- Kebakaran hutan seluas 1,6 hektare terjadi di Bukit Embung Purbasari, Klaten, pada Senin (2/11).
- Peristiwa tersebut dipicu oleh kelalaian warga yang melakukan pembakaran sampah sembarangan dan tidak terkendali.
- Tim gabungan berhasil memadamkan seluruh api pada hari yang sama tanpa adanya korban jiwa.
Suara.com - Kebiasaan membakar sampah sembarangan di kawasan perbukitan berujung kebakaran hutan di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah. Api melahap sekitar 1,6 hektare lahan milik Perhutani di kawasan Bukit Embung Purbasari, Desa Krakitan, Kecamatan Bayat.
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengungkapkan kebakaran tersebut bermula dari aktivitas pembakaran sampah yang tidak terkendali. Api mulai membakar kawasan perbukitan pada Senin (2/11) sekitar pukul 08.30 WIB.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Berton Panjaitan, mengatakan kelalaian saat membakar sampah menjadi pemicu meluasnya api hingga menghanguskan vegetasi hutan.
"Kebakaran yang dipicu pembakaran sampah tidak terkendali tersebut menghanguskan sekitar 1,6 hektare lahan milik Perhutani," kata Berton di Jakarta, Selasa.
Meski kebakaran meluas hingga merusak vegetasi hutan, BNPB memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
Pemadaman melibatkan tim gabungan dari BPBD Kabupaten Klaten, Masyarakat Peduli Api (MPA), Perhutani, relawan, dan warga setempat.
Berkat koordinasi tim gabungan, api berhasil dikendalikan dan seluruh proses pemadaman diselesaikan pada hari yang sama.
"Petugas telah menyelesaikan penanganan serta pemadaman di hari yang sama," ujar Berton.