibandingkan libur musim panas tahun silam.

Seperti dilansir  Antara dari Xinhua - OANA, kondisi banjir turis di berbagai area terbuka seantero ibukota Inggris ini bak durian runtuh karena mencatat rekor kunjungan terpadat. Mencapai peningkatan sebesar enam persen dibandingkan musim-musim panas sebelumnya, saat cuaca normal atau tanpa terjadinya gelombang heatwave.

Keramaian di ruang terbuka ini khususnya terjadi di Hampton Court Palace, sekitar 22 km dari London yang bisa dicapai dengan perahu wisata melintasi Sungai Thames. Juga di Greenwich Park, di bagian tenggara London serta tepian Sungai Thames dengan luas mencapai 73 hektar, serta London Zoo dengan koleksi mendekati 700 spesies satwa.

Sedangkan kawasan dalam kota London, bahkan mencatat rekor kenaikan tamu sampai 30 persen dibandingkan musim panas tahun lalu. Seperti biasa, konsentrasi pengunjung berada di sekitar St Paul's Cathedral, Millenium Bridge, Tower of London, Tower Bridge, dan Trafalgar Square serta Istana Buckingham sampai Horse Guard Whitehall.

Untuk wisata dengan minat khusus, dalam hal ini adalah seni teater di kawasan West End, jumlah penonton naik sebesar 1,7 persen dan mencatat sebagai pertumbuhan bulan pertama sejak Oktober 2018.

Berdasar laporan Met Office atau badan Meteorologi Inggris, cuaca replikasi menyerupai kondisi negara-negara tropis ini bakal berlangsung sampai esok, di mana gelombang udara lebih dingin bakal bertiup dari Samudera Atlantik.

Sedangkan musim panas sendiri bakal berlangsung sampai Oktober, sebelum digantikan musim gugur. Di saat itulah, jumlah tamu diperkirakan menurun, tetapi memberikan Anda kesempatan menikmati London dalam suasana syahdu bertabur daun keemasan. Tentunya juga bebas dari serangan gelombang panas.  Antara

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kenalkan : Fika, Tradisi Minum Kopi di Swedia

Kenalkan : Fika, Tradisi Minum Kopi di Swedia

Lifestyle | Rabu, 08 Agustus 2018 | 08:00 WIB

Hore, Kini Pesan Tiket Pesawat Bisa Lewat Facebook

Hore, Kini Pesan Tiket Pesawat Bisa Lewat Facebook

Tekno | Selasa, 07 Agustus 2018 | 14:45 WIB

Ingin Minum Teh Bersama Ratu Elizabeth II? Silakan ke Sini ...

Ingin Minum Teh Bersama Ratu Elizabeth II? Silakan ke Sini ...

Lifestyle | Senin, 06 Agustus 2018 | 17:30 WIB

Bukti Ilmiah Gelombang Panas : Pisang Bisa Tumbuh di London

Bukti Ilmiah Gelombang Panas : Pisang Bisa Tumbuh di London

Tekno | Senin, 06 Agustus 2018 | 16:30 WIB

Terkini

Angin Puting Beliung Terjang Taput, 29 Rumah Rusak

Angin Puting Beliung Terjang Taput, 29 Rumah Rusak

Sumut | Selasa, 22 September 2026 | 13:47 WIB

7 Rekomendasi Skin Tint Ringan yang Aman untuk Remaja Sekolah

7 Rekomendasi Skin Tint Ringan yang Aman untuk Remaja Sekolah

Lifestyle | Selasa, 22 September 2026 | 13:47 WIB

Apakah Krim Malam Boleh Dipakai Saat Tidur Siang atau Kerja Shift Malam? Ini Penjelasan Dokter

Apakah Krim Malam Boleh Dipakai Saat Tidur Siang atau Kerja Shift Malam? Ini Penjelasan Dokter

Lifestyle | Selasa, 22 September 2026 | 13:41 WIB

Buntut Kasus Jatah Makan Bolosego di Alun-Alun Kidul, Oknum Polisi Polsek Kraton Dipatsus

Buntut Kasus Jatah Makan Bolosego di Alun-Alun Kidul, Oknum Polisi Polsek Kraton Dipatsus

News | Selasa, 22 September 2026 | 13:39 WIB

Kebakaran di Kota Bogor Hanguskan 5 Bangunan dan 1 Mobil

Kebakaran di Kota Bogor Hanguskan 5 Bangunan dan 1 Mobil

Bogor | Selasa, 22 September 2026 | 13:38 WIB

Italia Mau Batasi Pelajar Asing, Pemilu Memanas

Italia Mau Batasi Pelajar Asing, Pemilu Memanas

News | Selasa, 22 September 2026 | 13:38 WIB

Kala Ceri dan Tomat Jadi Inspirasi Karya Fesyen, Instalasi, hingga Kuliner

Kala Ceri dan Tomat Jadi Inspirasi Karya Fesyen, Instalasi, hingga Kuliner

Lifestyle | Selasa, 22 September 2026 | 13:36 WIB

Epson Hadirkan Proyektor 4K Ultra-Short-Throw EH-LS970B untuk Hiburan Layar Besar di Rumah

Epson Hadirkan Proyektor 4K Ultra-Short-Throw EH-LS970B untuk Hiburan Layar Besar di Rumah

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 13:35 WIB

Kenapa Setrika Lengket di Baju? Ini Cara Mengatasinya agar Baju Tak Rusak

Kenapa Setrika Lengket di Baju? Ini Cara Mengatasinya agar Baju Tak Rusak

Lifestyle | Selasa, 22 September 2026 | 13:32 WIB

Lawan Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026, Malaysia Tak Diperkuat Sergio Aguero

Lawan Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026, Malaysia Tak Diperkuat Sergio Aguero

Bola | Selasa, 22 September 2026 | 13:32 WIB

×