Salah Satu Destinasi Wisata Legendaris di Surabaya Disegel Pemkot

Ade Indra Kusuma

Selasa, 04 September 2018 | 18:00 WIB
Salah Satu Destinasi Wisata Legendaris di Surabaya Disegel Pemkot
Taman Remaja Surabaya disegel [Dimas/Suara.com]

Suara.com - Pemkot Surabaya telah melakukan penyegelan ke salah satu taman legendaris di Kota Pahlawan yakni Taman Remaja Surabaya (TRS). Nampak pita bekas disegel Satpol PP membentang di depan pintu masuk TRS. 

TRS terpaksa ditutup karena Tanda Daftar Usaha Pariwisata (TDUP) nya, dicabut Pemkot Surabaya. Direktur Operasional TRS, Didik Haryanto juga mengatakan seluruh wahana yang ada di taman hiburan yang dikelola PT Sasana Tatuna Aneka Ria (STAR) ini berhenti sejak 27 Agustus 2018 lalu, namun baru-baru ini, kabar soal disegelnya Taman Bermain Legendaris di Surabaya, mencuat. 

Didik mengatakan, permasalahan ini sebenarnya sudah terjadi sejak 2006 lalu, di mana Hak Guna Bangunan (HGB) lahan seluas 2 hektar itu tak diterbitkan oleh Pemkot Surabaya. Padahal seharusnya HGB diperpanjang tiap 20 tahun. 

Sejak saat itu, TRS pun, kata Didik menglami stagnasi, karena belum memperoleh HGB. Pihak investor bahkan tidak berani melakukan pengembangan seperti sebelumnya. Akibatnya ikon Kota Surabaya di era 90-an itu pun tak mampu bersaing. 

"Kami tak berani melakukan eksplorasi, karena HGB yang dijanjikan sejak 2006 tidak turun-turun," kata Didik, saat ditemui, Selasa (4/9/2018) siang. 

Didik menuturkan, puncaknya adalah pada 27 Agustus lalu, pihaknya mengaku mendapat surat dari Dinas Kebudayaan  dan Pariwisata Surabaya, soal pencabutan TDUP, bernomor 503/4521/436.7.19/2018. 

"Kami beridiri sejak 1971, tapi pada tanggal 27 kemarin, kami berhenti, kami ikuti saja bagaimana hukumnnya," kata Didik. 

Dirinya berharap, ada jalan tengah untuk mengatasi polemik di TRS ini. Menurut Didik, solusi terbaik penyelesaian adalah dengan cara  melalui mekanisme rapat umum para pemegang saham dengan Pemkot Surabaya. 

"Kami sudah berkirim surat untuk bisa bertemu langsung dengan Ibu Wali Kota Risma, namun belum membuahkan hasil," kata dia. 

baca juga

Yang terakhir, kata Didik upaya pertemuan dengan  difasilitasi Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) juga tidak dikonfirmasi oleh Wali Kota Surabaya. 

Pantauan di lokasi, suasana TRS nampak sepi. Garis kuning terlihat dibentangkan di gerbang depan dan di pintu loket. Kendati telah dilakukan penyegalan, satu gerbang samping TRS  tetap dibuka, untuk dilewati para karyawan yang hendak melakukan perawatan wahana di sisi dalam. 

Sebelumnya, Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini melakukan pertemuan dengan Bareskrim Polri dan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK RI), secara tertutup, pada 29 Agustus lalu. Informasi yang didapat, mereka membicarakan polemik Taman Remaja Surabaya yang disegel. 

Kontributor : Dimas Angga Perkasa

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kenalkan: Gnome, Makhluk Kecil Penjaga Elemen Bumi

Kenalkan: Gnome, Makhluk Kecil Penjaga Elemen Bumi

Tekno | Senin, 11 Juni 2018 | 10:31 WIB

Risma : Kalau Membaca Buku, Imajinasi Keluar

Risma : Kalau Membaca Buku, Imajinasi Keluar

News | Selasa, 29 Mei 2018 | 12:45 WIB

5 Hal Ini Bisa Membuat Penumpang Gagal Terbang Dari Changi

5 Hal Ini Bisa Membuat Penumpang Gagal Terbang Dari Changi

Lifestyle | Rabu, 23 Mei 2018 | 10:36 WIB

Terkini

Tampang AKBP Wisnu Perdana Putra Kapolres Kapuas Hulu yang Ngaku Khilaf Tampar Warga

Tampang AKBP Wisnu Perdana Putra Kapolres Kapuas Hulu yang Ngaku Khilaf Tampar Warga

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 18:26 WIB

Ramai Dilirik Imbas Isu Pajak Pembalut, Ketahui Efek Samping Menstrual Cup Menurut Medis

Ramai Dilirik Imbas Isu Pajak Pembalut, Ketahui Efek Samping Menstrual Cup Menurut Medis

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 18:24 WIB

Seberapa Murah Harga Fortuner Lawas? Kini Setara Suzuki S-Presso di Pasar Mobil Bekas

Seberapa Murah Harga Fortuner Lawas? Kini Setara Suzuki S-Presso di Pasar Mobil Bekas

Otomotif | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 18:21 WIB

Arti Hidung Gatal Tiba-Tiba, Pertanda Ada yang Membicarakan?

Arti Hidung Gatal Tiba-Tiba, Pertanda Ada yang Membicarakan?

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 18:15 WIB

Ulasan Let Me Be Your Knight: Mengurai Burnout dan Sisi Rapuh Idol K-Pop

Ulasan Let Me Be Your Knight: Mengurai Burnout dan Sisi Rapuh Idol K-Pop

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 18:10 WIB

OJK: Pasar Modal RI Hadapi Ujian Terbesar Tahun Ini, Semoga Kita Naik Kelas

OJK: Pasar Modal RI Hadapi Ujian Terbesar Tahun Ini, Semoga Kita Naik Kelas

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 18:10 WIB

Inggris Waspada Pangan, Wamentan Tegaskan Stok Beras RI Aman hingga 10 Bulan

Inggris Waspada Pangan, Wamentan Tegaskan Stok Beras RI Aman hingga 10 Bulan

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 18:10 WIB

Sinyal Keras MUI Lampung: Siap Ketuk Palu Fatwa Haram Rokok Elektrik Jika Terbukti Membahayakan

Sinyal Keras MUI Lampung: Siap Ketuk Palu Fatwa Haram Rokok Elektrik Jika Terbukti Membahayakan

Lampung | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 17:50 WIB

Hujan Ekstrem 349 Milimeter Guyur Cilacap, Banjir dan Longsor Terjang Sejumlah Wilayah

Hujan Ekstrem 349 Milimeter Guyur Cilacap, Banjir dan Longsor Terjang Sejumlah Wilayah

Jawa Tengah | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 17:49 WIB

Warga Dukung Pengusutan Perusakan Warung Mi Babi Sukoharjo, Polda Jateng Jamin Proses Transparan

Warga Dukung Pengusutan Perusakan Warung Mi Babi Sukoharjo, Polda Jateng Jamin Proses Transparan

Jawa Tengah | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 17:40 WIB

×