Ini Negara Terburuk bagi Pekerja Perempuan di Luar Negeri

Dythia Novianty, Dinda Rachmawati

Minggu, 03 Maret 2019 | 09:50 WIB
Ini Negara Terburuk bagi Pekerja Perempuan di Luar Negeri
Ilustrasi seorang pekerja perempuan. [Shutterstock]

Suara.com - Salah satu survei paling komprehensif tentang kehidupan di luar negeri dan mencakup data lebih dari 180.000 ekspatriat dari seluruh dunia. Yunani dinobatkan sebagai tempat terburuk bagi pekerja perempuan dalam survei tahunan yang dilakukan oleh Expat Insider.

Survei ini mencakup sejumlah topik yang mempengaruhi orang-orang yang tinggal di luar negeri, termasuk kehidupan kerja dan mendasarkan peringkatnya pada negara-negara terbaik serta terburuk bagi perempuan untuk bekerja, pada lebih dari 8.000 ekspatriat perempuan yang mengambil bagian dalam penelitian ini.

Menurut survei, Yunani adalah tempat terburuk karena jumlah ekspatriat perempuan yang tidak bahagia dengan prospek karir mereka, dengan 81 persen responden menyatakan perasaan negatif tentang ekonomi Yunani.

Ilustrasi Yunani. (Shutterstock)
Ilustrasi Yunani. (Shutterstock)

Italia mengikuti dari belakang, dengan 34 persen ekspatriat perempuan di negara itu tidak puas dengan pekerjaan mereka dan tambahan 50 persen melaporkan bahwa mereka tidak bahagia dengan keseimbangan kehidupan kerja mereka.

Serbia, Argentina, Turki dan Myanmar juga dimasukkan dalam daftar karena ketidakpuasan perempuan atas jam kerja, gaji dan peluang kerja yang ditawarkan.

Sedangkan daftar paling atas tempat terbaik bagi perempuan untuk bekerja di luar negeri adalah Republik Ceko, dengan 83 persen ekspatriat perempuan mengungkapkan mereka puas dengan profesi mereka.

Ini diikuti oleh Bahrain, Taiwan, Norwegia, dan Denmark, yang semuanya membuat banyak perempuan bahagia dengan prospek karir mereka, keseimbangan kehidupan kerja dan keamanan pekerjaan.

Berbicara kepada Forbes, Kathrin Chudoba, kepala departemen konten dan komunikasi di InterNations, perusahaan yang melakukan survei, mengatakan bahwa Norwegia, Denmark, Luksemburg, dan Selandia Baru secara konsisten mendapat peringkat tinggi di antara ekspatriat perempuan.

"Tempat-tempat ini memiliki peringkat di antara 10 negara teratas bagi perempuan untuk bekerja di luar negeri selama empat tahun berturut-turut. Kepuasan ekspatriat perempuan dengan keseimbangan kehidupan kerja, jam kerja, dan keamanan kerja di atas rata-rata di negara-negara ini," tutup dia dilansir dari Independent.

baca juga

Berikut daftar lengkap untuk negara-negara terbaik dan terburuk bagi perempuan untuk bekerja di luar negeri.

10 Negara terburuk bagi perempuan untuk bekerja di luar negeri
1. Yunani
2. Italia
3. Serbia
4. Argentina
5. Turki
6. Myanmar
7. Afrika Selatan
8. Romania
9. Kuwait
10. Mesir

10 Negara terbaik bagi perempuan untuk bekerja di luar negeri
1. Republik Ceko
2. Bahrain
3. Taiwan
4. Norwegia
6. Luksemburg
7. Selandia Baru
8. Belanda
9. Malta
10. Australia

