Suara.com - Brand fashion kelas dunia asal Perancis, Yves Saint Laurent, baru-baru ini menjadi kontroversi, karena meluncurkan rangkaian perhiasan edisi Mr P.
Meski terkesan memiliki konsep yang nyeleneh, tapi tentu saja Anda tetap harus mengocek kantong sangat dalam untuk bisa menggunakan anting atau kalung dari Yves Saint Laurent berbentuk Mr P tersebut.
Rangkaian perhiasan berbentuk Mr P yang dibuat di Italia, berwarna emas dan memiliki ukuran bertuliskan 'Saint Laurent Paris' dijual dengan harga £215 (Rp 3,5 juta) sepasang!
Tapi kalau uang bukan masalah dan Anda tipikal orang yang suka padupadan, maka tak ada salahnya untuk membeli juga kalung berliotin penis seharga £520 (Rp 8,6 juta)
Sudah bisa ditebak, rangkaian koleksi ini mendapatkan banyak respon beragam dari warganet.
Salah satu pengguna Twitter menulis, "Saya tidak tahu apa yang buruk, orang yang pakai anting berbentuk penis atau seseorang yang menghargai anting penis dari kuningan sebesar 345 dollars," tulisnya.
Beberapa lainnya merasa bingung karena sempat mengira bahwa rangkaian perhiasan tersebut dibuat untuk 'digantung' di area kejantanan laki-laki.
"Sekali lagi, saya telah salah baca. Saya kira ini adalah 'perhiasan untuk penis'. Dan saya tidak dapat memikirkan bagaiman perhiasan itu bekerja," tulis yang lain.
Kontroversi aksesori nyentrik tersebut ternyata memiliki penggemar. Buktinya, meski aneh dan mahal, namun rangkaian perhiasan berbentuk penis telah laku terjual.
Kedua produk dinyatakan 'habis terjual' di laman resmi Yves Saint Laurent.
Apakah Anda salah satu si pembeli perhiasan mirip Mr P yang dikeluarkan Yves Saint Laurent?