Riset Jadi Kunci Sukses Kopi Tuku Bangun Bisnis Kopi Kekinian

Ade Indra Kusuma, Firsta Nodia

Sabtu, 08 September 2018 | 18:32 WIB
Riset Jadi Kunci Sukses Kopi Tuku Bangun Bisnis Kopi Kekinian
Kopi Tuku [Suara.com/Firsta]

Suara.com - Gerai kopi susu kekinian mudah dijumpai di berbagai daerah. Tapi tahukah Anda bahwa tren kopi kekinian ini salah satunya bermula dari tersohornya kopi susu tetangga besutan Kedai Kopi Tuku?

Ya, Andanu Prasetyo sang pemilik, bercerita bahwa sebenarnya kepopuleran Kopi Tuku berawal dari misi yang sederhana yakni bagaimana meningkatkan konsumsi kopi masyarakat Indonesia. Namun karena kedai kopi yang didirikannya berlokasi di bilangan Cipete, lelaki yang akrab disapa Tyo ini hanya fokus pada warga sekitar.

"Aku mencoba mengenal lebih jauh untuk siapa aku jual kopi. Dari dulu aku sudah menyeduh berbagai jenis kopi. Sampai aku sadar bukan masalah kopi enak atau tidak tapi masalah preferensi. Aku jadi tertantang untuk mengenal konsumenku dan mengetahui kopi seperti apa yang mereka suka," ujar Tyo di sela-sela talkshow EksploRasa Kopi Konservasi di Jakarta, Sabtu (8/9/2018).

Dari riset kecil-kecilan yang dilakukannya, Tyo akhirnya menyadari bahwa warga Cipete di sekitar kedai kopinya lebih suka kopi dengan tambahan gula, susu dan es. Hingga akhirnya Ia memberanikan diri meluncurkan menu Kopi Susu Tetangga yang kini menjadi cikal bakal kopi kekinian.

"Jadi aku tadinya hanya fokus di citarasa orang-orang di Kelurahan Cipete. Sambil jadi barista aku ngobrol-ngobrol sama warga sekitar. Tetangga Cipete-ku maunya yang pakai susu, pakai gula. Memang kalau mau ngerasain single origin jangan pakai apa-apa. Tapi kalau orang pengen kopi yang segar dan sambil nongkrong masa kita larang," ujar lelaki kelahiran 29 tahun silam ini.

Dan ternyata lidah tetangganya mewakili lidah masyarakat Indonesia yang mungkin ingin menikmati kopi dengan penyajian yang ringan dan segar. Kini sejak 3 tahun berdiri, Kedai Kopi Tuku telah memiliki tiga cabang yakni di Cipete, Pasar Santa dan Bintaro.

Bahkan seorang Jokowi pun tak ingin ketinggalan mencicipi Kopi Susu Tetangga racikan Tuku hingga mengunjungi gerai Kopi Tuku yang terletak di Jalan Cipete Raya, Jakarta Selatan pada 2017 lalu.

Pada para pebisnis kopi pemula Tyo pun berpesan untuk selalu mencari tahu karakter konsumennya. Menurut dia karakter penikmat kopi di Indonesia dan di negara lain tentu berbeda.

"Pemahamanku adalah berdasarkan risetku di Australia, di sana coffee shop merebak dimana-mana dan peminumnya juga banyak. Tapi pas aku cek konsep di sana nggak ada yang bisa aku terapkan di Indonesia karena dari segi iklim berbeda, di sini lebih cocok ice coffee. Jadi memang penting untuk tahu karakter target market kita," tandas dia.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Gerakan Kopi Konservasi Dorong Keberlanjutan Kopi di Masa Depan

Gerakan Kopi Konservasi Dorong Keberlanjutan Kopi di Masa Depan

Lifestyle | Sabtu, 08 September 2018 | 17:22 WIB

Studi: Aroma Kopi Dapat Tingkatkan Kemampuan Analisis

Studi: Aroma Kopi Dapat Tingkatkan Kemampuan Analisis

Health | Senin, 03 September 2018 | 12:01 WIB

Sambut Hari Kopi Sedunia, Kota Bogor Bagikan 10.000 Cup Kopi

Sambut Hari Kopi Sedunia, Kota Bogor Bagikan 10.000 Cup Kopi

Lifestyle | Senin, 03 September 2018 | 03:17 WIB

Terkini

Pemain Keturunan Jember Ingatkan Taisei Marukawa Keputusan John Herdman Soal Pemain Timnas Indonesia

Pemain Keturunan Jember Ingatkan Taisei Marukawa Keputusan John Herdman Soal Pemain Timnas Indonesia

Bola | Selasa, 03 November 2026 | 15:09 WIB

Geger Isu Sejumlah Jenderal Polisi Ditangkap Brimob, Diduga Terlibat Pengerahan Massa di Yogyakarta?

Geger Isu Sejumlah Jenderal Polisi Ditangkap Brimob, Diduga Terlibat Pengerahan Massa di Yogyakarta?

News | Selasa, 03 November 2026 | 15:08 WIB

Kritik Pemerintah Lewat Lagu, Aviwkila Diteror Komentar Jahat dan Dipaksa Hengkang dari Medsos

Kritik Pemerintah Lewat Lagu, Aviwkila Diteror Komentar Jahat dan Dipaksa Hengkang dari Medsos

Entertainment | Selasa, 03 November 2026 | 15:06 WIB

Dua Kali Mangkir, Nusron Wahid Segera Dipanggil KPK Kasus Suap HGB

Dua Kali Mangkir, Nusron Wahid Segera Dipanggil KPK Kasus Suap HGB

News | Selasa, 03 November 2026 | 15:06 WIB

7 Perbedaan Walking Shoes VS Running Shoes, Mana yang Lebih Nyaman untuk Jalan Jauh?

7 Perbedaan Walking Shoes VS Running Shoes, Mana yang Lebih Nyaman untuk Jalan Jauh?

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 15:03 WIB

Akses Obat Makin Mudah, Kemenkes Dorong Masyarakat Lebih Cerdas Melakukan Swamedikasi

Akses Obat Makin Mudah, Kemenkes Dorong Masyarakat Lebih Cerdas Melakukan Swamedikasi

News | Selasa, 03 November 2026 | 15:01 WIB

Hargai Diri Sendiri dan Berhentilah Tersakiti: Menempatkan Kebahagiaan di Atas Ekspektasi Orang Lain

Hargai Diri Sendiri dan Berhentilah Tersakiti: Menempatkan Kebahagiaan di Atas Ekspektasi Orang Lain

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 15:00 WIB

Bagaimana Cara Membersihkan Buku Tanpa Merusaknya? Simak Langkah Mudahnya

Bagaimana Cara Membersihkan Buku Tanpa Merusaknya? Simak Langkah Mudahnya

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 14:55 WIB

WNI Tentara Bayaran Rusia Dibayar Rp 50 Juta Per Bulan, Ada 58 Orang Terjebak di Perang Ukraina

WNI Tentara Bayaran Rusia Dibayar Rp 50 Juta Per Bulan, Ada 58 Orang Terjebak di Perang Ukraina

News | Selasa, 03 November 2026 | 14:53 WIB

Kelalaian Bakar Sampah Picu Kebakaran Hutan di Klaten, 1,6 Hektare Ludes

Kelalaian Bakar Sampah Picu Kebakaran Hutan di Klaten, 1,6 Hektare Ludes

News | Selasa, 03 November 2026 | 14:53 WIB

×