Dikunjungi Turis Tiongkok, Nomadic Market Pasar Karetan Sukses!

Fabiola Febrinastri

Selasa, 14 Agustus 2018 | 08:27 WIB
Dikunjungi Turis Tiongkok, Nomadic Market Pasar Karetan Sukses!
Pasar Karetan, Jawa Tengah. (Dok: Kemenpar)

Suara.com - Destinasi digital milik GenPI Jawa Tengah, Pasar Karetan, memang luar biasa. Berbagai terobosan terus dilakukan.

Terobosan terbaru adalah mengembangkan Nomadic Market, yang direspons masyarakat secara luar biasa.

Pengenalan Nomadic Market dilakukan saat Festival Cheng Ho 2018, di Semarang, Minggu (12/8/2018).

“Konsep Nomadic Market cukup menjanjikan. Banyak followers Pasar Karetan yang datang ke Festival Cheng Ho. Mereka membaur dengan wisatawan lainnya di sana,” ujar Juragan Pasar Karetan Mei Kristianti, Senin (13/8/2018).

Pasar Karetan, Jawa Tengah. (Dok: Kemenpar)
Pasar Karetan, Jawa Tengah. (Dok: Kemenpar)


Di Festival Cheng Ho, Nomadic Market Pasar Karetan berada di Sam Po Kong, Simongan, Semarang. Mei mengatakan, selain warga Semarang, wisatawan mancanegara pun tertarik dengan keunikan yang ditawarkan.

“Banyak wisman yang datang ke Pasar Karetan. Festival ini ramai oleh wisatawan Tiongkok yang jumlahnya sekitar 7 ribuan orang. Kalau total semua pengunjung, mungkin mencapai angka 10 ribu orang,” tutur Mei lagi.

Di Pasar Karetan, penyelenggara hanya menyertakan sampel pasar melalui lima lapak. Namun, lapak-lapak ini tetap menyajikan sajian khas Pasar Karetan, seperti Gubuk Kopi, Kafe Telo, Bakul Jenang, Tahu Campur, hingga Bakso Batok Mlumah.

Menurut Mei, Nomadic Market menjadi treatment terbaik untuk mengatasi kejenuhan market.

“Para netizen ini, pada prinsipnya mudah bosan. Berbagai inovasi kreatif harus terus kami lakukan. Nomadic Market cukup efektif memberikan suasana baru bagi mereka. Hal ini pun terbukti dengan positifnya pembukaan pasar di Festival Cheng Ho,” lanjutnya.

Hanya saja, Pasar Karetan dihadapkan pada dilema. Karena mengalami keterbatasan tenaga, venue  di Radja Pendapa Camp, Desa Segrumung, Meteseh, Boja, Kendal, pun sementara ditutup.

“Saat ini, pasar di Segrumung diistirahatkan, karena keterbatasan tenaga. Kami juga ada rencana untuk mencari sponsor, karena Nomadic Market sangat menjanjikan,” tutur Mei.

Kini Pasar Karetan siap membidik venue baru, yaitu Taman Wisata Puri Maerokoco. Rencananya program ini akan rilis Minggu depan.

Mei menerangkan, Puri Maerokoco memiliki venue yang eksotis, tapi masih sepi pengunjung.

Pasar Karetan, Jawa Tengah. (Dok: Kemenpar)
Pasar Karetan, Jawa Tengah. (Dok: Kemenpar)


“Pasar Karetan akan berada di Maerokoco Minggu depan. Tempat di sana bagus, tapi sayangnya sepi. Ini menjadi kesempatan kami untuk mengujicoba kekuatan followers Pasar Karetan. Kami berharap, para followers ini ikut berkunjung ke Maerokoco. Suasana di sana akan benar-benar baru, jadi tidak membosankan.Kami akan berada di Maeokoco sekitar 2 bulan,” terang Mei.

