Berapa Banyak Porsi Makan yang Pas untuk Kita?

Vania Rossa, Dinda Rachmawati

Rabu, 16 Januari 2019 | 14:44 WIB
Berapa Banyak Porsi Makan yang Pas untuk Kita?
Ilustrasi porsi makan. (Shutterstock)

Suara.com - British Nutrition Foundation (BNF) baru saja meluncurkan panduan praktis untuk menghentikan orang makan terlalu banyak di tengah krisis obesitas. Panduan berjudul Find Your Balance ini sangatlah sederhana, karena menggunakan pengukuran tangan dan sendok sederhana untuk membantu kita memperkirakan porsi makanan yang pas untuk dikonsumsi, dimasak, dan disajikan. Diyakini BNF, cara ini akan lebih mudah dipahami dan dipraktikkan daripada menggunakan timbangan.

Organisasi ini berharap panduan tersebut tidak hanya akan membantu kita memahami makanan mana yang akan dimakan, tetapi seberapa sering dan seberapa banyak makanan yang disantap untuk mempertahankan berat badan yang sehat.

Dilansir dari The Independent, panduan ini menyarankan jumlah nasi atau pasta yang pas untuk dimakan adalah 180 g saat dimasak, atau seukuran dua telapak tangan Anda ketika ditangkupkan.

Untuk lauknya, ukuran yang disarankan dari dada ayam panggang, fillet salmon matang, atau steak matang adalah sekitar setengah ukuran telapak tangan Anda.

Sementara untuk jus buah yang direkomendasikan adalah satu gelas kecil (150 ml), sedangkan susu sebaiknya berukuran satu gelas sedang (200 ml).

Jika Anda memilih kentang panggang, satu porsinya haruslah seukuran satu kepalan tangan Anda, dengan jumlah keju cheddar yang tidak boleh lebih dari ukuran dua jempol dijadikan satu.

BNF juga memberi panduan mengenai berapa banyak sebuah kelompok makanan harus dikonsumsi setiap harinya, yaitu:
• Buah dan sayuran: 5 porsi per hari
• Karbohidrat dan tepung: 3-4 porsi per hari
• Protein: 2-3 porsi per hari
• Susu dan alternatif susu lainnya: 2-3 porsi per hari
• Minyak dan lemak tak jenuh: dalam jumlah kecil

Bridget Benelam, seorang ilmuwan nutrisi dari BNF, mengatakan bahwa orang seringkali tidak mempertimbangkan atau memahami porsi makanan yang disantapnya.

"Jumlah yang kita taruh di piring biasanya tergantung pada porsi yang biasa kita konsumsi, seberapa lapar yang kita rasakan, dan seberapa banyak yang ditawarkan oleh restoran atau paket dalam menu makanan siap saji," ujar dia.

baca juga

Jenis makanan yang paling sulit ditentukan takarannya adalah makanan seperti pasta, nasi, dan biji-bijian, yang mengembang dan berukuran lebih besar saat dimasak.

"Seringkali porsi yang Anda masukkan ke dalam wajan akan terlihat kecil, dan Anda akan menambahkan lebih banyak, yang pada akhirnya jumlah yang dimasak menjadi lebih banyak dari yang Anda butuhkan. Nah, dengan mengetahui secara tepat takaran satu jenis makanan dengan benar saat memasak, dapat membantu menghasilkan porsi makanan yang pas untuk disantap," ujar dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Begini Panduan Makan Aman Untuk Ibu Hamil

Begini Panduan Makan Aman Untuk Ibu Hamil

Lifestyle | Senin, 14 Januari 2019 | 15:31 WIB

Suka Lapar Mata? Ini Fakta Ilmiahnya

Suka Lapar Mata? Ini Fakta Ilmiahnya

Lifestyle | Senin, 07 Januari 2019 | 11:32 WIB

Alasan Kenapa Tak Boleh Makan Sambil Berdiri

Alasan Kenapa Tak Boleh Makan Sambil Berdiri

Health | Senin, 10 Desember 2018 | 11:50 WIB

Terkini

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:16 WIB

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Jogja | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:04 WIB

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:25 WIB

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Bola | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:59 WIB

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:35 WIB

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Video | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:30 WIB

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:00 WIB

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:47 WIB

×