Sarung Tangan Keren H&M Ini Ternyata Dibuat dari Sampah Plastik

Silfa Humairah Utami | Vessy Dwirika Frizona | Suara.com

Senin, 27 Agustus 2018 | 16:34 WIB
Sarung Tangan Keren H&M Ini Ternyata Dibuat dari Sampah Plastik
Sarung Tangan Keren H&M ini dibuat dari Sampah Botol Plastik. (Suara.com/Vessy)

Suara.com - Sampah plastik yang menyebar di laut mengakibatkan pencemaran lingkungan, untuk mengatasi pencemaran lingkungan tersebut, perusahaan air mineral dan ritel bekerjasama untuk mengolah sampah plastik menjadi produk fesyen seperti yang dilakukan H&M .

Pemerintah menargetkan mengurangi sampah plastik di laut sebesar 70 persen.

Karina Soegarda, Communication Manager H&M Indonesia, mengatakan beberapa produk fesyen yang dijual di toko-toko H&M ada yang dibuat dari sampah botol plastik, salah satunya sarung tangan.

Ditemui Suara.com dalam acara Jelajah Alam bersama Danone-Aqua bertema #Bottle2Fashion, ia memerkan salah satu produk fesyen yang dibuat dari sampah botol plastik sekaligus menjelaskan prosesnya.

"Sudah menjadi komitmen kami membuat produk fesyen dari bahan recycle. Walau prosesnya lebih lama dan rumit ketimbang menggunakan bahan yang masih 'virgin'," kata Karina.

Ia memaparkan, bahan utamanya jelas dari botol plastik yang sudah dicacah. Kemudian cacahan tersebut dikirim ke sebuah pabrik di Bandung untuk kemudian diproses untuk menjadi biji plastik atau resin.

"Langkah selanjutnya resin dicampur dengan bahan katun organik, woll, atau satin, dengan takaran perbandingan 10-12% plastik. Hingga jadilah bahan katun, woll, atau satin, dari campuran plastik," tutur Karina.

Setelah menjadi bahan jadi, barulah dijahit untuk menjadi sarung tangan. "Nah, sarung tangan H&M yang dibuat dari bahan cacahan sampah botol plastik adalah produksi Indonesia yang sudah dipasarkan ke seluruh toko-toko H&M di dunia," sambungnya.

Karina menambahkan, bahwa proses pembuatan yang rumit dan lebih lama dari bahan daur ulang, tidak memengaruhi harga produk bagi konsumen.

Sebab itu sudah menjadi komitmen perusahaan untuk mengurangi pemakaian minyak.

"Sampah plastik yang kami dapat berasal dari bank sampah yang dilelola warga di pulau Jawa Untung Kepulauan Seribu Jakarta, yang mana pengelolaan sampah wilayah tersebut sudah cukup baik," tukasnya.

Sampah botol plastik dimanfaatkan menjadi produk sarung tangan yang keren seperti yang dilakukan H&M semoga menginspirasi perusahaan ritel lainnya. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Wadah Makan Plastik Buruk Bagi Perkembangan Motorik Anak

Wadah Makan Plastik Buruk Bagi Perkembangan Motorik Anak

Health | Sabtu, 25 Agustus 2018 | 21:54 WIB

3 Bahaya Penggunaan Plastik untuk Wadah Makanan bagi Manusia

3 Bahaya Penggunaan Plastik untuk Wadah Makanan bagi Manusia

Health | Kamis, 23 Agustus 2018 | 01:00 WIB

Wajah Cantik Penuh Kerut? Bisa Jadi Akibat Sedotan Plastik

Wajah Cantik Penuh Kerut? Bisa Jadi Akibat Sedotan Plastik

Health | Jum'at, 17 Agustus 2018 | 21:00 WIB

Terkini

Tips Menyimpan Kue Kering Sisa Lebaran agar Tetap Renyah dan Tidak Melempem

Tips Menyimpan Kue Kering Sisa Lebaran agar Tetap Renyah dan Tidak Melempem

Lifestyle | Sabtu, 21 Maret 2026 | 16:00 WIB

7 Amalan Sunah di Bulan Syawal yang Dianjurkan dalam Islam, Jangan Terlewat!

7 Amalan Sunah di Bulan Syawal yang Dianjurkan dalam Islam, Jangan Terlewat!

Lifestyle | Sabtu, 21 Maret 2026 | 15:54 WIB

5 Tempat Wisata di Jogja yang Tetap Buka saat Lebaran, Tiket Masuk Mulai Rp10 Ribuan

5 Tempat Wisata di Jogja yang Tetap Buka saat Lebaran, Tiket Masuk Mulai Rp10 Ribuan

Lifestyle | Sabtu, 21 Maret 2026 | 15:35 WIB

Kapan Puncak Arus Balik Lebaran 2026? Ini Prediksi dan Tips Hindari Macet

Kapan Puncak Arus Balik Lebaran 2026? Ini Prediksi dan Tips Hindari Macet

Lifestyle | Sabtu, 21 Maret 2026 | 15:17 WIB

Jadwal Operasional Transportasi Publik Selama Libur Lebaran 2026: Transjakarta, MRT, dan KRL

Jadwal Operasional Transportasi Publik Selama Libur Lebaran 2026: Transjakarta, MRT, dan KRL

Lifestyle | Sabtu, 21 Maret 2026 | 15:15 WIB

Tips Menyimpan Opor Ayam Sisa Lebaran di Kulkas agar Tahan Lama dan Tetap Enak, Jangan Sampai Basi

Tips Menyimpan Opor Ayam Sisa Lebaran di Kulkas agar Tahan Lama dan Tetap Enak, Jangan Sampai Basi

Lifestyle | Sabtu, 21 Maret 2026 | 15:00 WIB

Bolehkah Puasa Syawal 1 Hari Saja? Ini Penjelasan Lengkapnya Sesuai Sunnah

Bolehkah Puasa Syawal 1 Hari Saja? Ini Penjelasan Lengkapnya Sesuai Sunnah

Lifestyle | Sabtu, 21 Maret 2026 | 14:35 WIB

Rencana ke Ragunan saat Libur Lebaran? Cek Harga Tiket dan Jam Buka Terbaru

Rencana ke Ragunan saat Libur Lebaran? Cek Harga Tiket dan Jam Buka Terbaru

Lifestyle | Sabtu, 21 Maret 2026 | 14:28 WIB

Bolehkah Wanita Haid Ziarah Kubur dan Membaca Yasin? Ini Hukumnya

Bolehkah Wanita Haid Ziarah Kubur dan Membaca Yasin? Ini Hukumnya

Lifestyle | Sabtu, 21 Maret 2026 | 14:23 WIB

Apakah Puasa Syawal Harus Berturut-Turu atau Boleh Diselingi? Ini Penjelasan Lengkapnya

Apakah Puasa Syawal Harus Berturut-Turu atau Boleh Diselingi? Ini Penjelasan Lengkapnya

Lifestyle | Sabtu, 21 Maret 2026 | 14:20 WIB