Rencananya, konsep tradisional Pasar Karetan akan diterapkan secara utuh pada Taman Wisata Puri Maerokoco. Nantinya, Puri Maerokoco bisa meneruskan konsep destinasi digital dari Pasar Karetan.

baca juga

Melihat potensi besar, Pasar Karetan bahkan siap mengembangkan market di luar kota. Staf Khusus Menpar Bidang Komunikasi dan Media, Don Kardono mengatakan, konsep ini terbuka bagi pasar lainnya.

“Pasar Karetan cukup mulus menjalankan inovasi baru Nomadic Market. Hal ini sesuai dengan analisa awal. Bagaimanapun, audience Pasar Karetan sangat mobile,” katanya.

Konsep Nomadic Market pun mendapat apresiasi dari Manteri Pariwisata (Menpar), Arief Yahya. Ia mengungkapkan, Nomadic Market menjadi kombinasi terbaik untuk mengurai kejenuhan pasar.

“Inovasi yang dilakukan Pasar Karetan harus dipuji. Ini bagus untuk ke depannya. Mereka juga ikut menghidupkan destinasi lain,” tutupnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Terkini

4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan

4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan

Lifestyle | Sabtu, 20 Juni 2026 | 08:24 WIB

Cushion OMG untuk Kulit Apa? Ini Kandungan, Manfaat, Harga, dan Review Pembeli

Cushion OMG untuk Kulit Apa? Ini Kandungan, Manfaat, Harga, dan Review Pembeli

Lifestyle | Sabtu, 20 Juni 2026 | 08:14 WIB

Kenapa Sering Mati Listrik Belakangan Ini? Simak Penjelasan PLN dan Cara Cek Wilayah Terdampak

Kenapa Sering Mati Listrik Belakangan Ini? Simak Penjelasan PLN dan Cara Cek Wilayah Terdampak

Lifestyle | Sabtu, 20 Juni 2026 | 08:06 WIB

Profil Glory, Tersangka Baru Korupsi MBG yang Punya Kedekatan dengan Eks Kepala BGN

Profil Glory, Tersangka Baru Korupsi MBG yang Punya Kedekatan dengan Eks Kepala BGN

Lifestyle | Sabtu, 20 Juni 2026 | 07:33 WIB

Ayam Goreng Kian Beragam, Ini Tren Rasa yang Bertahan Lebih dari Satu Dekade

Ayam Goreng Kian Beragam, Ini Tren Rasa yang Bertahan Lebih dari Satu Dekade

Lifestyle | Jum'at, 19 Juni 2026 | 22:10 WIB

Tren Baru Cat Parents Biar Anabul Panjang Umur

Tren Baru Cat Parents Biar Anabul Panjang Umur

Lifestyle | Jum'at, 19 Juni 2026 | 21:43 WIB

Mau Kuliah di Kampus Top Luar Negeri? 4 Strategi Susun Portofolio untuk Raih Beasiswa Impian

Mau Kuliah di Kampus Top Luar Negeri? 4 Strategi Susun Portofolio untuk Raih Beasiswa Impian

Lifestyle | Jum'at, 19 Juni 2026 | 20:30 WIB

Air Bersih Belum Tentu Aman? Mengapa Keluarga Modern Kini Lebih Selektif Memilih Air Minum

Air Bersih Belum Tentu Aman? Mengapa Keluarga Modern Kini Lebih Selektif Memilih Air Minum

Lifestyle | Jum'at, 19 Juni 2026 | 19:46 WIB

Healing Maksimal di Negeri Naga Guntur: 5 Pengalaman Wellness di Bhutan yang Wajib Dicoba

Healing Maksimal di Negeri Naga Guntur: 5 Pengalaman Wellness di Bhutan yang Wajib Dicoba

Lifestyle | Jum'at, 19 Juni 2026 | 19:30 WIB

Bagaimana Cara Dapat Kompensasi Pemadaman Listrik PLN?

Bagaimana Cara Dapat Kompensasi Pemadaman Listrik PLN?

Lifestyle | Jum'at, 19 Juni 2026 | 19:05 WIB