Longboard Girls Crew Indonesia, Wadah Perempuan Penakluk Jalanan

Vania Rossa, Firsta Nodia

Sabtu, 05 Januari 2019 | 09:00 WIB
Longboard Girls Crew Indonesia, Wadah Perempuan Penakluk Jalanan
Komunitas Longboard Girls Crew Indonesia. (Instagram/@lgcindonesia)

Suara.com - Menaklukan jalanan di atas papan skate mungkin lebih identik dengan lelaki ketimbang kaum hawa. Tapi komunitas Longboard Girls Crew Indonesia mematahkan anggapan ini. Ya, para perempuan yang tergabung dalam komunitas ini piawai dalam mengendalikan papan panjang (longboard) di atas jalanan beraspal.

Disampaikan Noor Shoraya Azad, ambassador Longboard Girls Crew Indonesia, komunitas ini didirikan pada 28 Agustus 2013 oleh surfer Gemala Hanafiah yang juga kerap tampil di layar kaca sebagai presenter program travel.

"Awal terbentuknya Longboard Girls Crew Indonesia (LGCI) adalah ketika Gemala Hanafiah dan beberapa temannya mencari olahraga yang mirip dengan surfing tapi bisa dilakukan tanpa harus pergi ke pantai. Longboard menjadi jawaban karena bentuknya yang mirip dengan papan surfing meski lebih kecil," ujar Shoraya atau yanf akrab disapa Ocha pada Suara.com belum lama ini.

Komunitas Longboard Girls Crew Indonesia. (Instagram/@lgcindonesia)
Komunitas Longboard Girls Crew Indonesia. (Instagram/@lgcindonesia)

Ocha menambahkan, Longboard Girls Crew sendiri memiliki basis komunitas di Madrid. Gemala kala itu menghubungi anggota komunitas pusat untuk diizinkan membuat komunitas serupa di Indonesia dengan memakai nama Longboard Girls Crew.

"Waktu itu komunitas ini lagi happening. Karena mereka, yakni para perempuan, melakukan skate trip. Mengendarai mobil VW combi dan mencari tempat-tempat bagus di Eropa untuk bermain longboard," imbuh Ocha.

Meski tergolong olahraga ekstrim, Ocha mengatakan bahwa sebenarnya untuk menjadi anggota komunitas ini tak perlu harus lihai bermain skateboard. Pemula juga boleh kok gabung dengan komunitas ini. Tapi tentu saja ada beberapa hal yang harus diperhatikan, ya!

Komunitas Longboard Girls Crew Indonesia. (Instagram/@lgcindonesia)
Komunitas Longboard Girls Crew Indonesia. (Instagram/@lgcindonesia)

"Keseimbangan adalah yang paling utama untuk olahraga ini. Kalau badan sudah seimbang di atas papan dan sudah merasa nyaman atau menguasai papannya, pasti akan mudah untuk mulai meluncur di jalanan," ujar Ocha.

Nah, tak hanya mengajak anggotanya berpetualang ke jalanan, anggota LGCI, kata Ocha, juga tak segan melatih sesama anggota lainnya untuk menguasai olahraga ini. Menurut dia, dengan rajin berlatih maka tubuh tak lagi kaku berada di atas longboard.

"Nggak mungkin cuman sekali latihan langsung bisa kan. Semakin sering latihan, nantinya badan nggak akan kaku di atas papan. Mata juga nggak akan selalu melihat ke bawah ketika meluncur. Jatuh biasa untuk kita. Jatuh ya tinggal berdiri dan coba lagi," lanjutnya.

baca juga

Lalu apakah untuk bergabung di komunitas ini harus memiliki longboard sendiri? Ocha menyanggahnya.

Papan panjang, longboard
Papan panjang, longboard

Menurut dia anggota LGCI akan dengan senang hati meminjamkan papan untuk pemula yang ingin berlatih terlebih dahulu. Sebenarnya, kata dia, selain longboard, hal penting yang harus dimiliki oleh anggota LGCI adalah pengaman yang meliputi helmet, elbowpads, dan kneepads.

"Kita sangat tidak menyarankan pemula langsung coba longboard tanpa pengaman. Safety first!" ujarnya.

Setelah lima tahun berdiri, anggota komunitas LGCI sudah tersebar di beberapa kota seperti Jakarta, Bandung, Padang, Bali dan Lombok. Seperti komunitas olahraga lainnya, kegiatan utama LGCI adamah bermain longboard. Di Jakarta, misalnya, kegiatan dipusatkan di Gelora Bung Karno atau kawasan CFD, sementara di Bandung berlokasi di Perumahan Bumi Indah, dan di Bali berpusat di Lapangan Renon.

