Sering Sebar Hoax, Bisa Bikin Susah Dapat Pekerjaan Lho!

Minggu, 09 Desember 2018 | 16:30 WIB
Sering Sebar Hoax, Bisa Bikin Susah Dapat Pekerjaan Lho!
Sebar hoax, risikonya susah dapat pekerjaan. [Shutterstock]

Suara.com - Belum beruntung mendapatkan pekerjaan? Hati-hati, bisa jadi perusahaan menolak Anda karena sering menyebar hoax di media sosial.

Di era media sosial seperti sekarang ini masyarakat semakin dibingungkan dengan batas antara kehidupan nyata dengan dunia maya. Itu sebabnya banyak orang sembarangan dalam berkomentar di media sosial atau menyebarkan informasi yang bersifat hoax.

Padahal disampaikan Niken Widiastuti selaku Dirjen IKP Kemkominfo, rekam jejak digital sulit untuk dihilangkan. Untuk itu Ia mengimbau agar masyarakat bijak bermedsos. Apalagi kini terdapat undang-undang ITE yang mengatur perilaku masyarakat di dunia maya.

"Karena rekam jejak digital tidak akan hilang. Jadi hati-hati kalau menyebarkan informasi yang belum jelas kebenarannya. Nanti masa depan kita akan terganggu," ujar Niken di sela-sela acara Siberkreasi di CFD Sudirman, Minggu (9/12/2018).

Ia mencontohkan, di zaman now rekam jejak digital sangat berpengaruh bagi HRD perusahaan untuk mempertimbangkan apakah calon pelamar merupakan kandidat yang tepat untuk diterima. Itu sebabnya mulai dari sekarang, kata Niken, setiap orang harus berhati-hati dalam menggunakan media sosial.

"Ketika melamar sebagai PNS atau karyawan swasta selain tes, rekam jejak digital juga jadi pertimbangan. Kalau biasa menyebarkan hoax arau ujaran kebencian maka akan susah mendapat pekerjaan kedepannya," tambah dia.

Ia pun mengimbau agar masyarakat yang menemukan berita hoax untuk melaporkannya lewat situs aduankonten.id. Menurut dia masyarakat tak perlu khawatir privasinya akan dibocorkan karena akan dilindungi. Nantinya situs-situs yang bersifat hoax akan ditindak menurut UU ITE dan diblokir jika terbukti berisi berita hoax.

"Tapi kalau berkaitan dengan penindakan misalnya penipuan maka lapornya ke polisi siber. Kami dari Kominfo tak akan gentar melakukan edukasi ke masyarakat agar terhindar dari paparan berita hoax. Media sosial itu sebaiknya dimanfaatkan untuk hal positif seperti digunakan untuk hal luar biasa misal profesi Youtuber hingga content creator," tandas dia.

Baca Juga: Hilda Vitria Bantah Pernah Berhubungan Intim dengan Kriss Hatta

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Hoki Kamu? Cek Peruntungan Shiomu di Tahun Kuda Api 2026
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Tipe Wanita Alpha, Sigma, Beta, Delta, Gamma, atau Omega?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Motor Impian Paling Pas dengan Gaya Hidup, Apakah Sudah Sesuai Isi Dompetmu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Transformasi Geometri dan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Bisa Ganti Pekerjaan, Apa Profesi Paling Pas Buat Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Tipe Traveler Macam Apa Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Member CORTIS yang Akan Kasih Kamu Cokelat Valentine?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 12 SMA Lengkap dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI