Dunia Akui Tempe Sebagai Makanan Ajaib

MN Yunita | Suara.com

Rabu, 28 November 2018 | 09:00 WIB
Dunia Akui Tempe Sebagai Makanan Ajaib
Rustono menjadi salah satu orang yang berperan membawa tempe menembus pasar dunia. (Dok: Kemenpar)

Suara.com - Tempe bukan lagi makanan murahan ataupun ndeso. Hal ini terbukti dalam ajang Wonderful Indonesia Gastronomy Forum 2018 yang belangsung pada 22-23 November 2018 di Aryadutta Hotel, Jakarta.

Dalam forum tersebut, penikmat tempe di luar negeri menjulukinya sebagai ”magic food” alias makanan ajaib!. Pecintanya bahkan juga rela memproduksinya sendiri di negeri mereka. Tempe menjadi produk lokal Indonesia yang mendunia. 

"Tempe sudah diproduksi di mana-mana. Di Australia, Asia Pacific, bahkan Amerika, dan Eropa. Nilai jualnya tinggi. Dan yang terpenting ini semakin mengangkat nama Indonesia sebagai negara asal tempe," ujar Ketua Tim Percepatan Wisata Belanja dan Kuliner Kemenpar, Vita Datau Messakh, Senin (25/11/2018).

Salah satu yang paling berperan dalam membawa tempe menembus dunia adalah Rustono. Seorang pengusaha tempe sukses di Jepang. Namun, tempe produksinya tak hanya beredar di Jepang.

Tempe yang dilabeli merek Rusto’s tempe itu juga sudah menembus pasar dunia. Seperti Meksiko, Korea, Brasil, Polandia, dan Hongaria.

Tempe buatan Rustono juga dipakai dalam menu penerbangan maskapai Garuda Indonesia rute Osaka-Denpasar. Harganya cukup fantastis, sekitar 350 yen atau Rp 40.000 per 250 gram.

"Rustono menjual tempe mentah. Ini menjadikan pelanggannya bebas untuk berkreasi dengan tempe. Para koki restoran dan hotel mengolah tempe menjadi lebih dari 60 menu tempe berbeda, seperti teriyaki tempe, sandwich tempe, tempe rumput laut, ataupun dicampur dengan salad. Para koki ini menyebut tempe sebagai magic food, makanan ajaib," terang Vita.

Bukan hanya Rustono yang memproduksi tempe di luar negeri. Ada juga Ana Larderet, perempuan cantik asal Perancis yang kepicut dengan nikmatnya tempe. Tempe buataannya juga sangat terkenal di Perancis. Pertalian Ana dengan tempe berawal ketika ia kuliah satu tahun di Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta. Selama itu dirinya jatuh cinta dengan tempe yang menjadi makanan kesukaannya.

Di Australia, ada warga lokal, Amita Buissink yang jatuh cinta kepada tempe. Ia bahkan menyebut dirinya sebagai duta tempe. Tak hanya memproduksi tempe di Margaret River, Australia Barat,  Amita juga mengajarkan pembuatannya kepada anak-anak sekolah.

Ia pun sering diundang menjadi pembicara tempe bahkan sampai kembali ke Indonesia. Bukan itu saja, tujuh tahun memproduksi tempe, rasa tempe buatan Amita sama persis seperti tempe tradisional produksi perajin Indonesia. Kini pun ia membuat inovasi baru dengan keragaman tempe nonkedelai.

"Harga jual tempe di Australia delapan kali lebih tinggi daripada di Indonesia. Sedangkan di Perancis, tempe buatan Ana dibandrol harga sekitar 4 euro-8 euro (1 euro sekitar Rp 16.000). Tetapi peminatnya tetap banyak. Ini menandakan tempe dapat menjadi duta kuliner Indonesia," pungkas Vita.

Terpisah Menteri Pariwisata, Arief Yahya mengatakan, cara paling cepat, paling efektif, dan paling halus untuk mempopulerkan sesuatu ke pasar global adalah melalui diplomasi sosial-ekonomi. Dan salah satunya adalah melalui kuliner.

Benchmarknya Thailand. Negeri Gajah Putih sukses meningkatkan brand pariwisatanya melalui kuliner. Kini hampir di seluruh kota-kota besar dunia terdapat restoran Thailand. Selain itu, beberapa kuliner Thailand juga memiliki branding yang kuat di masyarakat dunia, contohnya Tom Yum.

"Dengan menjalankan diplomasi kuliner, kita melakukan penetrasi ke suatu negara tapi mereka tidak merasa. Saat ini, Kemenpar telah  menetapkan national foods yang sudah populer di media masa dunia, yakni Rendang, Nasi Goreng, dan Sate serta Soto, dan Gado-Gado. Tempe dapat menjadi salah satu nasional food yang mengangkat nama Indonesia karena namanya sudah mendunia dan digemari warga negara asing," sebutnya.

Ia juga menambahkan, tingginya minat warga asing terhadap tempe juga merupakan peluang untuk menarik wisatawan ke Indonesia. Salah satunya dengan membuka kelas untuk belajar memproduksi tempe. Seperti di Rumah Tempe Indonesia di Bogor. Tempat tersebut kerap sekali kedatangan wisatawan mancanegara yang ingin  mempelajari cara membuat tempe.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Importir Sepakat Jaga Harga Kedelai Rp11.500/Kg untuk Pengrajin Tahu Tempe

Importir Sepakat Jaga Harga Kedelai Rp11.500/Kg untuk Pengrajin Tahu Tempe

Bisnis | Jum'at, 10 April 2026 | 22:53 WIB

Berkat Prabowo, Harga Tahu-Tempe Bakal Makin Murah

Berkat Prabowo, Harga Tahu-Tempe Bakal Makin Murah

Bisnis | Jum'at, 20 Februari 2026 | 17:33 WIB

Rahasia Takjil Surabaya yang Bikin Nagih: Tempe Kriwang, Krispi, Gurih, Ngebawang!

Rahasia Takjil Surabaya yang Bikin Nagih: Tempe Kriwang, Krispi, Gurih, Ngebawang!

Lifestyle | Jum'at, 20 Februari 2026 | 08:30 WIB

Jadi Pemasok MBG, Perajin Tempe di Madiun Raup Omzet Jutaan Rupiah per Hari

Jadi Pemasok MBG, Perajin Tempe di Madiun Raup Omzet Jutaan Rupiah per Hari

News | Senin, 22 Desember 2025 | 20:35 WIB

Disarankan Profesor IPB: Ini Cara 'Melatih' Sistem Imun Anda dengan Makanan Fermentasi

Disarankan Profesor IPB: Ini Cara 'Melatih' Sistem Imun Anda dengan Makanan Fermentasi

Your Say | Jum'at, 21 November 2025 | 12:53 WIB

12 Resep Orek Tempe Pedas Manis yang Enak dan Gampang Dibuat

12 Resep Orek Tempe Pedas Manis yang Enak dan Gampang Dibuat

Lifestyle | Selasa, 11 November 2025 | 15:02 WIB

Gibran Belanja Tempe ke Pasar, Pedagang Ngadu Minta Rekening Jangan Diblokir

Gibran Belanja Tempe ke Pasar, Pedagang Ngadu Minta Rekening Jangan Diblokir

News | Sabtu, 02 Agustus 2025 | 13:03 WIB

Tempe Dibagi Lima, Sambal Direbutin: Cerita di Balik Nasi Hangat Pesantren

Tempe Dibagi Lima, Sambal Direbutin: Cerita di Balik Nasi Hangat Pesantren

Your Say | Rabu, 18 Juni 2025 | 13:20 WIB

6 Kuliner Khas Wonogiri yang Bikin Lebaran Makin Spesial Bersama Keluarga

6 Kuliner Khas Wonogiri yang Bikin Lebaran Makin Spesial Bersama Keluarga

Lifestyle | Kamis, 27 Maret 2025 | 17:17 WIB

Nikita Willy Posting Makan Tempe di Amerika, Caption-nya Bikin Netizen Bahas Tren #KaburAjaDulu

Nikita Willy Posting Makan Tempe di Amerika, Caption-nya Bikin Netizen Bahas Tren #KaburAjaDulu

Lifestyle | Selasa, 25 Februari 2025 | 12:49 WIB

Terkini

7 Mesin Cuci Portable yang Bagus untuk Anak Kos, Murah dan Hemat Listrik

7 Mesin Cuci Portable yang Bagus untuk Anak Kos, Murah dan Hemat Listrik

Lifestyle | Jum'at, 17 April 2026 | 20:46 WIB

Maskara Anti Luntur dan Tahan Gesek Merk Apa? Ini 7 Pilihan Produknya Agar Mata Badai Seharian

Maskara Anti Luntur dan Tahan Gesek Merk Apa? Ini 7 Pilihan Produknya Agar Mata Badai Seharian

Lifestyle | Jum'at, 17 April 2026 | 20:10 WIB

5 Bedak Padat Tahan Air dan Keringat Agar Makeup Tetap Flawless Saat Cuaca Panas

5 Bedak Padat Tahan Air dan Keringat Agar Makeup Tetap Flawless Saat Cuaca Panas

Lifestyle | Jum'at, 17 April 2026 | 19:10 WIB

Dari Buku ke Panggung: Serunya Jelajah Yogyakarta Menuju Sarga Festival 2026

Dari Buku ke Panggung: Serunya Jelajah Yogyakarta Menuju Sarga Festival 2026

Lifestyle | Jum'at, 17 April 2026 | 17:59 WIB

Semua Jurusan Bisa Daftar, Ini Posisi yang Dibuka untuk Kampung Nelayan Merah Putih

Semua Jurusan Bisa Daftar, Ini Posisi yang Dibuka untuk Kampung Nelayan Merah Putih

Lifestyle | Jum'at, 17 April 2026 | 17:11 WIB

20 Link Twibbon Hari Kartini 2026 Gratis Unduh untuk Meriahkan Semangat Emansipasi

20 Link Twibbon Hari Kartini 2026 Gratis Unduh untuk Meriahkan Semangat Emansipasi

Lifestyle | Jum'at, 17 April 2026 | 16:53 WIB

Transforming Spaces with Canvas Prints: A Complete Guide

Transforming Spaces with Canvas Prints: A Complete Guide

Lifestyle | Jum'at, 17 April 2026 | 16:17 WIB

Waspada Bahaya Hustle Culture: Hobi Overwork Terbukti Picu Penyakit Jantung di Usia Muda

Waspada Bahaya Hustle Culture: Hobi Overwork Terbukti Picu Penyakit Jantung di Usia Muda

Lifestyle | Jum'at, 17 April 2026 | 15:34 WIB

Apa Itu Greenwashing: Mengapa Ini Marak dan Menyesatkan?

Apa Itu Greenwashing: Mengapa Ini Marak dan Menyesatkan?

Lifestyle | Jum'at, 17 April 2026 | 15:05 WIB

Cara Daftar Manajer Koperasi Desa Merah Putih 2026 Via HP, Tinggal 8 Hari Lagi!

Cara Daftar Manajer Koperasi Desa Merah Putih 2026 Via HP, Tinggal 8 Hari Lagi!

Lifestyle | Jum'at, 17 April 2026 | 15:04 WIB