Tradisi Pernikahan Hantu di Cina Jadi Perdagangan Mayat, Bikin Ngeri

Silfa Humairah Utami

Kamis, 10 Januari 2019 | 13:30 WIB
Tradisi Pernikahan Hantu di Cina Jadi Perdagangan Mayat, Bikin Ngeri
Pernikahan mayat di Cina. (Pixabay Erika Wittlieb)

Suara.com - Pasangan sejatinya ingin bersama sepanjang hayat, namun siapa sangka ada tradisi di Cina yang menikahkan mayat agar juga bahagia di alam baka.

Tradisi menikahkan orang-orang yang telah meninggal dunia dipercaya dapat membantu dua ruh saling terikat, hidup bahagia di alam baka, tradisi ini dikenal menahun sebagai 'Pernikahan Hantu'.

Betapapun zaman terus bergerak dan pemerintah Cina kerap menyusupkan paham sosialis komunis dalam sistem bermasyarakat penduduknya, tradisi Pernikahan Hantu tak bisa benar-benar tercerabut dari masyarakat Cina.

Di beberapa desa di Cina, tradisi ini bahkan masih diterapkan secara menyeluruh.

Dalam laporan ABC, ahli cerita rakyat dari Universitas Shanghai, Huang Jingchun menyebut tradisi ini masih dianggap lumrah oleh sebagian besar masyarakat Cina.

Selama bertahun-tahun, Huang melakukan penelitian di kawasan Dataran Tinggi Loess, Cina, menelaah tradisi yang tak dianggap tabu bagi masyarakat setempat.

''Tidak ada seorang pun penduduk yang menyembunyikan tradisi tentang pernikahan hantu. Ini bukan hal yang tabu bagi mereka,'' ujar Huang.

Di provinsi Hongdong dan Shanxi misalnya, nyaris semua sopir taksi pernah memiliki pengalaman turut mengatur Pernikahan Hantu atau bahkan sekadar menyaksikan ritual tradisi tersebut dihelat.

Di lapangan, Pernikahan Hantu kemudian tak hanya diperuntukkan bagi kedua jiwa yang telah tiada.

baca juga

Praktik ini berkembang menjadi lebih rumit saat seseorang yang masih lajang dilegalkan berjodoh dengan mayat. Dan semua berawal dari gengsi perlombaan sebuah status sosial.

Ketika status 'telah menikah' dianggap mampu menaikkan derajat seseorang, di kawasan yang melegalkan Pernikahan Hantu, mayat berubah menjadi komoditas yang bisa diperdagangkan dan menghasilkan uang dalam jumlah besar.

Berubah menjelma praktik perdagangan manusia

Kian tahun, Cina dirundung masalah statistik ketidakseimbangan gender.

Laporan Biro Statistik Nasional Cina menyebut jumlah pria di Cina membengkak menjadi 32,66 juta lebih banyak ketimbang wanita pada akhir tahun 2017.

Di provinsi Shanxi, pria-pria yang melajang dan tak memiliki peluang untuk berjodoh dengan seorang wanita dianggap momok bagi banyak orang tua. Untuk mengatasi hal ini, Pernikahan Hantu dianggap sebagai solusi paling mujarab.

Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Calon Pengantin Ini Bikin Dress Code Aneh Buat Para Tamu

Calon Pengantin Ini Bikin Dress Code Aneh Buat Para Tamu

Lifestyle | Rabu, 09 Januari 2019 | 12:08 WIB

Cerita Tragis Pengantin di Palembang, WO Kabur Tamu Undangan Tak Makan

Cerita Tragis Pengantin di Palembang, WO Kabur Tamu Undangan Tak Makan

News | Selasa, 08 Januari 2019 | 18:45 WIB

Bayar Wedding Organizer Puluhan Juta, Cuma Dikasih Kue Pernikahan Isi Gabus

Bayar Wedding Organizer Puluhan Juta, Cuma Dikasih Kue Pernikahan Isi Gabus

Lifestyle | Selasa, 08 Januari 2019 | 15:29 WIB

Terkini

Misteri Mayat Membusuk di Podomoro Tenjo, Sempat Titip Kucing ke Tetangga Sebelum Meninggal

Misteri Mayat Membusuk di Podomoro Tenjo, Sempat Titip Kucing ke Tetangga Sebelum Meninggal

Bogor | Senin, 12 Oktober 2026 | 23:16 WIB

Asap Tebal Hambat Pemadaman Karhutla, 3 Helikopter Malaysia Masih Menunggu Respons RI

Asap Tebal Hambat Pemadaman Karhutla, 3 Helikopter Malaysia Masih Menunggu Respons RI

Sumsel | Senin, 12 Oktober 2026 | 23:14 WIB

Hilang 10 Hari, Siswi SMK Asal Tasikmalaya Ditemukan di Apartemen Tangerang

Hilang 10 Hari, Siswi SMK Asal Tasikmalaya Ditemukan di Apartemen Tangerang

Jabar | Senin, 12 Oktober 2026 | 23:03 WIB

Pemkab Bogor Targetkan Utang Proyek Rp44 M Cair Akhir Oktober

Pemkab Bogor Targetkan Utang Proyek Rp44 M Cair Akhir Oktober

Bogor | Senin, 12 Oktober 2026 | 22:55 WIB

Kronologi Bus Persib U-18 Diserang di Batang, Kaca Pecah hingga Official Dikeroyok

Kronologi Bus Persib U-18 Diserang di Batang, Kaca Pecah hingga Official Dikeroyok

Jabar | Senin, 12 Oktober 2026 | 22:48 WIB

PSSI Apresiasi Bobby Nasution Sebagai Satu-satunya Gubernur Peduli Timnas

PSSI Apresiasi Bobby Nasution Sebagai Satu-satunya Gubernur Peduli Timnas

News | Senin, 12 Oktober 2026 | 22:46 WIB

Polda Banten Gagalkan Peredaran 11 Kg Ganja dan Sabu Modus Jasa Ekspedisi di Bogor

Polda Banten Gagalkan Peredaran 11 Kg Ganja dan Sabu Modus Jasa Ekspedisi di Bogor

Banten | Senin, 12 Oktober 2026 | 22:37 WIB

Gempa Bumi M 4,6 di Selatan Lumajang, Getaran Dirasakan di Empat Wilayah Jawa Timur

Gempa Bumi M 4,6 di Selatan Lumajang, Getaran Dirasakan di Empat Wilayah Jawa Timur

Jatim | Senin, 12 Oktober 2026 | 22:28 WIB

Terekam CCTV, Pencuri Motor di Parkiran Alfamart Prabumulih Ditangkap di Ogan Ilir

Terekam CCTV, Pencuri Motor di Parkiran Alfamart Prabumulih Ditangkap di Ogan Ilir

Sumsel | Senin, 12 Oktober 2026 | 22:11 WIB

Pelarian Berakhir! Buron Pembunuhan Wanita di Surabaya Ditangkap di Malaysia

Pelarian Berakhir! Buron Pembunuhan Wanita di Surabaya Ditangkap di Malaysia

News | Senin, 12 Oktober 2026 | 22:05 WIB

×