Model Ukuran Besar Protes Soal Diskriminasi di Dunia Fashion

M. Reza Sulaiman | Dinda Rachmawati
Model Ukuran Besar Protes Soal Diskriminasi di Dunia Fashion
Model plus size sebut masih ada diskriminasi di dunia mode ukuran besar. (Shutterstock)

Diskriminasi di dunia mode masih terjadi, meskipun di kalangan model ukuran plus size.

Suara.com - Model Ukuran Besar Protes Soal Diskriminasi di Dunia Fashion

Model plus alias model khusus pakaian ukuran besar asal Inggris mengungkapkan bahwa ia menghadapi tekanan kuat terkait dengan berat badannya dalam industri mode ukuran plus.

Sonny Turner, perempuan berusia 20 tahun asal Birmingham, Inggris, sudah menjadi model plus size sejak beberapa tahun lalu. Ia mengatakan di industri mode ukuran plus, Anda boleh gemuk tetapi tidak boleh terlalu gemuk.

Hal ini, kata dia, membuktikan bahwa industri mode tetap penuh dengan diskriminasi, meskipun sudah ada upaya-upaya untuk menjadikannya lebih baik.

"Bahkan dalam industri mode ukuran plus masih ada tekanan untuk mencari cara tertentu, dan preferensi untuk memiliki tubuh seperti jam pasir," katanya, dikutip dari The Independent.

"Kamu bisa memiliki tubuh besar, tapi kamu masih harus memiliki perut yang rata. Ini menjengkelkan karena ukuran plus seharusnya bisa mencakup ukuran apa pun. Tapi di dalamnya, ternyata masih ada batasan," lanjut Turner.

Kepada The Daily Telegraph, Turner mengatakan tentang anggapan yang salah bahwa ternyata model ukuran plus tidak memiliki gaya hidup sehat.

"Aku masih harus berhati-hati dan memperhatikan apa yang aku makan, dan aku masih harus pergi ke gym," katanya.

"Aku pikir kesalah pahamannya adalah kita semua (ukuran plus) adalah tidak sehat, tetapi jika memang ya, saya tidak akan bisa melakukan pekerjaan ini," ungkapnya lagi.

Turner yang masuk ke Milk Model Management yang didirikan Anna Shillinglaw ini, pada saat itu masih memiliki ukuran pakaian 12 atau M.

"Apa yang terjadi pada saya ketika saya pertama kali menandatangani kontrak dengan Milk, saya jelas bukan ukuran plus, tetapi saya tidak cukup kurus untuk menjadi model ukuran kecil," jelasnya.

Ia pun mengungkapkan bahwa ia harus mengenakan bantalan khusus pada tubuhnya untuk membuat dirinya terlihat lebih besar ketika dia melakukan pemotretan untuk merek ukuran plus.

"Tidak ada perbedaan di antara waktu itu, baik saat Anda memiliki ukuran enam atau 16. Sekarang, saya merasa lebih banyak tempat di industri untuk menjadi ukuran apa pun yang Anda inginkan," tambahnya lagi.

Turner memiliki lebih dari 293.000 pengikut di Instagram dan merupakan pendukung vokal untuk gerakan kepositifan tubuh.

Dalam sebuah postingan baru-baru ini, Turner berpose untuk pakaian dalam bersama sebuah caption yang mendesak gadis-gadis untuk tidak mengecilkan diri.

"Jangan merasa tidak aman jika Anda yang paling gemuk di kamar atau yang terbesar di grup pertemanan Anda. Jangan merasa seolah-olah dia lebih menyukai Anda jika Anda lebih kecil," tulisnya.

"Jangan takut untuk menerima dan menunjukkan perutmu atau paha besar atau stretch mark. Kami tidak akan membiarkan mereka membuat kami kelaparan, mengendalikan kami, mengalihkan kami dari apa yang benar-benar penting, atau menghancurkan harga diri kami lagi," tandasnya lagi.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS