Gejala Kanker Paru Tidak Khas, Kenali Sejak Dini dan Ubah Gaya Hidup Ini!

Silfa Humairah Utami | Suara.com

Selasa, 04 Desember 2018 | 11:00 WIB
Gejala Kanker Paru Tidak Khas, Kenali Sejak Dini dan Ubah Gaya Hidup Ini!
Ilustrasi kanker paru mudah terjangkit pada perokok. (Shutterstock)

Suara.com - Kanker paru menjadi momok menakutkan, karena pasien tidak memiliki waktu yang panjang pasca terjangkit alias angka harapan hidup yang rendah yakni hanya 12% jika dibandingkan dengan kanker lain.

Ini dikarenakan banyak penderita yang tidak menyadarinya hingga saat pemeriksaan dilakukan sudah stadium lanjut.

Salah satu contohnya adalah Nina Octobijanthy, istri Indro Warkop, yang juga menderita kanker paru. Lelaki yang memiliki nama lengkap Indrodjojo Kusumonegoro menuturkan bahwa gejala awal yang dialami mendiang istrinya memang seperti batuk biasa.

"Padahal setahun sebelumnya kami sudah curiga, karena batuk tidak kunjung sembuh dan sering sesak, tapi kami malah berobat ke spesialis THT. Meski tidak kunjung sembuh pengobatan terus dilakukan ke THT, hingga sudah berlanjut baru melakukan rontgen seluruh tubuh, khususnya ke spesialis jantung dan menemukan fakta mengejutkan stadiun kanker paru istrinya sudah lanjut," urainya panjang lebar.

Menurutnya, kanker paru tidak bisa disamakan dengan kanker lainnya, karena gejalanya yang tidak terang atau tidak khas. Selain itu, lanjut Indro, penanganan yang tidak tepat waktu sangat berisiko terhadap peningkatan harapan hidup.

“Untuk mengurangi faktor risiko, saya mengajak masyarakat Indonesia untuk menjalani gaya hidup sehat, karena ya istri saya perokok aktif hingga saat didiagnosa kanker paru,” ujar Indro dalam Talk Show memperingati Bulan Kanker Paru Dunia beberapa waktu lalu.

Berdasarkan data WHO World Cancer Report 2012, saat ini kanker paru menjadi kanker paling umum, dan paling sering ditemukan selama beberapa dekade.

”Harapan hidup penyakit kanker paru di Indonesia sangat rendah dibandingkan dengan kanker lain seperti, payudara,prostat, dan serviks," tutur Dr Evlina Suzanna,SpPA (K) yang juga turut menjadi narasumber.

Di Indonesia, 14% dari total kematian karena kanker disebabkan oleh kanker paru. Oleh karena itu kanker paru menjadi penyakit yang fatal, dan sebagai kanker pembunuh nomor satu di Indonesia. Di Jakarta, untuk laki-laki faktor risiko terkena kanker 6.5% sedangkan untuk perempuan 2.7%.

Hal ini lantaran gejala tahap awal kanker paru sama sekali tidak muncul, khususnya tahap awal. Gejala kanker paru misalnya batuk yang berkelanjutan, sesak napas, rasa nyeri pada dada, mudah lelah, dan sakit kepala.

Kanker itu ada karena adanya ketidakseimbangan pada genetik di tubuh. Faktor lainnya juga bisa terjadi karena gas bebas, makanan, dan yang paling besar yaitu rokok,” ujar Brigjen TNI dr. Alex Ginting dalam acara Bulan Peduli Kanker Paru Dunia tersebut.

Saat ini faktor risiko yang paling riskan terkena kanker paru adalah kebiasaan merokok, sekitar 85-95% bisa muncul hanya karena sebatang rokok yang Anda isap. Selain itu, kanker paru juga biasanya dialami laki-laki, karena kebiasaan merokok atau sering berada di sekitar orang perokok.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Tahunan Kemoterapi, Lelaki Ini Ternyata Tak Sakit Kanker, Kok Bisa?