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

KPPPA Siap Lindungi Pekerja Perempuan dari Diskriminasi

KPPPA Siap Lindungi Pekerja Perempuan dari Diskriminasi

Lifestyle | Selasa, 27 November 2018 | 13:00 WIB

Bagi Perempuan Bekerja, Ini Daftar Lima Gangguan Kesehatan

Bagi Perempuan Bekerja, Ini Daftar Lima Gangguan Kesehatan

Health | Selasa, 10 Juli 2018 | 17:30 WIB

Ini 6 Hak Pekerja Perempuan yang Harus Dipenuhi Perusahaan

Ini 6 Hak Pekerja Perempuan yang Harus Dipenuhi Perusahaan

Lifestyle | Selasa, 29 Mei 2018 | 15:45 WIB

Kemenkes: Kesehatan Pekerja Perempuan Perlu Dilindungi

Kemenkes: Kesehatan Pekerja Perempuan Perlu Dilindungi

Health | Kamis, 03 Mei 2018 | 10:12 WIB

Menaker: Jumlah Pekerja Asing ke Indonesia Akan Dibatasi

Menaker: Jumlah Pekerja Asing ke Indonesia Akan Dibatasi

Bisnis | Sabtu, 14 Maret 2015 | 12:19 WIB

Terkini

Lima Klaster Dugaan Korupsi Bupati Klaten Diusut, KPK Sita Uang dan Perhiasan

Lima Klaster Dugaan Korupsi Bupati Klaten Diusut, KPK Sita Uang dan Perhiasan

Jawa Tengah | Rabu, 21 Oktober 2026 | 08:45 WIB

Persib Apresiasi Penetapan Tiga Tersangka Penyerangan Bus Tim U-18 di Batang

Persib Apresiasi Penetapan Tiga Tersangka Penyerangan Bus Tim U-18 di Batang

Jabar | Rabu, 21 Oktober 2026 | 08:39 WIB

Ada Transaksi Short Selling Saat IHSG Jatuh

Ada Transaksi Short Selling Saat IHSG Jatuh

Bisnis | Rabu, 21 Oktober 2026 | 08:37 WIB

Golkar Ambisi Kuasai Kursi DPR daripada Presiden-Wapres, Bahlil: Itu Doktrinnya Adindaku Sayang!

Golkar Ambisi Kuasai Kursi DPR daripada Presiden-Wapres, Bahlil: Itu Doktrinnya Adindaku Sayang!

News | Rabu, 21 Oktober 2026 | 08:36 WIB

Suara Ashilla Sikado Diduga Muncul di Film AIN Tanpa Izin, Ini Klarifikasi MVP Pictures

Suara Ashilla Sikado Diduga Muncul di Film AIN Tanpa Izin, Ini Klarifikasi MVP Pictures

Entertainment | Rabu, 21 Oktober 2026 | 08:34 WIB

Harga Minyak Mentah Menguat, Brent Tembus 109 Dolar AS per Barel

Harga Minyak Mentah Menguat, Brent Tembus 109 Dolar AS per Barel

Bisnis | Rabu, 21 Oktober 2026 | 08:33 WIB

Bisnis Logistik Mulai Beralih ke Mobil Listrik

Bisnis Logistik Mulai Beralih ke Mobil Listrik

Bisnis | Rabu, 21 Oktober 2026 | 08:26 WIB

Praktis Reapply! 4 Sunscreen Spray Collagen Kulit Kenyal Bebas Garis Halus

Praktis Reapply! 4 Sunscreen Spray Collagen Kulit Kenyal Bebas Garis Halus

Your Say | Rabu, 21 Oktober 2026 | 08:25 WIB

Hujan di DIY Diprediksi Masih Minim hingga Awal November, Waspada Kekeringan dan Karhutla

Hujan di DIY Diprediksi Masih Minim hingga Awal November, Waspada Kekeringan dan Karhutla

Jogja | Rabu, 21 Oktober 2026 | 08:16 WIB

Respons Aksi Bundaran HI: Pemerintah Janji Evaluasi, Minta Greenpeace Serahkan Data dan Rekomendasi

Respons Aksi Bundaran HI: Pemerintah Janji Evaluasi, Minta Greenpeace Serahkan Data dan Rekomendasi

News | Rabu, 21 Oktober 2026 | 08:11 WIB

×