Komunitas Longboard Girls Crew Indonesia. (Instagram/@lgcindonesia)
Komunitas Longboard Girls Crew Indonesia. (Instagram/@lgcindonesia)

"Tapi pada dasarnya longboard adalah olahraga yang bersifat berpetualang dan menjelajah, biasanya kita akan selalu mencari tempat baru. Terutama untuk downhill longboard ya. Anggota LGCI di Lombok, misalnya, mereka tidak akan selalu latihan di tempat yang sama. Mereka akan pergi bersama teman-teman mencari tempat baru di seluruh Lombok," lanjutnya.

Selain berlatih, anggota LGCI juga terlibat aktif dalam kompetisi longboard. Beberapa yang sudah diikuti di antaranya The Graveyard Open di Jakarta, Cigombong Downhill Time Trial Race di Bogor, Budda Slide Jam di Bandung, Talegong Longboard Festival di Talegong, dan masih banyak lagi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ketapels, Tempat Kumpulnya Blogger Tangerang Selatan

Ketapels, Tempat Kumpulnya Blogger Tangerang Selatan

Lifestyle | Sabtu, 29 Desember 2018 | 10:05 WIB

Panjat Tebing Jadi Olahraga Kaum Urban, Yuk Intip Komunitas Indo Climb

Panjat Tebing Jadi Olahraga Kaum Urban, Yuk Intip Komunitas Indo Climb

Lifestyle | Sabtu, 15 Desember 2018 | 10:00 WIB

Kencan Rasa, Sekolah Fotografi Gratis Berbasis Komunitas

Kencan Rasa, Sekolah Fotografi Gratis Berbasis Komunitas

Lifestyle | Sabtu, 08 Desember 2018 | 11:16 WIB

Terkini

6 Sistem Pernapasan Manusia Organ dan Cara Kerjanya

6 Sistem Pernapasan Manusia Organ dan Cara Kerjanya

Tekno | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 17:40 WIB

Kabut Asap Karhutla Kepung Palangka Raya

Kabut Asap Karhutla Kepung Palangka Raya

Foto | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 17:36 WIB

Pemain Timnas Indonesia Pernah Dipantau Como 1907, Tak Ada yang Lolos Standar Cesc Fabregas

Pemain Timnas Indonesia Pernah Dipantau Como 1907, Tak Ada yang Lolos Standar Cesc Fabregas

Bola | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 17:27 WIB

Jalan Pintas Penuhi Target PLTS 30 GW, Andalkan Kawasan Industri

Jalan Pintas Penuhi Target PLTS 30 GW, Andalkan Kawasan Industri

Bisnis | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 17:19 WIB

Harga Mercedes-Benz 300 SLR Uhlenhaut Coup Jadi Standar Kemewahan yang Tak Masuk Akal

Harga Mercedes-Benz 300 SLR Uhlenhaut Coup Jadi Standar Kemewahan yang Tak Masuk Akal

Otomotif | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 17:15 WIB

Profil Raja Harald V, Raja Eropa Paling Bersejarah Bawa Norwegia ke Era Modern

Profil Raja Harald V, Raja Eropa Paling Bersejarah Bawa Norwegia ke Era Modern

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 17:13 WIB

Hair Dryer vs Air-Dry: Cara Mana yang Lebih Aman untuk Rambut?

Hair Dryer vs Air-Dry: Cara Mana yang Lebih Aman untuk Rambut?

Your Say | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 17:08 WIB

Cerita Siswa MA Pejompongan Dianiaya Kelompok Ngaku Intel, Dipukul Pakai Besi di Depan Rumah

Cerita Siswa MA Pejompongan Dianiaya Kelompok Ngaku Intel, Dipukul Pakai Besi di Depan Rumah

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 17:06 WIB

Lebih Murah! Yamaha R2 Resmi Mengaspal, Usung Mesin DOHC: Intip Bedanya dengan R15

Lebih Murah! Yamaha R2 Resmi Mengaspal, Usung Mesin DOHC: Intip Bedanya dengan R15

Otomotif | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 17:06 WIB

Anak Penerima Pekerja Upah Masih Ditanggung JKN, Begini Syaratnya

Anak Penerima Pekerja Upah Masih Ditanggung JKN, Begini Syaratnya

Bisnis | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 16:59 WIB

×