Tahunan Kemoterapi, Lelaki Ini Ternyata Tak Sakit Kanker, Kok Bisa?

Health | Sabtu, 01 Desember 2018 | 06:15 WIB

Kenapa Tidak Semua Perokok Kena Kanker Paru? Tidak Merokok Malah Kena

Kenapa Tidak Semua Perokok Kena Kanker Paru? Tidak Merokok Malah Kena

Health | Kamis, 29 November 2018 | 13:56 WIB

5 Tahun Kemoterapi, Pria Ini Ternyata Tak Kena Kanker

5 Tahun Kemoterapi, Pria Ini Ternyata Tak Kena Kanker

Health | Rabu, 28 November 2018 | 06:15 WIB

Terkini

Apa Itu Domisili? Pahami Arti Kata dan Perbedaannya dengan Alamat KTP

Apa Itu Domisili? Pahami Arti Kata dan Perbedaannya dengan Alamat KTP

Lifestyle | Jum'at, 08 Mei 2026 | 21:05 WIB

5 Pilihan Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Praktis dan Nyaman Dipakai Sehari-hari

5 Pilihan Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Praktis dan Nyaman Dipakai Sehari-hari

Lifestyle | Jum'at, 08 Mei 2026 | 20:25 WIB

5 Rekomendasi Body Mist Wanita Tahan Lama, Wangi Fresh dan Soft Dipakai Seharian

5 Rekomendasi Body Mist Wanita Tahan Lama, Wangi Fresh dan Soft Dipakai Seharian

Lifestyle | Jum'at, 08 Mei 2026 | 19:25 WIB

Art Jakarta Gardens 2026 Pekan Seni Ruang Terbuka Resmi Dibuka

Art Jakarta Gardens 2026 Pekan Seni Ruang Terbuka Resmi Dibuka

Lifestyle | Jum'at, 08 Mei 2026 | 19:24 WIB

Promo Superindo Hari Ini 8 Mei 2026, Banjir Diskon Mi Instan dan Susu

Promo Superindo Hari Ini 8 Mei 2026, Banjir Diskon Mi Instan dan Susu

Lifestyle | Jum'at, 08 Mei 2026 | 18:47 WIB

7 Parfum Aroma Powdery yang Lembut Kayak Wangi Bayi, Mulai Rp30 Ribuan

7 Parfum Aroma Powdery yang Lembut Kayak Wangi Bayi, Mulai Rp30 Ribuan

Lifestyle | Jum'at, 08 Mei 2026 | 18:30 WIB

Sekolah Baru 3 Tahun Bikin Kejutan, 5 Siswanya Raih Beasiswa Paling Bergengsi di RI

Sekolah Baru 3 Tahun Bikin Kejutan, 5 Siswanya Raih Beasiswa Paling Bergengsi di RI

Lifestyle | Jum'at, 08 Mei 2026 | 16:33 WIB

Siap-siap Transisi LPG ke CNG! Ini 4 Pilihan Kompor 2 Tungku yang Awet dan Aman

Siap-siap Transisi LPG ke CNG! Ini 4 Pilihan Kompor 2 Tungku yang Awet dan Aman

Lifestyle | Jum'at, 08 Mei 2026 | 16:33 WIB

Makan Enak Tak Harus Mahal, Kini Menu Favorit McDonald's Hadir Mulai Rp 20 Ribuan

Makan Enak Tak Harus Mahal, Kini Menu Favorit McDonald's Hadir Mulai Rp 20 Ribuan

Lifestyle | Jum'at, 08 Mei 2026 | 16:13 WIB

Berapa Lama Daging Kurban Tahan di Kulkas? Jangan Asal Simpan agar Tidak Cepat Busuk!

Berapa Lama Daging Kurban Tahan di Kulkas? Jangan Asal Simpan agar Tidak Cepat Busuk!

Lifestyle | Jum'at, 08 Mei 2026 | 16:13 WIB